Selasa
09 Juni 2026 | 9 : 34

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Teluk Lamong Jadi Contoh BUMN yang Bisa Bekerja Sama dengan Pemda

pdip-jatim-puti-teluk-lamong2

SURABAYA – Presiden Joko Widodo mengatakan, Terminal Teluk Lamong menjadi contoh badan usaha milik negara (BUMN) yang mampu bekerja sama dengan baik bersama pemerintah daerah, seperti gubernur, wali kota maupun DPRD.

“Terminal Teluk Lamong akan menjadi contoh, karena Pelindo III bisa bekerja sama dengan gubenur, DPRD dan wali kota, semua bisa dilakukan dengan baik,” kata Presiden Jokowi usai meresmikan Revitalisasi Alur Pelayaran Barat Surabaya dan Terminal Teluk Lamong, Surabaya, Jumat (22/5/2015).

Peresmian Revitalisasi Alur Pelayaran Barat Surabaya dan Terminal Teluk Lamong yang diharapkan dapat mendorong kesiapan Greater Surabaya Metropolitan Port itu ditandai dengan penekanan tombol sirene dan penandatanganan prasasti oleh Presiden Jokowi.

Tampak hadir dalam acara peresmian, di antaranya Menteri BUMN Rini S. Soemarno, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, Menko Bidang Maritim Indroyono Soesilo, Gubernur Jawa Timur Soekarwo, Direktur Utama PT Pelindo III (Persero) Djarwo Sujanto, dan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

Jokowi mengingatkan, bahwa ini baru tahap awal dengan kapasitas masih 1,5 juta TEUs per tahun. Diharapkan, pada 2020 bisa mencapai paling tidak 5,5 juta TEUs per tahun. Demikian juga di Tanjung Priok, kargonya sekarang masih 5,5 juta TEUs per tahun, diharapkan pada 4 tahun mendatang sudah mencapai 15 juta TEUs per tahun.

“Meningkatkannya harus meloncat tiga sampai empat kali. Kalau tidak seperti itu, biaya transportasi, biaya-biaya logistik kita akan mahal sekali,” tutur kader PDI Perjuangan itu.

Dengan beroperasinya Terminal Teluk Lamong secara resmi, lanjut Jokowi, diharapkan bisa mendorong sistem angkutan barang dan jasa melalui jalur laut. Tidak hanya di Surabaya, namun di wilayah Indonesia bagian timur.

“Saya kembali mengingatkan bahwa 2/3 wilayah Indonesia terdiri dari air. Untuk itu kita harus mulai kembali menggali dan memikirkan, pelabuhan kita harus direvitalisasi, saya memikirkan tol laut,” jelasnya.

Terminal Teluk Lamong merupakan anak perusahaan PT Pelindo III, yang difungsikan untuk melayani peti kemas domestik, peti kemas internasional dan curah kering (food green) dengan standar pangan. Terminal yang memiliki luas area 38 hektar itu adalah satu-satunya terminal pelabuhan di Indonesia yang menerapkan konsep Go Green sehingga dalam operasionalnya menggunakan peralatan sumber daya listrik dan meminimalkan mesin diesel.

Hanya truk berbahan bakar gas yang diizinkan beroperasi dan kini Terminal Teluk Lamong telah dilengkapi dengan dua unit Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas. (goek/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Beramai-ramai Sidak Tambang Sayutan, Pemprov Jatim Janji Penghentian Sementara

MAGETAN – Komisi D DPRD Kabupaten Magetan bersama tim gabungan Pemerintah Kabupaten Magetan dan Dinas Energi dan ...
LEGISLATIF

SPMB, DPRD Ngawi Pantau Ketat dan Buka Layanan Pengaduan

NGAWI – Komisi II DPRD Kabupaten Ngawi memberi perhatian serius terhadap pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru ...
KRONIK

Bupati Lukman Evaluasi Menyeluruh Kondisi Pasar Tradisional, Hadirkan Pelayanan Baik untuk Masyarakat

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan terus berupaya meningkatkan kualitas pasar tradisional sebagai ...
KABAR CABANG

Liga Kampung Bung Karno Jadi Cikal Bakal Pencarian Bibit Unggul Sepak Bola Bondowoso

Liga Kampung Bung Karno resmi bergulir di Bondowoso sebagai ajang pembinaan dan pencarian bibit unggul sepak bola ...
KABAR CABANG

Selendang Semanggi Resmi Hadir di Tunjungan, Ikon Kuliner Surabaya Kian Mendunia

Kuliner khas Surabaya, semanggi, kini memiliki pusat kuliner permanen di Jalan Tunjungan. Kehadiran Selendang ...
KABAR CABANG

Bulan Bung Karno, Kader PDIP Kota Madiun Nyekar Makam Pahlawan 

MADIUN – Jajaran pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Madiun menggelar ziarah dan tabur bunga ...