Jumat
02 Oktober 2026 | 6 : 03

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Solidaritas dan Kenangan Iringi Misa Requiem Adi Sutarwijono

pdip-portal-1770851923170

SURABAYA – Hening menyelimuti ruang misa di Grand Heaven Surabaya, Rabu (11/2/2026) malam. Di antara doa-doa yang dipanjatkan, keluarga besar DPD PDI Perjuangan Jawa Timur hadir mengiringi misa requiem Ketua DPRD Kota Surabaya, Dominikus Adi Sutarwijono, sebagai penghormatan terakhir kepada sosok yang selama ini mereka kenal sebagai kader disiplin dan sahabat seperjuangan.

Sejak sore, jajaran pengurus DPD PDI Perjuangan Jatim berdatangan bersama perwakilan badan dan sayap partai. Kehadiran mereka bukan sekadar formalitas organisasi, melainkan bentuk solidaritas atas pengabdian panjang almarhum—yang akrab disapa Awi—dalam membesarkan partai dan memperjuangkan aspirasi rakyat.

Baca juga: Tokoh Lintas Kalangan Antar Adi Sutarwijono dalam Misa Requiem Penuh Kehangatan

Wakil Bendahara DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Susy Cecilia, menyebut kepergian Awi sebagai kehilangan besar bagi partai dan masyarakat Surabaya.

“Pak Awi adalah sosok yang humble, disiplin, dan taat pada arahan partai. Komunikasi dengan beliau tidak sulit, karena beliau selalu siap 24 jam untuk rakyat dan untuk partai,” ujarnya pelan menjelang misa.

Menurut Susy, almarhum dikenal konsisten menjalankan garis perjuangan partai. Dalam setiap amanah, ia menunjukkan loyalitas dan tanggung jawab tinggi, baik sebagai Ketua DPRD Kota Surabaya maupun sebagai kader senior.

Suasana misa berlangsung khidmat. Lantunan doa mengiringi kenangan tentang sosok yang semasa hidupnya aktif menjalin komunikasi lintas elemen masyarakat, tokoh agama, hingga organisasi kemasyarakatan.

Di kalangan legislatif, ia dikenal sebagai pemimpin yang terbuka dan mampu merangkul perbedaan.

Kehadiran jajaran DPD PDI Perjuangan Jatim dalam misa requiem itu menjadi simbol penghormatan terakhir bagi seorang senior partai yang jejak pengabdiannya masih terasa di banyak ruang—baik di gedung dewan maupun di tengah masyarakat.

Kepergian Adi Sutarwijono meninggalkan duka, namun juga warisan nilai tentang kedisiplinan, kesetiaan, dan kedekatan dengan rakyat yang akan terus dikenang. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta Standar Kamar Mandi SD-SMP Negeri Surabaya Ditingkatkan Signifikan

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meminta standar fasilitas kamar mandi di seluruh SD Negeri dan SMP Negeri ...
LEGISLATIF

Guntur Wahono Serap Keluhan Kades Blitar, Soroti Dampak Pemotongan Dana Desa 70 Persen

BLITAR – Persoalan fiskal menjadi salah satu keluhan utama yang disampaikan para kepala desa kepada Anggota Komisi ...
LEGISLATIF

Perda Pilkades Trenggalek Disahkan, Doding Rahmadi Ajak Warga Kawal Pelaksanaannya

TRENGGALEK – DPRD Kabupaten Trenggalek mengesahkan perubahan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang ...
LEGISLATIF

PDI Perjuangan Soroti Ruang Fiskal Jember, Minta Anggaran Tak Berhenti di atas Kertas

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menghitung ulang ruang ...
LEGISLATIF

DPR RI Kaji Kepastian Hak Cipta di Era Kecerdasan Buatan

JAKARTA – Perkembangan kecerdasan buatan (AI) memunculkan persoalan baru di bidang hak kekayaan intelektual (HKI), ...
KRONIK

Kick Off Hari Santri 2026, Bupati Fauzi: Momentum Perkuat Kebersamaan dan Menghargai Perjuangan para Pendahulu Kita

SUMENEP – Memperingati Hari Santri 2026, PCNU Sumenep resmi menggelar Kick Off Hari Santri 2026 di Aula Al-Ikhlas ...