Minggu
31 Mei 2026 | 5 : 50

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tak Beruntung di Pilkada, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Blitar Ini Sukses Jadi Petani Melon

pdip-jatim-251102-bayu-melon-1

BLITAR – Kekalahan dalam kontestasi Pilkada Kota Blitar 2024 tak lantas membuat langkah Bayu Setyo Kuncoro berhenti. Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Blitar itu justru menemukan makna baru dalam hidupnya.

Usai pilkada, Bayu memutuskan untuk banting setir menjadi petani. Dia kini menekuni budidaya melon premium hidroponik yang dikelola secara modern di sebuah green house di kawasan Ngrebo, Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar.

Dari tempat inilah, kisah baru Bayu bermula. Dia mengelola sekitar 1.000 tanaman melon dengan sistem pertanian modern yang ramah lingkungan.

Jenisnya pun beragam, mulai dari Honey Globe, Intanon, Fuji Sawa, hingga Sweet Lavender. Semuanya dikenal sebagai varietas melon premium dengan cita rasa manis dan aroma khas.

Pada hari-hari ini, sedang memasuki masa panen melon Honey Globe, varietas unggulan dengan bobot buah mencapai 1,5 hingga 2 kilogram per butir.

Dengan harga jual sekitar Rp 25 ribu per kilogram, hasil panennya kini mulai menembus pasar luar daerah seperti Jakarta, Sukabumi, Banyumas, dan Semarang.

“Dari semai sampai panen membutuhkan waktu sekitar 70 hari. Meski biayanya tidak sedikit, antara 6 sampai 8 juta per siklus, tapi hasilnya sepadan,” beber Bayu, kepada tim media ini, Minggu (2/11/2025).

Tak sekadar menanam, Bayu juga menjadikan lahannya sebagai wisata petik melon hidroponik. Konsep ini menarik minat masyarakat untuk datang langsung dan merasakan pengalaman memetik buah segar dari pohonnya.

Nyatanya ide pembuatan wisata petik ini berbuah manis, pasalnya beberapa waktu lalu, tempatnya dikunjungi sekelompok biksu yang datang untuk berwisata dan menikmati suasana tenang di dalam green house.

“Alhamdulillah rasanya senang sekali. Mereka bahkan sempat memborong melon sampai Rp 600 ribu,” bebernya.

Kini bagi Bayu, menjadi petani bukan sekadar profesi baru, melainkan bentuk perenungan dan pembuktian bahwa keberhasilan tidak hanya lahir dari jabatan, tetapi juga dari kerja keras dan ketulusan hati.

“Dulu saya sibuk di dunia politik, sekarang saya lebih banyak di alam. Rasanya lebih damai, lebih nyata,” ungkap Bayu.

Dia pun bersyukur, usahanya kini mulai dikenal luas sebagai inspirasi bagi banyak orang, bahwa kegagalan bukan akhir dari perjalanan, melainkan awal dari kisah baru yang lebih bermakna.

Bayu Setyo Kuncoro telah membuktikan, bahwa siapa pun bisa bangkit asal mau belajar, bekerja, dan mencintai apa yang dikerjakan. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PAC Se-Sidoarjo Tanam Bibit Sukun di 18 Kecamatan, Sambut Harlah Pancasila dan Bulan Bung Karno

SIDOARJO – Kader-kader PAC di berbagai kecamatan di Kabupaten Sidoarjo menggelar aksi tanam bibit pohon sukun di ...
HEADLINE

Pengurus PAC Se-Tuban Dilantik, Dapat Tugas Perdana Tanam Bibit Sukun

TUBAN – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jawa Timur melantik jajaran kepengurusan PAC se-Kabupaten Tuban ...
KABAR CABANG

Perpaduan Budaya dan Modern Dance Warnai Pelantikan PAC PDIP Kota Kediri

Penampilan Tari Cakrawala Nusantara karya putri-putri kader PDI Perjuangan membuka pelantikan PAC se-Kota Kediri. ...
KRONIK

PDI Perjuangan Ponorogo Target Pertahankan Kemenangan dan Tambah Kursi di Pemilu 2029

PONOROGO – Wakabid Ideologi dan Kaderisasi DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Bambang Yuwono, menegaskan pentingnya ...
EKSEKUTIF

Rijanto Akui Infrastruktur Jalan Jadi Pekerjaan Rumah Besar Pemkab Blitar

Bupati Blitar Rijanto mengakui perbaikan infrastruktur jalan masih menjadi pekerjaan rumah besar Pemkab Blitar. ...
KRONIK

Tari Bujang Ganong Buka Pelantikan PAC PDI Perjuangan se-Kabupaten Ponorogo

PONOROGO – Tari Bujang Ganong tampil memukau sebagai pembuka dalam acara pelantikan Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI ...