Senin
20 Juli 2026 | 4 : 35

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tidak Pro-rakyat, PDI Perjuangan Soroti Kebijakan Bupati Jember

pdip-jatim-konpers-dpc-jember-190321

JEMBER – PDI Perjuangan menyoroti kebijakan Bupati Jember yang dianggap kurang relevan terhadap kepentingan rakyat. Salah satunya adalah wacana pemindahan pusat pemerintahan Kabupaten Jember. 

Menurut Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPC PDI Perjuangan Jember Widarto, wacana memindahkan pusat pemerintahan Kabupaten Jember adalah tindakan yang kurang relevan terhadap kepentingan masyarakat Jember. Apalagi saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19.

“Wacana pemindahan kantor pemerintahan di tengah sulitnya ekonomi akibat pandemi Covid-19 merupakan langkah yang kurang tepat. Sebab, jika pemindahan benar-benar direalisasikan maka dapat dipastikan akan menelan anggaran besar. Anggaran tersebut, lebih baik digunakan untuk bantuan modal UMKM atau bantuan sembako bagi masyarakat terdampak Covid-19,” kata Widarto.

Pernyataan sikap DPC PDI Perjuangan Jember ini disampaikan dalam konferensi pers, Jumat (19/3/2021). Konferensi pers di kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jember ini untuk menyikapi kondisi pemerintahan di Kabupaten Jember belakangan. 

Tak hanya soal anggaran, menurut Widarto, pemindahan kantor pemerintahan sebelum penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang baru, dan belum adanya perubahan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), serta belum diundangkannya Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) maka dipastikan akan menabrak aturan.

Atas beberapa pertimbangan tersebut, tambah dia, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember menyarankan agar Bupati Jember, mengurungkan niatnya tersebut, dan lebih fokus pada pembangunan berdasarkan prioritas anggaran Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Perubahan tahun 2021. 

Prioritas itu menyangkut, infrastruktur, kesehatan, pendidikan, pertanian dan penanganan Covid-19 yang jelas akan lebih bermanfaat terhadap masyarakat.

Senada, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember Edi Cahyo Purnomo mengatakan, bupati sebagai pimpinan tertinggi di Kabupaten Jember, harus lebih bijak dalam merencanakan sesuatu. 

Menurutnya, di situasi pandemi saat ini program program yang harus diutamakan adalah soal penguatan ekonomi masyarakat, dan perbaikan infrastruktur.

“Saya rasa Bupati harus bijak dalam merencanakan sesuatu, apalagi kita masih dalam situasi Covid-19, alangkah lebih baiknya jika program yang diutamakan itu berupa penguatan ekonomi masyarakat, dan perbaikan infrastruktur,” ujarnya. (ryo)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Suyatno Sosialisasi Perda Desa Wisata, Dorong Karang Taruna Panekan Optimalkan Potensi Daerah

MAGETAN – Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan, Suyatno, menggelar ...
LEGISLATIF

DPRD Jember Minta Pemkab Kedepankan Pembinaan Pelaku Usaha Mikro Ketimbang Sanksi

Anggota DPRD Jember Suharto meminta Pemkab Jember mengedepankan pembinaan kepada pelaku usaha mikro dibanding ...
LEGISLATIF

Erma Susanti Dorong Hilirisasi Kopi, Petani Harus Nikmati Nilai Tambah Ekonomi

Anggota Komisi B DPRD Jatim Erma Susanti mendorong hilirisasi kopi di Blitar. Petani dan generasi muda diminta ...
EKSEKUTIF

Bupati Malang: Koperasi Harus Jadi Motor Penggerak Ekonomi Rakyat

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi menegaskan penguatan koperasi harus menjadi agenda bersama untuk memperkokoh ...
KABAR CABANG

Menumbuhkan Spirit Gotong Royong Melalui Turnamen Voli Piala Kades Sumbersuko, Lumajang

LUMAJANG – Lapangan Voli Brajamusti di Desa Sumbersuko, Lumajang, menjadi saksi riuh rendahnya ratusan warga yang ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tegaskan Car Free Day Surabaya Harus Bebas Pungli

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan kawasan Car Free Day harus bebas dari pungutan liar. Pemkot menggandeng ...