Minggu
18 Oktober 2026 | 7 : 19

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sosialisasi Perda Perizinan, Regina Ajak Warga Kota Kediri Kreatif Buka Usaha

pdip-jatim-regina-sosialisasi-umkm-1

KEDIRI – Anggota Komisi B dari Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Kediri Regina Nadya Suwono menyosialisasikan Perda Kota Kediri nomer 4 tahun 2011 tentang Perizinan di Bidang Perindustrian dan Perdagangan (Indag).

Sosialisasi diikuti perwakilan warga dari 17 kelurahan di wilayah Kecamatan Kota Kediri itu digelar di ruang pertemuan kantor Kelurahan Manis Renggo, Selasa (10/11/2020).

Regina menjelaskan, pihaknya sengaja mengambil topik tentang perizinan di bidang perindustrian dan perdagangan karena saat ini masih banyak masyarakat yang ternyata belum paham sepenuhnya.

“Masyarakat ini masih banyak yang bingung, bahkan tadi waktu ditanya sama SKPD, terkait OSS (Online Single Submission) ternyata belum tahu,” kata Regina. 

Di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang, dirinya tidak mau terbelenggu terlalu fokus mensosialisasikan perihal produk bencana atau pun penyakit.

“Karena kita sudah 8 bulan pandemi Covid-19. Kalau kita terbelenggu di penyakitnya saja kita nggak maju-maju. Kita harus tahu bagaimana caranya lepas dari belenggu ini,” ujarnya.

Karena itu, untuk lepas dari situasi pandemi seperti sekarang, sebut Regina, masyarakat dituntut lebih kreatif di bidang ekonomi.

“Ternyata apa,  banyak orang orang yang berinisiatif bikin bisnis, entah mau dagang makanan, entah dagang camilan, barang dan baju,” kata Regina.

Sebelum melangkah ke bidang usaha, sebagai pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) mereka harus paham tentang aturan perdagangan perindustrian.

“Dengan ini saya harap, masyarakat sudah memiliki wawasan. Bahwa omzetnya berapa pun itu dan misalkan jenis dagangannya eceran harus pakai perijinan. lewat OSS  lewat internet semua. Tadi SKPD terkait sudah membuka pintu mengajak masyarakat bagi yang tidak punya internet atau hambatan teknologi bisa langsung sowan ke Balai Kota,” imbau anggota dewan termuda di Kota Kediri ini.

Untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, Regina menggandeng SKPD terkait dalam hal ini Dinas Penanaman Modal dan PTSP. Pelaksanaan sosialisasi produk hukum berlangsung sesuai dengan protokol kesehatan.

Setiap masyarakat yang datang mewakili dari 17 kelurahan,  sebelum masuk ke gedung terlebih dahulu meteka diharuskan untuk cuci tangan, cek suhu badan dan tidak lupa memakai masker. (putera)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Arjuna Minta Kasus Dugaan Perundungan Anak Disabilitas di Surabaya Dikawal hingga Tuntas

SURABAYA – Sekretaris Komisi D DPRD Surabaya Arjuna Rizki Dwi Krisnayana meminta kasus dugaan perundungan terhadap ...
LEGISLATIF

Reses di Mojokerto, Sadarestuwati Siapkan Aspirasi Petani untuk Menteri Pertanian

MOJOKERTO – Anggota Komisi IV DPR RI Sadarestuwati mendesak pemerintah mengatasi persoalan pupuk subsidi sekaligus ...
KABAR CABANG

17 Pengurus Ranting Se-Kecamatan Panekan Magetan Dilantik, Kader Diminta Membersamai Rakyat

MAGETAN – PDI Perjuangan Kabupaten Magetan merampungkan konsolidasi organisasi hingga tingkat akar rumput di ...
KRONIK

Andreas Bidik Bursa Karbon Berbasis Komunitas Pertama di CMC Tiga Warna

MALANG – Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI Andreas Eddy Susetyo menargetkan kawasan ...
HEADLINE

Medsos Jadi Senjata, PDI Perjuangan Jatim Dorong Gen Z Suarakan Kebenaran

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur mendorong kader Generasi Z (Gen Z) untuk menguasai dan memanfaatkan media ...
KRONIK

Masuk Sekolah Partai, Gen Z Jatim Ungkap Sisi Seru PDI Perjuangan Jatim

SURABAYA – Tiga kader Generasi Z (Gen Z) membagikan pengalaman pertamanya terjun ke dunia politik saat mengikuti ...