BANYUWANGI – Anggota komisi VI Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Sonny T Danaparamita, menggelar sosialisasi bertajuk “BUMN Sebagai Lokomotif Pemulihan Ekonomi Nasional”. Kegiatan tersebut bertempat di Hotel Tanjung Asri Banyuwangi, Kamis (16/12/2021). Selain Sonny, hadir pula dalam kegiatan sosialisasi tersebut sebagai narasumber, Imam Zaenuddin, SE, M.S.A., Dekan Fakultas Ekonomi UNTAG Banyuwangi, serta berbagai elemen masyarakat mulai dari akademisi, pelaku UMKM serta perwakilan pemerintah daerah sebagai audiens.
Dalam paparan materinya, Sonny menjelaskan, bagaimana BUMN menjadi instrumen yang memiliki peran vital bagi pemerintah dalam upaya untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat, pada semua bidang kehidupan, termasuk pembangunan perekonomian.
“BUMN sejatinya merupakan salah satu instumen pemerintah untuk mewujudkan kesejahteraan di berbagai sektor kehidupan masyarakat, di mana BUMN berperan menjadi lokmotif penggerak ekonomi dengan berbagai programnya yang bisa dinikmati langsung oleh rakyat,” ujar Sonny.

Menurut Sonny, dalam rangka pemulihan ekonomi nasional, BUMN sebagaimana tujuan awal pendiriannya, selain harus mampu melakukan berbagai aksi korporasi yang didasarkan kemanfaaat untuk pendapatan negara, BUMN juga hadir langsung untuk masyarakat dalam berbagai bentuk program, baik di bidang kesehatan, pembiayaan korporasi, serta penyedia lapangan kerja, terutama selama masa pandemi Covid-19.
“BUMN itu tidak saja menjadi instrumen yang mampu meningkatkan pendapatan negara, tetapi BUMN juga hadir langsung membantu masyarakat melalui berbagai macam program dan bantuan yang bisa dirasakan masyarakat, terutama di masa pandemi Covid-19 ini,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Ketua DPP PA GMNI tersebut mengatakan, jika saat ini BUMN dikenal sebagai agen of value creator (pencipta nilai) dan agen development (perkembangan) bagi negara sebagai kanal untuk mengembangkan potensi perkonomian nasional.
“BUMN memiliki ekosistem usaha yang besar. Dengan berbagai infrastruktur dan jaringan-jaringannya, menjadikan BUMN sebagai potensi ekonomi nasional yang strategis, tentu saja hal ini harus dibarengi dengan Good Corporate Government/ GCG,” terangnya.
Sonny pun mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjaga optimis dalam pemulihan ekonomi melalui aktivitas kekeluargaan/ gotong royong. Salah satunya berkolaborasi dengan BUMN, dengan program-programnya sebagai mitra strategis pengembangan ekonomi nasional.
“Mari kita semua berpartisipasi, melakukan kolaborasi melalui kemitraan dengan BUMN, dan juga melakukan pengawasan terhadap penyelenggaraan program di masyarakat. Karena hal itu dapat meningkatkan efektifitas program pemulihan ekonomi nasional”, ujar Sonny.
Sementara itu, Imam Zaenuddin, SE, M.S.A Dekan Fakultas Ekonomi UNTAG Banyuwangi, menuturkan, dari sudut pandang akademisi, BUMN menjadi produk terbaik dari pemerintah yang dapat menciptakan ruang ekonomi bagi masyarakat. Hal itu dibuktikan dengan hadirnya berbagai program, baik bantuan langsung (permodalan, sarana dan prasarana hingga pemasaran), maupun tidak langsung yang langsung (pelatihan dan pemberdayaan yang semuanya langsung menyentuh masyarakat).
Zaenuddin pun menilai, sinergi pemerintah dengan pihak swasta yang menjadi mitra BUMN dan seluruh elemen masyarakat dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sudah berjalan baik.
“Mulai dari penyedia bantuan fasilitas pendidikan, vaksinasi, penyaluran alkes, hingga bantuan dalam bentuk sembako sudah digelontorkan oleh BUMN untuk masyarakat. Ini sangat membantu masyarakat, karena seluruh aspek terdampak pandemi Covid-19,” tutur Zaenuddin. (ryo/set)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS













