TULUNGAGUNG – Ketua DPC PDI Perjuangan Tulungagung Susilowati menegaskan, akan terus menggencarkan program kerakyatan untuk kemenangan kembali PDI Perjuangan di Pemilu 2024.
Terlebih PDI Perjuangan sudah mempersiapkan diri untuk hattrick pada Pemilu 2024, baik dalam Pemilu Presiden maupun Pemilu Legislatif.
“Program kerakyatan yang akan terus digencarkan utamanya adalah bidang ekonomi kerakyatan. Di samping juga di sekor pertanian. PDI Perjuangan merupakan partainya wong cilik,” kata Susilowati, Minggu (6/6/2021).
Menurut dia, program-program kerakyatan itu pula yang di antaranya akan disusun menjadi program DPC PDI Perjuangan Tulungagung seusai rakercab.
“Masih ada waktu sampai tanggal 14 Juni untuk menyusun program yang nantinya akan dibawa ke Rakerda dan Rakernas” sambungnya.
DPC PDI Perjuangan Tulungagung sendiri menggelar Rapat Kerja Cabang (Rakercab) di Liiur Cafe and Resto, pada Sabtu (5/6/2021). Rakercab
Susilowati selanjutnya menandaskan DPC PDI Perjuangan Tulungagung akan selalu mengadakan konsolidasi dan membangun komunikasi seperti yang dikatakan anggota DPR RI, Arteria Dahlan, dan anggota DPRD Provinsi Jatim, SW Nugroho, saat hadir dalam rakercab kemarin.

Menurutnya, Arteria Dahlan minta pengurus DPC Tulungagung untuk selalu membangun komunikasi dan konsolidasi, mulai tingkat bawah grass root (akar rumput) sampai DPC dan DPP. Juga menjalin komunikasi antara DPRD sampai DPR RI.
“Semuanya untuk membesarkan partai kita. Begitu pun yang diutarakan Pak Nugroho. Beliau juga meminta kami untuk terus melakukan konsolidasi dan komunikasi,” paparnya.
Sementara itu, terkait desa percontohan dalam Bulan Bung Karno, perempuan pertama yang memimpin DPC PDI Perjuangan Tulungagung ini memberberkan telah menunjuk Desa Kendalbulur di Kecamatan Boyolangu. Bahkan, seusai gelaran rakercab semua peserta rakercab menyempatkan diri untuk mengunjungi Desa Kendalbulur.
Susilowati menyebut pemilihan Desa Kendalbulur sebagai desa percontohan karena berhasil dalam mengelola dana desa. Terlebih dengan keberhasilan pembangunan destinasi wisata Nangkula Park di desa tersebut dapat memberi kontribusi pendapatan asli desa yang cukup signifikan.
“Desa Kendalbulur diharapkan menjadi desa percontohan bagi desa-desa lainnya dalam memakmurkan rakyatnya,” beber Susilowati.
Di area destinasi wisata Nangkula Park, imbuh Susilowati yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Tulungagung ini, terdapat monumen atau ikon Pancasila yang sangat selaras dengan tema Bulan Bung Karno. Yakni, Bhinneka Tunggal Ika, Kerja Gotong Royong Untuk Desa Maju, Indonesia Kuat dan Berdaulat.
“Ini yang menjadi inspirasi kami di DPC PDI Perjuangan Tulungagung untuk menjadikan Desa Kendalbulur sebagai desa percontohan. Dan kami pun berharap di Desa Kendalbulur suara PDI Perjuangan akan terdongkrak,” pungkasnya. (atu/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS









