Kamis
08 Oktober 2026 | 5 : 41

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tak Hanya di Ruang Sidang, Sudarwati Pilih Menyapa di Beranda Rumah Warga

pdip-portal-1772500357781

BLITAR — Siang itu, tak ada podium. Tak ada barisan kursi tersusun rapi. Hanya sebuah rumah warga di Lingkungan Balapan, Kelurahan Sukorejo, yang menjadi titik temu sederhana antara wakil rakyat dan masyarakatnya.

Di tempat itulah, Sudarwati, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Blitar, memilih mengisi Ramadan tahun ini dengan cara yang lebih membumi.

Ia datang membawa bingkisan dan santunan bagi lansia serta anak yatim, namun yang lebih terasa adalah kehadirannya yang tanpa jarak.

Ia duduk bersama warga, berbincang santai, mendengar cerita-cerita ringan tentang keseharian. Tak ada seremoni panjang. Hanya percakapan yang mengalir dan doa-doa yang saling disematkan.

“Setiap Ramadan saya berusaha menyempatkan diri untuk berbagi. Bukan soal besar kecilnya bantuan, tetapi tentang menjaga rasa kebersamaan,” ujarnya, Selasa (3/3/2026).

Bagi Sudarwati, Ramadan bukan sekadar momentum berbagi secara simbolik. Ia memaknainya sebagai pengingat bahwa wakil rakyat tak cukup hanya hadir dalam rapat-rapat resmi dan agenda legislatif. Ada ruang sosial yang juga perlu dijaga—ruang empati dan kedekatan.

Sebelumnya, kegiatan sosial rutin ia lakukan setiap Jumat dengan membagikan makanan siap saji. Namun selama Ramadan, pola itu dibuat lebih personal. Interaksi langsung dianggapnya penting agar hubungan antara wakil dan yang diwakili tidak berhenti pada formalitas.

Perempuan yang juga menjabat Bendahara DPC PDI Perjuangan Kota Blitar itu menilai, kepercayaan publik tumbuh bukan semata dari program atau kebijakan, melainkan dari konsistensi kehadiran. Terutama bagi kelompok yang sering berada di pinggir perhatian, seperti lansia dan anak-anak yatim.

Sepanjang Ramadan, kegiatan serupa akan berlanjut di sejumlah titik lainnya di Kota Blitar. Ia berharap semangat gotong royong dan solidaritas sosial tetap hidup, bahkan setelah bulan suci usai.

Di tengah dinamika politik dan aktivitas dewan, momen-momen sederhana seperti inilah yang menjadi pengingat: representasi bukan hanya soal suara di ruang sidang, tetapi juga tentang langkah yang benar-benar sampai ke beranda warga. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Banyuwangi Ajukan Raperda Inisiatif Pembentukan Produk Hukum Daerah untuk Dibahas

BANYUWANGI – DPRD Kabupaten Banyuwangi mengajukan Rancangan peraturan daerah (Raperda) inisiatif tentang ...
UMKM

Bupati Gresik Perintahkan Dinas Koperasi Tetap Lakukan Pendampingan Pasca-Pelatihan kepada UMKM

GRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta Program Bunda Puspa tidak berhenti pada pelatihan. Para alumni ...
SEMENTARA ITU...

Hadiri Peringatan HUT Ke-81 TNI di Lumajang, Agus Wicaksono Sampaikan TNI Kuat Bersama Rakyat

LUMAJANG – Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan menyelimuti peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara ...
LEGISLATIF

29 Ribu Rutilahu Mengantre, Eri Irawan Minta Verifikasi Lapangan Diperketat

SURABAYA – Sekitar 29 ribu usulan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) masih mengantre untuk mendapatkan penanganan di ...
KRONIK

Belum Tunjukkan Tahapan Konkret, DPRD Jember Pertanyaan Proyek PLTSa Pakusari

JEMBER – Rencana pembangunan pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) di tempat pembuangan akhir (TPA) Pakusari, ...
MILANGKORI

Doding Rahmadi: Pendidikan Agama Jadi Benteng Hadapi Hoaks dan Perubahan Zaman

TRENGGALEK – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Doding Rahmadi mengingatkan pentingnya pendidikan agama sebagai salah ...