Senin
12 Oktober 2026 | 1 : 18

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Solidaritas dan Kenangan Iringi Misa Requiem Adi Sutarwijono

pdip-portal-1770851923170

SURABAYA – Hening menyelimuti ruang misa di Grand Heaven Surabaya, Rabu (11/2/2026) malam. Di antara doa-doa yang dipanjatkan, keluarga besar DPD PDI Perjuangan Jawa Timur hadir mengiringi misa requiem Ketua DPRD Kota Surabaya, Dominikus Adi Sutarwijono, sebagai penghormatan terakhir kepada sosok yang selama ini mereka kenal sebagai kader disiplin dan sahabat seperjuangan.

Sejak sore, jajaran pengurus DPD PDI Perjuangan Jatim berdatangan bersama perwakilan badan dan sayap partai. Kehadiran mereka bukan sekadar formalitas organisasi, melainkan bentuk solidaritas atas pengabdian panjang almarhum—yang akrab disapa Awi—dalam membesarkan partai dan memperjuangkan aspirasi rakyat.

Baca juga: Tokoh Lintas Kalangan Antar Adi Sutarwijono dalam Misa Requiem Penuh Kehangatan

Wakil Bendahara DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Susy Cecilia, menyebut kepergian Awi sebagai kehilangan besar bagi partai dan masyarakat Surabaya.

“Pak Awi adalah sosok yang humble, disiplin, dan taat pada arahan partai. Komunikasi dengan beliau tidak sulit, karena beliau selalu siap 24 jam untuk rakyat dan untuk partai,” ujarnya pelan menjelang misa.

Menurut Susy, almarhum dikenal konsisten menjalankan garis perjuangan partai. Dalam setiap amanah, ia menunjukkan loyalitas dan tanggung jawab tinggi, baik sebagai Ketua DPRD Kota Surabaya maupun sebagai kader senior.

Suasana misa berlangsung khidmat. Lantunan doa mengiringi kenangan tentang sosok yang semasa hidupnya aktif menjalin komunikasi lintas elemen masyarakat, tokoh agama, hingga organisasi kemasyarakatan.

Di kalangan legislatif, ia dikenal sebagai pemimpin yang terbuka dan mampu merangkul perbedaan.

Kehadiran jajaran DPD PDI Perjuangan Jatim dalam misa requiem itu menjadi simbol penghormatan terakhir bagi seorang senior partai yang jejak pengabdiannya masih terasa di banyak ruang—baik di gedung dewan maupun di tengah masyarakat.

Kepergian Adi Sutarwijono meninggalkan duka, namun juga warisan nilai tentang kedisiplinan, kesetiaan, dan kedekatan dengan rakyat yang akan terus dikenang. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Yuzar Rasyid Beber Jalur Koreksi Desil Bansos, Warga Kediri Bisa Ajukan Pemutakhiran Data

KEDIRI – Anggota Komisi B DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid mengingatkan warga agar memeriksa data kesejahteraan yang ...
KRONIK

RSUD Blambangan Raih Tiga Penghargaan NHR, Bupati Ipuk: Tolok Ukur Berbenah Tingkatkan Layanan

BANYUWANGI – RSUD Blambangan Banyuwangi meraih tiga penghargaan dalam ajang National Hospital Ranking (NHR) yang ...
KRONIK

Bupati Fauzi Upayakan Pemulangan 9 Nelayan Sumenep yang Ditahan di Australia

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk mengupayakan pemulangan sembilan ...
HEADLINE

HUT ke-81 Jatim, Deni: Pembangunan Berhasil Jika Rakyat Ikut Maju dan Merasakan Manfaatnya

SURABAYA – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono menegaskan keberhasilan pembangunan tidak cukup diukur dari ...
KRONIK

Ratusan Kendaraan Dinas “Raib”, Andi PDIP Sebut Pemda Berpotensi Tanggung Kewajiban Pajak

BONDOWOSO – Sebanyak 409 kendaraan dinas milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab0) Bondowoso tidak diketahui ...
LEGISLATIF

Wiwin Minta Pemerintah Hitung Pasokan Bahan Baku Sebelum Bangun Pabrik Pakan

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur Wiwin Sumrambah mengingatkan pemerintah agar mengkaji kesiapan bahan ...