Senin
27 April 2026 | 8 : 06

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sepekan Program Lapor Online, Banyuwangi Mulai Salurkan Paket Sembako untuk Warga

PDIP-Jatim-Bupati-Ipuk-01092021

BANYUWANGI – Bantuan sosial dari program Lapor Bansos melalui online bagi warga Banyuwangi yang belum tersentuh bantuan sama sekali mulai disalurkan. Bertempat di Kantor Desa Watukebo, Selasa (31/8/2021), Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, memberikan secara langsung bantuan paket sembako yang berisi beras, minyak goreng, mi instan, dan gula.

“Bantuan ini mungkin tidak bisa untuk mencukupi kebutuhan bapak-ibu semua. Namun, setidaknya, hal ini bisa menjadi pemicu semangat, bahwa kita bersama-sama di tengah pandemi ini,” ungkap Ipuk.

Bantuan ini adalah program pelaporan online yang dibuka Pemkab Banyuwangi pekan lalu. Warga cukup melapor di situs yang telah disediakan.

“Warga bisa melaporkan diri sendiri. Warga juga bisa melaporkan warga lain yang dinilai perlu mendapatkan bantuan, ini terutama untuk warga yang tidak ada akses ponsel dan internet, maka tetangganya bisa membantu lapor. Tentu saja sasarannya yang tidak termasuk penerima bansos pemerintah selama ini,” papar Ipuk.

Bupati dari PDI Perjuangan itu mengatakan, pemerintah pusat, provinsi, dan Pemkab Banyuwangi telah menyalurkan berbagai skema bansos yang menjangkau lebih dari 250.000 keluarga yang masuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Mulai dari PKH, BPNT, BLT Desa, BST Kemensos, BPUM, jaring pengaman Pemprov Jatim, dan bantuan APBD.

“Tetapi, kita semua tahu, situasi di lapangan sangat dinamis. Pandemi ini dampaknya sangat luas. Pasti ada warga yang belum terjangkau bantuan. Jangan menyalahkan kepala desa, lurah, dan RT/RW. Maka kami membuka pelaporan via online,” ujar Ipuk.

Plt Kepala Dinas Sosial Banyuwangi, Henik Setyorini, manambahkan, sejak dibuka pada 26 Agustus lalu, telah ada sekitar 16 ribu data pelapor. Saat ini proses verifikasi terus berlanjut.

“Tahap awal ini kami salurkan 2.800 paket sembako secara bertahap sesuai yang telah selesai diverifikasi. Secara bertahap, semua pengajuan akan mendapatkan sembako,” jelas Henik.

Salah seorang penerima bantuan tersebut, Nurhida, mengaku senang. Dia sebelumnya tinggal di Bali. Karena di Pulau Dewata sepi, dia pulang ke Banyuwangi.

“Alhamdulillah, bantuan ini bisa untuk mengurangi belanja sembako saya,” ungkap perempuan yang saat ini berjualan kue donut tersebut.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Nur Hasanah. Istri nelayan itu didaftarkan oleh tetangganya. “Terima kasih. Semoga bermanfaat,” jelasnya. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

MILANGKORI

Puan: Negara Wajib Jamin Anak Aman, Termasuk di Daycare

Ketua DPR RI Puan Maharani tegaskan negara wajib jamin keamanan anak, termasuk di daycare, usai kasus kekerasan di ...
KRONIK

Erma Dukung Perjuangan Asosiasi BPD Tulungagung Terkait Kuota Perempuan dalam Pencalonan

TULUNGAGUNG – Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur, Erma Susanti, mendukung perjuangan Asosiasi BPD (Badan ...
RUANG MERAH

Saat Medsos Anak Dibatasi, Orang Tua Diuji

Oleh Priyanto PEMBATASAN penggunaan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun resmi diberlakukan sejak 28 Maret ...
KABAR CABANG

DPC Kabupaten Pasuruan Tanam Ribuan Bibit Singkong dan Porang di Lereng Gunung Arjuno

KABUPATEN PASURUAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan melaksanakan aksi penanaman ...
LEGISLATIF

Yuzar Rasyid Bantu Kain Kafan dan Dana Operasional Pemulasaraan Jenazah di Jagalan

Yuzar Rasyid bantu kain kafan dan dana operasional pemulasaraan jenazah di Jagalan Kediri untuk ringankan beban ...
KABAR CABANG

Perkuat Ketahanan Pangan Keluarga, DPC Lamongan Bagikan Berbagai Bibit Tanaman Pekarangan

LAMONGAN – Di tengah tantangan perubahan iklim dan fluktuasi harga kebutuhan pokok, DPC PDI Perjuangan Kabupaten ...