Senin
21 September 2026 | 2 : 08

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tanggap Darurat Bencana Dicabut, Pemkot Batu Fokus Normalisasi Aliran Sungai Brantas

pdip-jatim-211119-punjul

BATU – Pemerintah Kota Batu memulai masa transisi penanganan bencana banjir bandang per 18 November 2021 hingga dua pekan mendatang. Hal ini ditetapkan setelah masa tanggap darurat bencana diputuskan berakhir pada 17 November.

Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso mengatakan, upaya normalisasi meliputi restorasi aliran sungai. Juga pembangunan rumah warga yang rusak akibat diterjang bandir bandang yang terjadi pada 4 November 2021 yang lalu.

Punjul menyebutkan, total ada delapan unit rumah ambruk dihantam derasnya arus banjir bandang. Rumah warga yang ambruk tersebut dibangun di sepanjang bantaran Kali Sambong, Desa Bulukerto, Bumiaji, Kota Batu.

“Kami akan mencarikan lahan untuk pembangunan tiga rumah rusak. Karena pemilik lima rumah lainnya akan membangun di lahan yang mereka miliki,” kata Punjul, di Kota Batu, kemarin.

Pembangunan terhadap rumah yang rusak itu merupakan instruksi dari Kementerian PUPR. Untuk lokasi lahan untuk pembangunan rumah-rumah warga yang rusak berada di belakang rumah Kepala Desa Bulukerto.

Saat ini, Pemkot Batu masih menghitung berapa luas lahan yang akan dibeli untuk pembangunan rumah.

“Semula kami memilih tanah kas desa untuk pembangunan. Namun kami batalkan karena butuh proses panjang. Sehingga berencana untuk membangun di belakang rumah kepala desa,” terangnya.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Batu ini juga menjelaskan bahwa restorasi aliran sungai sudah berjalan maksimal.

Hasil pantauan udara dirinya dengan Komandan Pangkalan Udara Abd Saleh, Marsekal Pertama Zulfahmi dari pesawat, menunjukkan normalisasi terlihat mulai dari Desa Sumbergondo hingga Bulukerto.

Pemantauan dari udara dengan Pesawat Cassa NC 212 i terbaru produksi PT Dirgantara Indonesia. Jalur yang dipantau merupakan aliran sungai yang diterjang banjir bandang.

“Kalau kita lihat, sudah ada perbaikan yang luar biasa termasuk normalisasi sungai. Mudah-mudahan tidak terjadi lagi,” kata Punjul.

Dari pantauan udara, jalur aliran air di sepanjang lokasi sudah terlihat dibersihkan oleh petugas dari BBWS Brantas, dan relawan. Termasuk sebagai upaya Pemkot Batu mengantisipasi peristiwa serupa terjadi kembali, terlebih Indonesia saat ini tengah mengalami siklus La Nina.

“Kami juga antisipasi prakiraan BMKG terkait La Nina yang akan berlangsung hingga Februari. Sehingga jika nanti ada banjir, air bisa mengalir di sungai yang telah dinormalisasi ini,” pungkasnya. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

KONI Trenggalek Buka Jalur Mini Soccer ke Porprov 2027, Doding: Saatnya Cari Pemain Andal

KONI Trenggalek membuka peluang mini soccer menjadi sumber talenta Porprov Jatim 2027. Doding Rahmadi mendorong ...
EKSEKUTIF

Pramono ke Mayors Summit 2026, Dorong Kerja Sama Jakarta-New York di Sejumlah Sektor

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bertolak ke New York, Amerika Serikat, untuk menghadiri Urban 20 (U20) ...
KABAR CABANG

DPC Tuban Lantik Pengurus Ranting Se-Kecamatan Senori dan Parengan

TUBAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tuban resmi melantik dan mengukuhkan jajaran Pengurus ...
LEGISLATIF

Amirah Dorong Pokir DPRD Kota Batu Sasar Pemulihan Ekonomi hingga Kelompok Inklusif

BATU — Anggota Komisi C DPRD Kota Batu dari Fraksi PDI Perjuangan, Amirah Ghaida Dayanara, mendorong agar ...
KRONIK

Seusai Berlari, Peserta Soekarno Run BWX Disambut Sport Massage Terapis Disabilitas Netra

BANYUWANGI — Kaki pegal dan tubuh yang mulai terasa lelah menjadi hal biasa setelah pelari menyelesaikan lomba. ...
KRONIK

Ribuan Orang Ramaikan Soekarno Run, Bupati Ipuk: Sarana Edukasi Sosok Sang Proklamator

BANYUWANGI – Gelaran Soekarno Run di Kabupaten Banyuwangi berlangsung meriah pada Minggu (20/9/2026). Event lari ...