Rabu
09 September 2026 | 4 : 40

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sinung: Kenaikan Harga Plastik Jadi Momentum Kembali ke Alam

pdip-jatim-260117-sinung

BONDOWOSO – Wakil Ketua DPRD Bondowoso, Sinung Sudrajad, menilai kenaikan harga plastik harus dimanfaatkan sebagai momentum bagi masyarakat untuk kembali ke alam (back to nature) dan mengurangi ketergantungan pada kemasan plastik.

Menurutnya, kondisi tersebut tidak semata menjadi persoalan ekonomi, tetapi juga peluang untuk mendorong perubahan perilaku masyarakat agar lebih ramah lingkungan.

“Sejak awal, musuh besar kelestarian alam adalah sampah plastik. Kenaikan harga ini harus semakin mempertegas sikap kita untuk benar-benar meminimalisir penggunaan plastik dalam kehidupan sehari-hari,” tegas Sinung, Senin (6/4/2026).

Ia mengajak masyarakat meniru kearifan lokal dengan memanfaatkan bahan alami sebagai kemasan, seperti daun jati dan daun pisang yang dinilai masih melimpah di wilayah Bondowoso.

“Dulu leluhur kita memanfaatkan daun-daunan. Kenapa kita tidak kembali ke alam? Tinggal bagaimana kita berkreasi membuatnya sederhana,” ujarnya.

Ketua DPC PDI Perjuangan Bondowoso ini menambahkan, kenaikan harga plastik juga harus menjadi pemicu bagi pemerintah daerah dan pelaku usaha untuk mulai beralih ke alternatif ramah lingkungan, seperti penggunaan tas kertas atau kantong belanja yang dapat digunakan kembali.

Di sisi lain, ia menyoroti kondisi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Bondowoso yang sudah overload dan tidak lagi diperbolehkan menggunakan sistem open dumping oleh Kementerian Lingkungan Hidup.

Menurutnya, pengurangan penggunaan plastik akan berdampak langsung terhadap berkurangnya beban sampah yang sulit terurai, sekaligus mendukung pengelolaan limbah organik yang lebih ramah lingkungan.

“Ketika penggunaan plastik berkurang, kita ikut mendukung pengolahan limbah yang lebih mudah terurai kembali ke alam,” jelasnya.

Ia juga mendorong Badan Perencanaan Pembangunan dan Riset Daerah (Bapperida) Bondowoso untuk menggandeng akademisi dalam mengkaji efektivitas bahan alami sebagai pengganti plastik dan mengimplementasikannya di masyarakat.

“Kita harus mulai dari diri sendiri. Jangan sampai menjadi bagian dari perusakan alam. Ini saatnya berkomitmen benar-benar mengurangi plastik,” pungkasnya.

Sementara itu, kenaikan harga plastik dipicu oleh terganggunya pasokan minyak bumi global akibat konflik geopolitik di Timur Tengah serta penutupan Selat Hormuz.

Kondisi tersebut menyebabkan harga bahan baku plastik (nafta) melonjak hingga berdampak pada kenaikan harga plastik di Indonesia antara 40 hingga 100 persen. (art/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Serahkan Insentif Guru Rohani Lintas Agama, Bupati Ipuk: Bagian dari Penguatan Pendidikan Karakter

BANYUWANGI – Ratusan guru rohani lintas agama menerima insentif dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi di ...
LEGISLATIF

Puan Desak Pelaku Pembakaran Lahan untuk Sawit Segera Ditindak

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak pelaku pembakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang kemudian ...
LEGISLATIF

Jalan Gador-Pakis Rusak dan Lama Dikeluhkan, Doding Turun Langsung Cek Kondisi

TRENGGALEK – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Doding Rahmadi turun langsung meninjau kondisi jalan rusak yang ...
LEGISLATIF

Puan Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana, Keselamatan Warga Jadi Prioritas

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendorong pemerintah membangun satu kepemimpinan dalam penanganan bencana yang ...
LEGISLATIF

Buleks: Air Keruh Jangan Dibebankan ke Konsumen, Sumber Masalah Harus Dibuka Transparan

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya Budi Leksono atau Buleks meminta Perumda Air Minum Surya Sembada ...
LEGISLATIF

Tolak Utang Rp786 Miliar, Fraksi PDI-P Jember Tinggalkan Paripurna KUA-PPAS 2027

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember memilih tidak masuk ruang paripurna saat penandatanganan nota ...