oleh

Siapkan Pengawalan Suara secara Digital, BSPN PDIP Jatim Gelar Bimtek TI

-Berita Terkini-11 kali dibaca

BATU – PDI Perjuangan Jawa Timur terus menggembleng kader Partai yang bakal mengawal hasil raihan suara pasangan calon yang diusungnya di 19 kabupaten/kota yang menggelar Pilkada 2020.

Gemblengan kali ini dilakukan Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) PDIP Jatim dengan menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Teknologi Informasi dan Analisa Data. Bimtek dua hari mulai Rabu (2/12/2020) di Wisma Perjuangan, Kota Batu ini diikuti utusan DPC PDIP dari 19 kabupaten/kota.

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Sri Untari Bisowarno di sela pembukaan acara mengatakan, bimtek lakukan untuk lebih memantapkan SDM saksi Partai yang akan diterjunkan saat coblosan Pilkada 2020.

Baca juga: Saksi Pilkada di TPS Sudah Clear, BSPN Jatim Siap Bimtek Saksi PPK

Tugas mereka nantinya, sebut Untari, di antaranya akan mengecek form C6 dan C1-nya harus masuk data internal Partai. “Tidak sekedar masuk, kita sudah memiliki sistem namanya Sista Gasmonev untuk membuat semua C1 yang sudah masuk ter-record dan langsung terkoneksi dengan sistem internal,” kata Untari.

Dengan sistem yang terkoneksi mulai tingkat kabupaten, provinsi, dan nasional, sebut Untari, akan diketahui besaran suara pasangan calon yang diusung PDI Perjuangan.

“Pada hari H, sesuai data yang kita miliki, misalnya harusnya menang kok jadi kalah. Itu bisa kita ketahui. Seperti-seperti itulah intervensi partai dalam upaya untuk mengamankan suara paslon kita,” bebernya.

Politisi yang juga Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim ini menegaskan pentingnya bimtek terkait Teknologi Informasi (TI) dan Analisa Data kali ini, mengingat saat ini eranya sudah masuk dunia digital.

“Pelatihan ini sangat berpengaruh, sekarang masanya sudah dunia digital. Sebenarnya sudah ada perhitungan agar pilkada secara digital, tapi kita tahu ini adalah sebuah proses yang harus disosialisasikan panjang. Karena di Jawa Timur saja ada daerah-daerah yang pelosok, apalagi di Kalimantan, Sulawesi, Papua  Sumatra akan jauh lebih sulit lagi. Maka proses digitalisasi pemilu ini by-proses tetapi kita juga telah mempersiapkan diri menuju kearah sana,” jelas Untari.

Dengan adanya pelatihan ini, pihaknya berharap untuk bisa memenangkan pilkada di 19 kota/kabupaten di Jatim. Apalagi, sebutnya, PDI Perjuangan dan partai koalisi di daerah makin solid, sehingga memenangkan pilkada jadi lebih mudah.

“Insya Allah kita akan berjuang keras bersama dengan kawan-kawan partai lain yang berkolaborasi dengan kita untuk bisa memenangkan sedikitnya di 13 kota/kabupaten tersebut,” katanya. (rul)

rekening gotong royong