Selasa
13 Oktober 2026 | 9 : 40

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Serahkan Gamelan, Novita Hardini Ajak Generasi Muda Trenggalek Cintai Tari Jaranan

pdip-portal-1771243536756

TRENGGALEK – Upaya menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap budaya lokal terus didorong Anggota DPR RI Komisi VII, Novita Hardini. Salah satunya melalui penyerahan satu set gamelan kepada Kelompok Budaya Turonggo Yakso di Kecamatan Dongko, Kamis pekan lalu.

Bantuan yang berasal dari program CSR Bank BRI Cabang Trenggalek atas aspirasi Novita Hardini tersebut menjadi bentuk kolaborasi antara dunia usaha dan pelestarian budaya daerah, sekaligus dorongan agar anak-anak muda semakin dekat dengan kesenian tradisional.

Dalam keterangannya, Senin (16/2/2026), legislator perempuan satu-satunya dari Dapil VII Jawa Timur itu menegaskan bahwa gamelan bukan sekadar alat musik, melainkan simbol peradaban sekaligus identitas budaya masyarakat Trenggalek.

“Harapan saya, gamelan ini dimanfaatkan sebaik mungkin untuk meningkatkan kreativitas para pelaku seni di Dongko. Ini bukan hanya tentang budaya, tetapi juga tentang masa depan generasi muda,” ujarnya.

Menurut Novita, keberadaan perangkat gamelan baru diharapkan mampu menambah semangat anak-anak dan remaja untuk belajar serta mencintai budaya asli daerah, khususnya tari Jaranan yang selama ini menjadi kebanggaan masyarakat Trenggalek.

Saat ini, Kelompok Budaya Turonggo Yakso telah membina lebih dari 400 anak didik.

Pengurus sanggar menyebutkan, tambahan gamelan sangat membantu proses latihan sekaligus meningkatkan kualitas pertunjukan.

Mereka juga berharap adanya dukungan lanjutan untuk pembenahan infrastruktur, terutama atap bangunan yang masih berbahan bambu.

Novita, yang dikenal aktif mendorong pemberdayaan UMKM dan industri kreatif, menilai kawasan tersebut memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai pusat ekonomi kreatif berbasis budaya di Dongko.

Selain latihan seni, sanggar dapat dimanfaatkan untuk pelatihan pembuatan ornamen Jaranan maupun produk budaya lain yang memiliki nilai ekonomi.

“Budaya harus hidup dan memberi manfaat ekonomi. Sanggar ini bisa menjadi pusat kreativitas sekaligus pusat ekonomi kreatif masyarakat Dongko,” tegasnya.

Melalui dukungan tersebut, ia berharap pelestarian budaya dapat berjalan beriringan dengan penguatan ekonomi rakyat, sehingga generasi muda tidak hanya bangga terhadap tradisinya, tetapi juga mampu menjadikannya sebagai sumber kesejahteraan di masa depan. (aris/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Traktor Bantuan APBN Diduga Menyimpang, DPRD Jember: Dinas Pertanian Tidak Bisa Memberikan Data

JEMBER – Dugaan penyimpangan bantuan traktor dari APBN 2025 di Kabupaten Jember belum terjawab. Sejumlah kelompok ...
KRONIK

Gema 111.111 Al-Waqiah di Sumenep, Bupati Fauzi Ajak ASN Perkuat Budaya Religius

SUMENEP – Kementerian Agama Kabupaten Sumenep menginisiasi gerakan pembacaan bersama 111.111 kali Surat Al-Waqiah. ...
KRONIK

Atasi Kekeringan Dampak El Nino, Sonny Salurkan Bantuan Air Bersih ke Siliragung

BANYUWANGI – Dampak musim kemarau panjang akibat fenomena El Nino mulai dirasakan oleh sejumlah warga di wilayah ...
EKSEKUTIF

Promosi dan Mutasi Pejabat Pemkab Blitar Bakal Berbasis Manajemen Talenta

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto menegaskan promosi dan mutasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) ...
KABAR CABANG

DPC Tulungagung Dorong Media Partai Jadi Penyambung Lidah Rakyat

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung mendorong perombakan mendasar dalam ...
LEGISLATIF

Sampah Sungai Ancam Picu Banjir, Ketua DPRD Kota Malang Dorong Pemasangan Trash Boom

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mendorong Pemerintah Kota Malang memperkuat ...