Senin
24 Agustus 2026 | 12 : 02

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tak Hanya di Ruang Sidang, Sudarwati Pilih Menyapa di Beranda Rumah Warga

pdip-portal-1772500357781

BLITAR — Siang itu, tak ada podium. Tak ada barisan kursi tersusun rapi. Hanya sebuah rumah warga di Lingkungan Balapan, Kelurahan Sukorejo, yang menjadi titik temu sederhana antara wakil rakyat dan masyarakatnya.

Di tempat itulah, Sudarwati, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Blitar, memilih mengisi Ramadan tahun ini dengan cara yang lebih membumi.

Ia datang membawa bingkisan dan santunan bagi lansia serta anak yatim, namun yang lebih terasa adalah kehadirannya yang tanpa jarak.

Ia duduk bersama warga, berbincang santai, mendengar cerita-cerita ringan tentang keseharian. Tak ada seremoni panjang. Hanya percakapan yang mengalir dan doa-doa yang saling disematkan.

“Setiap Ramadan saya berusaha menyempatkan diri untuk berbagi. Bukan soal besar kecilnya bantuan, tetapi tentang menjaga rasa kebersamaan,” ujarnya, Selasa (3/3/2026).

Bagi Sudarwati, Ramadan bukan sekadar momentum berbagi secara simbolik. Ia memaknainya sebagai pengingat bahwa wakil rakyat tak cukup hanya hadir dalam rapat-rapat resmi dan agenda legislatif. Ada ruang sosial yang juga perlu dijaga—ruang empati dan kedekatan.

Sebelumnya, kegiatan sosial rutin ia lakukan setiap Jumat dengan membagikan makanan siap saji. Namun selama Ramadan, pola itu dibuat lebih personal. Interaksi langsung dianggapnya penting agar hubungan antara wakil dan yang diwakili tidak berhenti pada formalitas.

Perempuan yang juga menjabat Bendahara DPC PDI Perjuangan Kota Blitar itu menilai, kepercayaan publik tumbuh bukan semata dari program atau kebijakan, melainkan dari konsistensi kehadiran. Terutama bagi kelompok yang sering berada di pinggir perhatian, seperti lansia dan anak-anak yatim.

Sepanjang Ramadan, kegiatan serupa akan berlanjut di sejumlah titik lainnya di Kota Blitar. Ia berharap semangat gotong royong dan solidaritas sosial tetap hidup, bahkan setelah bulan suci usai.

Di tengah dinamika politik dan aktivitas dewan, momen-momen sederhana seperti inilah yang menjadi pengingat: representasi bukan hanya soal suara di ruang sidang, tetapi juga tentang langkah yang benar-benar sampai ke beranda warga. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Cerita Risma Saat Baguna Selamatkan Anak Patah Tulang di Gempa NTT

SURABAYA – Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Penanggulangan Bencana, Tri Rismaharini, memimpin langsung aksi tanggap ...
KRONIK

Hasto Minta Pembakar Hutan di Kalimantan Diproses Tegas

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menyoroti kebakaran hutan dan lahan ...
HEADLINE

Hasto Ungkap Lima Pesan Megawati untuk Kader PDI Perjuangan Jatim

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengungkap lima pesan Ketua Umum PDI ...
HEADLINE

Tiga Desainer Jatim Raih Tiket Nasional Fatmawati Trophy 2026

SURABAYA – Tiga desainer Jawa Timur berhasil meraih tiket menuju babak nasional Fatmawati Trophy 2026 setelah ...
KRONIK

Fatmawati Trophy Angkat Kreativitas Desain Kebaya dan Kerudung di Jawa Timur

SURABAYA – Kompetisi desain kebaya dan kerudung Jawa Timur bertajuk Fatmawati Trophy Regional 8 digelar di Hotel ...
EKSEKUTIF

Kampung Tempo Dulu di Magersari, Cak Sandi Dorong UMKM dan Permainan Tradisional Hidup Lagi

MOJOKERTO – Suasana tempo dulu kembali hidup di Kampung Magersari Gang 1, Kota Mojokerto. Bukan sekadar nostalgia, ...