Kamis
16 April 2026 | 3 : 53

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Serap Masukan soal Penanganan Covid, WS Terus Blusukan ke Kampung Tangguh

pdip-jatim-ws-290720-1

SURABAYA – Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana terus blusukan ke Kampung-Kampung Tangguh di Kota Pahlawan. Dari blusukan itu, Whisnu selalu mendapat masukan dari masyarakat, khususnya terkait penanganan Covid-19.

Seperti saat blusukan ke Kampung Tangguh di Kelurahan Dokter Sutomo, Kecamatan Tegalsari, kemarin, Whisnu mendapat keluhan soal anggaran setelah sekian lama warga setempat perang melawan Corona.

Seperti diungkapkan Sentot, Ketua LPMK Dokter Sutomo, yang menyebutkan jika warga di wilayahnya mulai kehabisan energi. “Masyarakat sudah all out swadaya melawan pandemi, energinya mulai ngedrop,” ujarnya.

“Memang betul semua ditanggung pemerintah, tapi tidak on time. Masyarakat ketakutan. Sering bingung, karena satu sembuh lalu nyusul yang sakit lainnya,” tambah Sentot.

Menanggapi keluhan tersebut, Whisnu memastikan jika hal itu bakal menjadi catatan. Menurutnya, update data saat ini menjadi fokus utama dari Pemerintah Kota Surabaya.

“Kelurahan dan Puskesmas menjadi ujung tombak untuk memperkuat hal itu,” kata Whisnu, sebagai keterangan kepada media ini, Selasa (28/7/2020).

Untuk lebih memperingan beban dari warga, politisi yang akrab disapa WS ini pun memastikan jika dana stimulan Rp 10 juta per RW segera dicairkan.

“Karena ini diharapkan bisa membantu warga jika bantuan-bantuan tadi itu terlambat datang,” tegasnya.

Info dari Sekda Kota Surabaya, jelas Whisnu, soal dana tersebut saat sedang menunggu lampu hijau dari BPK.

“Saya minta agar segera dikejar sehingga bisa memperingan beban warga selama pandemi ini,” kata WS, sapaan akrab politisi PDI Perjuangan ini.

Dalam berbagai kesempatan, Whisnu mengatakan, pelibatan masyarakat secara aktif untuk pencegahan Covid-19 melalui pembentukan Kampung Tangguh Wani Jogo Suroboyo terbukti cukup efektif untuk meningkatkan kepedulian dan kewaspadaan warga.

Warga sebelumnya juga sudah swadaya untuk membentuk kampung tangguh tersebut. Tetapi, dana mereka terbatas. Padahal, selama pandemi masih berlangsung, tetap dibutuhkan langkah-langkah pencegahan masif di perkampungan. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Bupati Lukman Minta BUMD Tingkatkan Kinerja, Topang Perekonomian Daerah

JAKARTA – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, berkomitmen untuk mendorong kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk ...
LEGISLATIF

Indri Dukung Larangan Vape, Soroti Potensi Disalahgunakan untuk Narkotika

Indriani Yulia Mariska mendukung larangan vape karena berpotensi disalahgunakan untuk narkotika dan membahayakan ...
LEGISLATIF

Yordan Soroti Kesenjangan Antarwilayah Jadi Tantangan Utama Pembangunan Jatim

Yordan M Batara Goa menyoroti kesenjangan antarwilayah sebagai tantangan utama pembangunan Jawa Timur dalam RKPD ...
LEGISLATIF

Pastikan Keselamatan Pengendara Jalur Magetan – Sarangan, Diana Sasa Minta Peremajaan Alat Tebang Pohon Bina Marga UPT Madiun

MAGETAN – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Jawa Timur melalui Bina Marga UPT Madiun ...
UMKM

Cerita Warsito, Kader Banteng Ngawi Merintis Usaha Greenhouse Anggur

NGAWI – Kesuksesan tidak melulu diukur dari gelimang harta yang melimpah ruah. Menemukan kepuasan batin dalam ...
KABAR CABANG

Musancab PDI Perjuangan Kota Blitar Targetkan Kemenangan Pilkada

PDIP Kota Blitar menargetkan merebut kursi wali kota dengan memperkuat PAC sebagai ujung tombak konsolidasi hingga ...