Kamis
20 Agustus 2026 | 7 : 46

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tetap Kerja Keras Meski Survei Jokowi-JK Unggul

Rakor Pilpres 6 Juni

Rakor Pilpres 6 JuniKETUA DPD PDI Perjuangan Jawa Timur H Sirmadji Tj minta seluruh jajaran pengurus PDI Perjuangan se-Jawa Timur tidak mengendorkan semangat memenangkan capres-cawapres Joko Widodo – Jusuf Kalla dalam pemilihan presiden 9 Juli depan. Ajakan Sirmadji disampaikan dalam rapat koordinasi pemenangan Pilprs 2014 di aula DPD PDI Perjuangan Jatim, di Surabaya, Jumat (6/6/2014).

Di depan jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan se-Jatim, Sirmadji mengatakan, saat ini dari hasil survei internal maupun survei eksternal, masih menempatkan Jokowi-JK lebih unggul ketimbang pasangan Prabowo-Hatta. Namun, katanya, elemen masyarakat yang belum tersentuh survei masih cukup besar.

“Karena itu, kita tetap harus bekerja keras. Hasil survei harus kita jadikan pemacu untuk upaya memenangkan pasangan Jokowi-JK lebih maksimal,” kata Sirmadji.

Sirmadji juga mengapresiasi maraknya deklarasi relawan di berbagai kabupaten-kota se-Jatim. Menurut dia, antusiasme masyarakat yang tergabung dalam kelompok relawan untuk memenangkan Jokowi-JK sebagai Presiden-Wakil Presiden RI 2014-2019 itu harus didukung jajaran pengurus PDI Perjuangan.

Apalagi, kata dia, jika relawan pendukung Jokowi-JK itu berbasis komunitas, seperti dari elemen petani, nelayan, buruh, atau elemen lainnya. “Terbentuknya relawan itu harus kita dorong,” ujarnya.

Sementara, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim Kusnadi mengungkapkan, saat ini makin banyak elemen masyarakat yang berniat menyumbang pasangan Jokowi-JK melalui rekening resmi pasangan tersebut. Keinginan menyumbang itu disampaikan ke sekretariat DPD PDI Perjuangan Jatim, baik melalui telepon atapun datang langsung ke kantor sekretariat.

“Kita sering didatangi masyarakat, mereka menanyakan nokor rekening pasangan Jokowi-JK. Tadi pagi ada satpam dari salah satu PTN yang tanya nomor rekening. Dia bermaksud menyumbang,” ungkap Kusnadi.

Menurut Ketua Tim Pemenangan Jokowi-JK Jawa Timur itu, upaya masyarakat yang ikut menyumbang itu yang penting bukan pada besar-kecilnya nominal yang disumbangkan. “Meski hanya menyumbang Rp 1.000 misalnya, itu berarti yang bersangkutan pasti akan memilih Jokowi-JK dalam pilpres 2014,” jelas Kusnadi. (*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Jember Tolak Tanggung Jawab atas Utang Rp786 Miliar

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember menolak ikut bertanggung jawab atas rencana pinjaman daerah Rp786,573 ...
SEMENTARA ITU...

Kurangi Ketergantungan Impor, Trenggalek Mulai Kembangkan Bawang Putih

Trenggalek mulai mengembangkan bawang putih di Kecamatan Pule untuk mengurangi ketergantungan impor sekaligus ...
HEADLINE

Banteng Jatim Pesta 6 Gol, Lolos Semifinal Soekarno Cup dan Bidik Juara Lagi

SURABAYA – Banteng Jawa Timur (Jatim) tampil menggila di babak perempat final Soekarno Cup 2026. Bermain di Stadion ...
LEGISLATIF

DPRD Magetan Desak Pemkab Benahi Perizinan Aset Daerah Usai Polemik Izin Alun-Alun

MAGETAN — Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito: Toleransi Beragama di Sekolah Harus Diteruskan Antar Generasi

Mas Dhito berpesan agar semangat toleransi antarumat beragama di sekolah terus dijaga dan diwariskan kepada ...
LEGISLATIF

DPRD Jatim Dorong Pergub Dipercepat agar Perda Tak Mandek di Aturan

SURABAYA – DPRD Jawa Timur menekankan pentingnya percepatan penerbitan Peraturan Gubernur (Pergub) sebagai aturan ...