Kamis
01 Oktober 2026 | 10 : 37

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tanah “Lelah”, Ketua DPRD Ngawi Ajak Petani Gunakan Pupuk Organik

IMG-20250925-WA0007

NGAWI – Ketua DPRD Ngawi, Yuwono Kartiko, menyoroti soal kondisi lahan pertanian yang saat ini dinilai mulai lelah. Penggunaan zat-zat kimia berlebihan selama puluhan tahun menyebabkan penurunan kualitas tanah.

“Dari temuan kami, banyak tanah yang sebenarnya sudah lelah. Kami ingin ingatkan, para petani kita agar kembali organik. Supaya kandungan unsur hara kembali, dan tanah menjadi subur sehingga produktivitas bisa terus meningkat,” tandasnya, Kamis (25/9/2025).

Pria yang akrab disapa Pak King itu menyebut, Hari Tani Nasional yang jatuh pada 24 September 2025 kemarin menjadi momentum strategis untuk mewujudkan ketahanan pangan.

Pertanian memang bukan hal baru di Kabupaten Ngawi. Bahkan dalam visi-misi Bupati Ngawi, ketahanan pangan menjadi frasa penting yang akan diwujudkan.

Momentum ini, kata Pak King, menjadi bagian dari penegasan kalangan dewan mendukung program tersebut. Pihaknya juga meminta seluruh anggota dewan di Ngawi untuk ‘turun ke sawah’.

“Seluruh anggota dewan harus turun ke sawah. Berdialog dengan para petani, bertanya apa kendalanya, apa harapan para petani kita,” kata Pak King, Kamis pagi (25/9/2025).

Sekertaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi itu berharap, dari hasil dewan turun ke sawah, dapat menghasilkan rangkuman aspirasi soal pertanian. Aspirasi itu akan disampaikan kepada Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono saat rapat.

Menurut Pak King, karena menyangkut soal ketahanan pangan, maka garis pembatas sesuai ruang kerja komisi harus ditiadakan. Dimana pertanian, secara nomenklatur berada di bawah naungan Komisi II.

“Karena ini kepentingan bersama, tidak harus terkotak dalam tugas komisi. Karena kaitannya dengan visi misi Bupati, maka seluruh anggota dewan harus turun ke sawah,” tegasnya.

Dari kacamata Pak King, pertanian di Ngawi saat ini sudah selaras. On the track. Dari hasil diskusi dengan petani, proses awal dari persiapan tanam, pemeliharaan, hingga panen sudah selaras.

“Harapan dari petani, dari masa persiapan awal mulai dari benih, ketersediaan pupuk, air, penanganan hama, hingga harga panen yang sesuai dengan yang ditetapkan pemerintah,” ujarnya.(and/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Kick Off Hari Santri 2026, Bupati Fauzi: Momentum Perkuat Kebersamaan dan Menghargai Perjuangan para Pendahulu Kita

SUMENEP – Memperingati Hari Santri 2026, PCNU Sumenep resmi menggelar Kick Off Hari Santri 2026 di Aula Al-Ikhlas ...
KRONIK

Karhutla Gunung Botak Belum Padam Sepenuhnya, Wabup Ngawi Prioritaskan Permukiman Warga

NGAWI – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Botak, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi, belum ...
KRONIK

Soroti Potensi Kenaikan Biaya Haji 2027, Ansari PDIP: Jangan Langsung Bebankan ke Rakyat

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, meminta pemerintah tidak menjadikan kenaikan harga ...
EKSEKUTIF

Bupati Gresik Pantau Penyaluran Air Bersih untuk Warga Balongpanggang Terdampak Kekeringan

GRESIK – Krisis air bersih mulai menghimpit 315 kepala keluarga (KK) di Desa Ganggang, Kecamatan Balongpanggang, ...
KRONIK

Resmi Beroperasi, Pasar Banyuwangi Padukan Konsep Modern-Heritage

BANYUWANGI – Pasar Banyuwangi yang selesai direvitalisasi oleh Kementerian PU mulai beroperasi pada Kamis ...
KRONIK

Pedagang Puger Tolak Alun-Alun Diubah, Tabroni Minta Pemerintah Duduk Bersama Warga

JEMBER – Sehari setelah pedagang Pasar Tanjung berunjuk rasa di Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember, ...