Sabtu
07 November 2026 | 7 : 11

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tanam Cemara Udang Sesuai Anjuran Megawati, Risma: Tak Ada Lagi Perahu Rusak

pdip-jatim-waduk-cincin-01

JAKARTA – Ketua Bidang Kebudayaan DPP PDI Perjuangan Tri Rismaharini mengatakan, aksi penanaman pohon dan melepaskan bibit ikan di Waduk Cincin, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (21/2/2021), merupakan arahan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri yang sangat peduli terhadap lingkungan. 

Bahkan, mantan Wali Kota Surabaya dua periode yang sekarang menjabat Menteri Sosial RI itu selalu mendapat wejangan bagaimana menyelesaikan permasalahan rakyat melalui program-program yang pro-lingkungan. 

Baca juga: Bersih-bersih Ciliwung, Kusnadi: Wujud Kecintaan Ibu Ketua Umum Terhadap Lingkungan

“Ibu Ketua Umum, sangat paham bagaimana mengelola lingkungan. Karena betul saya sampaikan, kalau kita tidak hati-hati, maka kita akan tenggelam,” kata Risma, di sela kegiatan Program Gerakan Penghijauan dan Bersih-bersih Daerah Aliran Sungai (DAS), Cinta Ciliwung Bersih gelombang kedua.  

Dia mengungkapkan, Megawati pernah menyuruhnya untuk menanam pohon Cemara Udang di pesisir pantai. Risma pun melakukan hal itu yang secara tidak sadar menyelesaikan permasalahan lingkungan hidup dan ekonomi para nelayan. 

Betapa tidak, perahu-perahu nelayan yang dulu kerap rusak diterjang ombak, kini tidak terjadi lagi. 

“Dulu para nelayan setiap tahun minta ke saya untuk perbaikan perahu-perahunya. Tetapi kemudian saya menanam Cemara Udang sesuai anjuran Ibu Ketum. Hingga sampai hari ini tidak ada lagi namanya meminta perbaikan perahu karena ombak besar. Jadi perahu-perahu itu dapat terlindungi dari ombak akibat pohon-pohon itu,” terang Risma. 

Dia mengajak semua pihak harus bersahabat dengan alam, seperti menjaga kebersihan lingkungan dan melakukan penghijauan. 

Menurutnya, secara langsung, itu akan membantu kesejahteraan sesama. Begitu juga menjadi pemimpin, harus peduli terhadap lingkungan, sehingga masyarakat tidak menderita. 

“Bagaimana setiap tahun mereka harus membeli peralatan rumah, jika setiap tahun waktunya digunakan untuk membersihkan rumah. Bagaimana mungkin dia yang seharusnya jualan, kalau dia jualan sehari dapat Rp 50 ribu, tetapi karena harus membersihkan rumah enggak bisa jualan, sehingga dia harus rugi Rp 50 ribu,” kata Risma. 

Risma juga mengajak semua pihak harus mengantisipasi ancaman global warming. Apabila tidak hati-hati, maka kota akan tenggelam karena setiap tahunnya, permukaan air laut naik akibat mencairnya kutub utara dan kutub selatan. 

“Jadi karena itu, mari kita jaga lingkungan, bersama-sama kita kampanyekan lingkungan kita. Meskipun baju kita merah, tetapi hati kita, perilaku kita, adalah perilaku lingkungan hidup,” tuturnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Eri Targetkan Subec Jadi Destinasi Unggulan Wisata Kreatif Surabaya

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi berharap Surabaya Urban Creative Hub (Subec) di kawasan eks Hi-Tech Mall ...
SEMENTARA ITU...

Pulung Agustanto Bagikan Sembako dan Uang Saku, Ajak Warga Sarapan Bersama

KEDIRI – Anggota Komisi IX DPR RI, Pulung Agustanto, membagikan paket sembako dan uang saku kepada masyarakat ...
KRONIK

Soekarno Run Bidik Dampak Ekonomi, 4.200 Pelari Lintasi Situs Sejarah Bung Karno

Soekarno Run Blitar 2026 diikuti 4.200 pelari. Event ini membidik dampak ekonomi melalui UMKM, kuliner, penginapan, ...
HEADLINE

Jelang Soekarno Run Blitar, Tiga DPC PDIP Gelar Doa Bersama di Makam Bung Karno

BLITAR – Menjelang pelaksanaan Soekarno Run yang diikuti 4.200 peserta, tiga DPC PDI Perjuangan menggelar doa ...
KRONIK

Bupati Lukman Lepas Kontingen POPDA, Target Pertahankan Peringkat Ketiga

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, melepas 98 atlet muda Kabupaten Bangkalan yang akan berlaga pada Pekan ...
KRONIK

Ijen Geopark Raih Green Card UNESCO, Sinung: Konservasi Harus Berbuah Kesejahteraan

BONDOWOSO – Status Green Card UNESCO Global Geopark yang kembali diraih Ijen Geopark menjadi pengakuan atas upaya ...