Rabu
24 Juni 2026 | 12 : 28

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Siti Atikoh: Ganjar-Mahfud Menang, Pemerintah Pusat Akan Perhatikan UMKM Secara Khusus

pdip-jatim-240129-tikoh-batu-1

KOTA BATU – Siti Atikoh Supriyanti menegaskan pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD akan menaruh perhatian khusus terhadap sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Menurut istri Ganjar Pranowo ini, perlu ada adanya pendamping terhadap para pelaku UMKM agar bisa mengembangkan bisnisnya.

Atikoh menyebut, pendampingan terhadap pelaku UMKM oleh pemerintah daerah selama ini sudah berjalan, tapi usaha itu belum membuahkan hasil yang siginifikan.

Oleh sebab itu, perlu ada yang ditingkatkan pemerintah pusat, khususnya ketika Ganjar-Mahfud menang di Pilpres 2024.

Baca juga: Malam Mingguan di Alun-alun Kota Batu, Atikoh Disambut Antusias Pelaku UMKM dan Warga

“Ya, selama ini tentu sudah banyak sekali sama pemerintah daerah juga, tetapi perlu juga di-improve terkait hal-hal seperti itu, sehingga benar-benar ada sinergitas mulai dari kabupaten, kota, provinsi, maupun pusat,” kata Atikoh, usai menyapa warga di Kota Batu, Sabtu (27/1/2024) malam.

Atikoh menjelaskan, pasangan Ganjar-Mahfud nantinya akan membantu menerbitkan legalitas bagi usaha pelaku UMKM dengan mudah.

“Terkait legalitas ini kan ada beberapa Surat Izin Berusaha (SIB), itu bisa dilakukan pendampingan. Pendampingan mulai dari proses itu mereka (membuat perizinan), kita akan memetakan juga ini apakah bisnisnya baru mulai, atau sudah mulai tapi mau naik kelas, karena pola pendampingannya pasti berbeda, atau mereka itu mau ekspor,” jelas dia.

Menurutnya, terdapat permasalahan yang dihadapi para pelaku usaha UMKM, sehingga pola pendampingan yang dilakukan masing-masing akan berbeda.

“Kalau yang baru mulai berusaha tentu SIB-nya didampingi, tetapi kalau untuk yang skala ekspor itu legalitasnya. Kalau untuk makanan misalnya sertifikat halal, kalau untuk kerajinan itu pendampingan terkait juga nanti agar mereka itu benar-benar dari sisi dokumen itu bisa dilakukan juga pendampingan oleh pemerintah,” ujarnya.

Kata Atikoh, pola pendampingan berdasarkan wilayah dan ragam produk yang akan dipasarkan hingga bisa go international juga punya perbedaan, termasuk produk hasil usaha ekonomi kreatif.

“Tentu UMKM yang berkaitan dengan sektor ekonomi kreatif itu harus kita support, kemudian pendampingan juga terkait masalah mereka mau ekspor, karena ternyata potensinya luar biasa,” ujar Atikoh. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Teladani Bung Karno, PAC Tuban Berdonor Darah

TUBAN – Momentum Bulan Bung Karno menjadi pemantik semangat tersendiri bagi para kader Pengurus Anak Cabang (PAC) ...
EKSEKUTIF

Hadiri Purna Siswa SLB Ar Rochmah Lamongan, Wabup Dirham Tegaskan Komitmen Pendidikan Inklusif

LAMONGAN – Suasana haru dan penuh kebanggaan mewarnai kegiatan Purna Siswa ke-1 Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB) dan ...
EKSEKUTIF

Pendaftar SD Sekolah Rakyat Ngawi Baru Tiga Siswa, Pemkab Jajaki Opsi Libatkan Anak Panti Asuhan

NGAWI – Proses penjaringan calon siswa Sekolah Rakyat (SR) Kabupaten Ngawi terus berjalan. Hingga Senin ...
KRONIK

Perkuat SDM Kesehatan, Bupati Sumenep Jalin Kerja Sama dengan FK UTM

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep berkomitmen memperkuat sumber daya manusia (SDM) dalam bidang ...
KRONIK

Program Selantang Banyuwangi, Ketika Sekolah Tidak Mengenal Batas Usia

BANYUWANGI – Usia Harapan Hidup (UHH) penduduk Banyuwangi terus meningkat, dari 74,13 tahun pada 2024 menjadi 74,43 ...
LEGISLATIF

Puan Desak PLN Transparan soal Pemadaman Listrik Bergilir, Minta Dampak ke Masyarakat Segera Dimitigasi

Ketua DPR RI Puan Maharani meminta PLN transparan menjelaskan penyebab pemadaman listrik bergilir di Pulau Jawa ...