Selasa
21 Juli 2026 | 10 : 51

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tepat Hari Pahlawan, Bupati Karna Tegaskan Kabupaten Situbondo sebagai Kota Santri Pancasila

PDIP-Jatim-Bupati-Karna-10112022

SITUBONDO – Memperingati Hari Pahlawan yang jatuh pada hari Kamis (10/11/2022), Bupati Situbondo, Karna Suswandi, memutuskan untuk mengganti status Kabupaten Situbondo yang selama ini identik dengan sebutan Kota Santri dipertegas menjadi Kota Santri Pancasila.

Perubahan status tersebut disampaikan Bupati Karna dalam sambutannya saat melepas peserta Napak Tilas KHR. As’ad Syamsul Arifin (Kiai As’ad) menyambut 1 Abad NU sekaligus peringatan Hari Pahlawan di Kantor PCNU Situbondo.

Menurut Bupati Karna, pergantian status identitas dari sebutan Kota Santri menjadi Kota Santri Pancasila merupakan upaya mempertegas bahwa Kabupaten Situbondo adalah tempatnya santri yang berpegang teguh pada ideologi Pancasila; santri yang menjunjung tinggi semangat nasionalisme dan cinta tanah air, sebagaimana yang ditunjukan pahlawan nasional asal Situbondo, KHR. As’ad Syamsul Arifin.

“Kita ingin mempertegas bahwa Situbondo yang mayoritas santri merupakan santri yang menjunjung tinggi Pancasila, santri nasionalis. Maka sejak hari ini, saya memutuskan identitas status Situbondo sebagai Kota Santri Pancasila,” ujar Bupati Karna dalam sambutannya di depan peserta napak tilas.

Bupati yang akrab disapa Bung Karna tersebut mengungkapkan, penyematan identitas Kota Santri Pancasila pada Kabupaten Situbondo bukan tanpa alasan. Bila dilihat dari sejarahnya, Kabupaten Situbondo melahirkan banyak santri yang berjuang dalam merebut kemerdekaan Indonesia dan mempertahankan Pancasila. Salah satunya KHR. As’ad Syamsul Arifin, yang telah diangugerahi gelar pahlawan nasional.

Sebab itu, guna menghormati para santri yang telah berjuang melawan penjajah demi kemerdekaan, politisi PDI Perjuangan itu menjadikan Kabuputen Situbondo sebagai Kota Santri Pancasila dengan harapan, kaum santri di Situbondo bisa meneruskan jejak langkah perjuangan santri terdahulu menjadi penegak agama dan penjaga nilai Pancasila.

“Identitas Situbondo sebagai Kota Santri Pancasila ini juga menjadi sebuah doa dan harapan agar di kota yang kita cintai ini akan terus lahir santri-santri yang selain menjadi tonggak penegak agama juga sebagai garda dalam menjaga keutuhan dan persatuan Indonesia,” pungkasnya. (ryo/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Pemkab Ngawi Siapkan Regulasi Mengemudi Sepeda Motor bagi Anak Usia 17 Tahun Ke Bawah

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengaku prihatin atas meningkatnya kasus kecelakaan lalu lintas yang ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tinjau Lahan Calon Hotel Haji Pertama di Indonesia Dekat Bandara Dhoho

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau lahan calon hotel haji pertama di Indonesia di dekat Bandara ...
LEGISLATIF

Asmadi Minta UMKM Dilibatkan dalam Revitalisasi GOR Ganesha, Pedagang Lama Harus Diprioritaskan

BATU – Ketua Komisi B DPRD Kota Batu, Asmadi, meminta Pemerintah Kota Batu melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, ...
SEMENTARA ITU...

Ketika Pelari Kenya Terjebak di Jember, Gotong Royong Mengantarnya Pulang

JEMBER — Debu musim kemarau beterbangan di sepanjang jalan Kota Jember. Matahari siang memantulkan hawa panas dari ...
KRONIK

Puan Maharani Tekankan Literasi Digital dan Komunikasi Negara untuk Tangkal Hoaks tentang DPR

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan maraknya hoaks yang menyasar DPR RI menjadi pengingat pentingnya ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Dorong Pemkot Percepat Pembangunan Pintu Air Kali Jagir

SURABAYA – Ketua Komisi C DPRD Surabaya Eri Irawan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mempercepat ...