Selasa
05 Mei 2026 | 6 : 36

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Siti Atikoh: Ganjar-Mahfud Menang, Pemerintah Pusat Akan Perhatikan UMKM Secara Khusus

pdip-jatim-240129-tikoh-batu-1

KOTA BATU – Siti Atikoh Supriyanti menegaskan pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD akan menaruh perhatian khusus terhadap sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Menurut istri Ganjar Pranowo ini, perlu ada adanya pendamping terhadap para pelaku UMKM agar bisa mengembangkan bisnisnya.

Atikoh menyebut, pendampingan terhadap pelaku UMKM oleh pemerintah daerah selama ini sudah berjalan, tapi usaha itu belum membuahkan hasil yang siginifikan.

Oleh sebab itu, perlu ada yang ditingkatkan pemerintah pusat, khususnya ketika Ganjar-Mahfud menang di Pilpres 2024.

Baca juga: Malam Mingguan di Alun-alun Kota Batu, Atikoh Disambut Antusias Pelaku UMKM dan Warga

“Ya, selama ini tentu sudah banyak sekali sama pemerintah daerah juga, tetapi perlu juga di-improve terkait hal-hal seperti itu, sehingga benar-benar ada sinergitas mulai dari kabupaten, kota, provinsi, maupun pusat,” kata Atikoh, usai menyapa warga di Kota Batu, Sabtu (27/1/2024) malam.

Atikoh menjelaskan, pasangan Ganjar-Mahfud nantinya akan membantu menerbitkan legalitas bagi usaha pelaku UMKM dengan mudah.

“Terkait legalitas ini kan ada beberapa Surat Izin Berusaha (SIB), itu bisa dilakukan pendampingan. Pendampingan mulai dari proses itu mereka (membuat perizinan), kita akan memetakan juga ini apakah bisnisnya baru mulai, atau sudah mulai tapi mau naik kelas, karena pola pendampingannya pasti berbeda, atau mereka itu mau ekspor,” jelas dia.

Menurutnya, terdapat permasalahan yang dihadapi para pelaku usaha UMKM, sehingga pola pendampingan yang dilakukan masing-masing akan berbeda.

“Kalau yang baru mulai berusaha tentu SIB-nya didampingi, tetapi kalau untuk yang skala ekspor itu legalitasnya. Kalau untuk makanan misalnya sertifikat halal, kalau untuk kerajinan itu pendampingan terkait juga nanti agar mereka itu benar-benar dari sisi dokumen itu bisa dilakukan juga pendampingan oleh pemerintah,” ujarnya.

Kata Atikoh, pola pendampingan berdasarkan wilayah dan ragam produk yang akan dipasarkan hingga bisa go international juga punya perbedaan, termasuk produk hasil usaha ekonomi kreatif.

“Tentu UMKM yang berkaitan dengan sektor ekonomi kreatif itu harus kita support, kemudian pendampingan juga terkait masalah mereka mau ekspor, karena ternyata potensinya luar biasa,” ujar Atikoh. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Buka Hotline “Lapor Cak Eri”, Warga Bisa Adukan Masalah Langsung via WhatsApp

Eri Cahyadi buka hotline “Lapor Cak Eri” via WhatsApp untuk aduan warga, guna mempercepat layanan dan evaluasi ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti Ketimpangan Kinerja BUMD, Bank Jatim Dominasi Kontribusi PAD

Fraksi PDIP DPRD Jatim soroti ketimpangan kinerja BUMD, Bank Jatim dominasi kontribusi dividen hingga 86 persen. ...
EKSEKUTIF

Antisipasi Kekeringan, Rijanto Cek Stok Bulog hingga Produksi Pangan di Blitar

Rijanto cek stok Bulog dan produksi pangan sebagai langkah kesiapsiagaan Blitar menghadapi potensi musim ...
LEGISLATIF

Dewanti Dorong Penambahan Rute Trans Jatim Gajayana Jangkau Kawasan Kampus

Dewanti Rumpoko dorong penambahan rute Trans Jatim Gajayana di Malang Raya untuk menjangkau kawasan kampus dan ...
KABAR CABANG

Proses Hukum Dinilai Lambat, Keluarga Bayi Korban Penganiayaan Lapor DPC Magetan

MAGETAN – Merasa tak kunjung mendapat kejelasan setelah dua bulan melapor ke polisi, keluarga IDP, bayi perempuan ...
KRONIK

Sonny Dorong Rehabilitasi Hutan di Banyuwangi, Libatkan Kelompok Tani dan Program KBR

BANYUWANGI – Anggota DPR RI Komisi IV, Sonny T. Danaparamita, menggelar kegiatan sosialisasi dan bimbingan teknis ...