SURABAYA – Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya Adi Sutarwijono menegaskan, Partainya berkomitmen mendukung pelestarian budaya, tradisi dan kesenian lokal.
Hal ini dia sampaikan setelah menerima kunjungan Paguyuban Budaya Sawunggaling, di kantor DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, Minggu (10/10/2021).
“PDI Perjuangan berkomitmen untuk selalu mensupport kegiatan komunitas budaya. Termasuk Paguyuban Budaya Sawunggaling,” tandas Adi.
Menurutnya, hal ini sebagai bagian dari upaya merawat budaya lokal, termasuk nilai-nilai, tradisi dan tokoh legendaris Surabaya yakni Raden Sawunggaling.
“Sehingga masyarakat dan generasi muda Kota Pahlawan lebih mengenal dan mendalami akar budayanya,” ujar politisi yang juga Ketua DPRD Kota Surabaya ini.
Dia menambahkan, kunjungan Paguyuban Budaya Sawunggaling itu menandakan jalinan silaturahmi terus terpelihara antara Partainya dengan para pekerja seni budaya.
Selama menemui Paguyuban Budaya Sawunggaling, Adi Sutarwijono didampingi Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya Hadrean Renanda dan Wakil Sekretaris Achmad Hidayat.
Hadrean Renanda mengapresiasi upaya pelestarian budaya oleh Paguyuban Budaya Sawunggaling. Karena, terang Hadre, pada dasarnya manusia tidak bisa dipisahkan dengan budaya.
“Kota Surabaya menyimpan segudang budaya dan tradisi yang hingga kini masih bertahan kuat. Salah satunya di Surabaya ini ada budaya, tradisi, peninggalan nenek moyang kita Joko Berek atau Raden Sawunggaling yang patut kita lestarikan,” jelasnya.
Sedang perwakilan dari Paguyuban Budaya Sawunggaling, Tulus Warsito, menyampaikan bahwa pihaknya siap melaksanakan dan merawat budaya. Sehingga masyarakat lebih mencintai Kota Surabaya ini.
Dia mengungkapkan, di bulan Oktober ini pihaknya akan mengadakan Gelar Doa dan Angkat Budaya yang ke-10.
“Acara ini merupakan ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT, karena kita masih diberi kesehatan. Dan, terlebih utama agar masyarakat lebih mengenal sosok Raden Sawunggaling, beserta sejarah Surabaya yang melingkupinya,” jelas Tulus. (goek)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS













