Rabu
01 Juli 2026 | 11 : 27

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Solidaritas dan Kenangan Iringi Misa Requiem Adi Sutarwijono

pdip-portal-1770851923170

SURABAYA – Hening menyelimuti ruang misa di Grand Heaven Surabaya, Rabu (11/2/2026) malam. Di antara doa-doa yang dipanjatkan, keluarga besar DPD PDI Perjuangan Jawa Timur hadir mengiringi misa requiem Ketua DPRD Kota Surabaya, Dominikus Adi Sutarwijono, sebagai penghormatan terakhir kepada sosok yang selama ini mereka kenal sebagai kader disiplin dan sahabat seperjuangan.

Sejak sore, jajaran pengurus DPD PDI Perjuangan Jatim berdatangan bersama perwakilan badan dan sayap partai. Kehadiran mereka bukan sekadar formalitas organisasi, melainkan bentuk solidaritas atas pengabdian panjang almarhum—yang akrab disapa Awi—dalam membesarkan partai dan memperjuangkan aspirasi rakyat.

Baca juga: Tokoh Lintas Kalangan Antar Adi Sutarwijono dalam Misa Requiem Penuh Kehangatan

Wakil Bendahara DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Susy Cecilia, menyebut kepergian Awi sebagai kehilangan besar bagi partai dan masyarakat Surabaya.

“Pak Awi adalah sosok yang humble, disiplin, dan taat pada arahan partai. Komunikasi dengan beliau tidak sulit, karena beliau selalu siap 24 jam untuk rakyat dan untuk partai,” ujarnya pelan menjelang misa.

Menurut Susy, almarhum dikenal konsisten menjalankan garis perjuangan partai. Dalam setiap amanah, ia menunjukkan loyalitas dan tanggung jawab tinggi, baik sebagai Ketua DPRD Kota Surabaya maupun sebagai kader senior.

Suasana misa berlangsung khidmat. Lantunan doa mengiringi kenangan tentang sosok yang semasa hidupnya aktif menjalin komunikasi lintas elemen masyarakat, tokoh agama, hingga organisasi kemasyarakatan.

Di kalangan legislatif, ia dikenal sebagai pemimpin yang terbuka dan mampu merangkul perbedaan.

Kehadiran jajaran DPD PDI Perjuangan Jatim dalam misa requiem itu menjadi simbol penghormatan terakhir bagi seorang senior partai yang jejak pengabdiannya masih terasa di banyak ruang—baik di gedung dewan maupun di tengah masyarakat.

Kepergian Adi Sutarwijono meninggalkan duka, namun juga warisan nilai tentang kedisiplinan, kesetiaan, dan kedekatan dengan rakyat yang akan terus dikenang. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Catatan Kritis Fraksi PDI Perjuangan DPRD Magetan terhadap LKPJ APBD 2025

MAGETAN – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Magetan memberikan catatan kritis terhadap Laporan Keterangan ...
KABAR CABANG

Ratusan Pecatur Muda Gresik Berlaga di Soekarno Cup 2

GRESIK – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Gresik menggelar turnamen Catur Soekarno Cup 2 Gresik Junior Chess Fighter ...
KRONIK

Banggar DPR Sepakati Anggaran Sekolah Swasta Gratis pada RAPBN 2027

JAKARTA – Badan Anggaran (Banggar) DPR RI resmi menyepakati tindak lanjut Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor ...
KRONIK

Menghidupkan Marhaenisme di Hutan Jono: Saat Gotong Royong Petani Menjinakkan Paceklik Ekonomi

BOJONEGORO – Di tengah bayang-bayang pelemahan ekonomi dan penurunan daya beli yang kian menjepit masyarakat bawah, ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Kota Batu Minta Tiga Raperda Strategis Segera Diimplementasikan

BATU – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Batu meminta tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) strategis yang telah ...
KABAR CABANG

Airlangga Pribadi: Tantangan Kemerdekaan Kini Hadir dalam Ketimpangan Ekonomi Digital

Airlangga Pribadi Kusuma menilai tantangan kemerdekaan Indonesia kini hadir dalam ketimpangan ekonomi digital. ...