Rabu
13 Mei 2026 | 11 : 34

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Setelah Rapid Test Massal, Risma: Tren kasus Corona di Surabaya Turun

pdip-jatim-risma-220420

SURABAYA – Wali Kota Tri Rismaharini menyatakan, tren kasus virus Corona (Covid-19) turun di Kota Surabaya setelah dilakukan rapid test atau tes cepat secara massal.

“Dari tes cepat yang kami lakukan di banyak tempat, trennya menurun. Makanya Badan Intelijen Negara meninggalkan Surabaya setelah membantu,” kata Risma saat konferensi video, Selasa (23/6/2020).

Setelah BIN meninggalkan Kota Pahlawan, kata Risma, Pemkot Surabaya terus melakukan tes cepat secara massal di beberapa tempat untuk upaya percepatan penanganan virus.

Penurunan tersebut tidak terlepas dari upaya pemerintah kota Surabaya yang dibantu Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan BIN.

Selain melakukan tes cepat secara massal, tambah Risma, tindakan tegas kepada masyarakat untuk taat protokol kesehatan terus dilakukan di pusat keramaian. Seperti  di perkampungan, pasar, kampung tangguh, industri tangguh, rumah ibadah tangguh, transportasi dan sebagainya.

Meskipun demikian, pada praktiknya Risma mengakui pelaksanaan pengawasan di tempat-tempat tersebut tergolong berat. Namun, hal itu terus dilakukan guna memutus mata rantai penyebaran virus.

“Jadi kami lakukan secara konsisten. Setiap hari bahkan malam ada petugas yang piket di beberapa tempat untuk memantau masyarakat yang tidak menggunakan masker dan sebagainya,” jelas dia.

Meskipun angka penambahan jumlah kasus Covid-19 di Jawa Timur mencapai 315 pada Senin (22/6/2020), Risma membantah trennya naik.

“Sebetulnya kalau lihat trennya itu turun. Kita kemarin 200, 300 tapi sekarang turun,” ujarnya.

Penurunan tren tersebut, ujar dia, juga dibarengi dengan strategi baru oleh Surabaya dimana tes cepat tidak lagi hanya fokus pada lokasi orang yang terinfeksi saja. Tapi juga kepada komunitas-komunitas. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Eri Cahyadi: Pemimpin Bukan Dinilai dari Penghargaan, Tapi Dampaknya bagi Rakyat

Eri Cahyadi menegaskan pemimpin sejati tidak diukur dari penghargaan, tetapi dampaknya terhadap kesejahteraan ...
KRONIK

Sensus Ekonomi 2026, Bupati Fauzi Ajak Masyarakat Memberikan Data yang Benar dan Jujur

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyambut baik Sensus Ekonomi 2026 yang dilaksanakan oleh Badan ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Minta Pengawasan Daycare Diperketat usai Kasus Kekerasan Anak di Yogyakarta

Novita Hardini meminta pengawasan daycare diperketat usai kasus dugaan kekerasan anak di Yogyakarta menjadi sorotan ...
KABAR CABANG

Perkuat Narasi Digital, DPC Ngawi Gembleng Kader Muda Kelola Media Sosial

NGAWI – Dinamika era digital telah mengubah perilaku publik secara fundamental, mulai dari cara mengakses informasi ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Ingatkan Jangan Sampai Indonesia Jadi Basis Judi Online Internasional

Puan Maharani mengingatkan pentingnya antisipasi agar Indonesia tidak menjadi basis operasional judi online ...
SEMENTARA ITU...

Dari Anak Buruh Tani, Hafif Memilih Masuk Politik: “Anak Muda Jangan Cuma Mengeluh dari Kejauhan”

Kisah Hafif Rohmatullah, anak buruh tani asal Jember yang memilih masuk politik lewat PDIP demi memperjuangkan ...