Sabtu
24 Oktober 2026 | 1 : 39

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Senin Dewan Gelar Paripurna Persiapan Pelantikan Risma – Whisnu

pdip-jatim-armuji-dewan-sby

pdip-jatim-armuji-dewan-sbySURABAYA – DPRD Surabaya akan menggelar rapat paripurna istimewa penetapan pasangan wali kota dan wakil wali kota terpilih dalam Pemilu Kepala Daerah 2015, Senin (1/2/2016). Rapat paripurna istimewa itu menindaklanjuti keputusan KPU Kota Surabaya yang menetapkan Tri Rismaharini dan Whisnu Sakti Buana sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya terpilih.

“Kami sepakat, Senin jam 10.00 WIB, rapat paripurna istimewa akan kami gelar,” kata Ketua DPRD Surabaya Ir Armuji, usai memimpin rapat Badan Musyawarah (Banmus) terkait persiapan pelantikan Risma-Whisnu, Jumat (29/1/2016).

Menurut Armuji, setelah menerima surat keputusan hasil Pilkada 2015 dari KPU, melalui rapat paripurna istimewa, dewan mengusulkan pelantikan ke Menteri Dalam Negeri melalui Gubernur Jatim.

Rapat juga membahas surat edaran Mendagri nomor 100/140/SJ tentang Pengesahan, Pengangkatan dan Pemberhentian Gubernur/Wakil Gubernur, Bupati/Wakil Bupati, dan Wali Kota/Wakil Wali Kota.

“Surat edaran Mendagri tersebut menganjurkan agar DPRD segera menggelar rapat paripurna khusus yang membahas tentang penetapan wali kota,” jelas pria yang juga Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur itu.

Seperti diketahui, KPU Kota Surabaya menetapkan pasangan Tri Rismaharini-Whisnu Sakti Buana sebagai pasangan calon terpilih, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya.

Pasangan yang diusung PDI Perjuangan ini menang telak dengan pasangan calon pesaingnya, Rasiyo-Lucy Kurniasari yang diusung oleh gabungan partai Demokrat-PAN.

Sebelumnya, Mendagri Tjahjo Kumolo mengatakan, pelantikan para kepala daerah terpilih hasil pilkada serentak akan dilakukan di Istana Negara. “Lagi dinegosiasikan dengan Sekretariat Negara (kapan) hari yang tepat,” kata Tjahjo.

Menurut dia, masalah pelantikan kepala daerah harus dibahas lebih lanjut karena secara aturan, para bupati dan wali kota terpilih harus dilantik di ibu kota provinsi. “Makanya kami lihat lagi aturannya, harus buat aturan lagi, biar tak salah,” terangnya.

Tjahjo mengatakan tak masalah jika presiden ingin melantik para bupati dan wali kota terpilih. Jika presiden ingin seperti itu, pihaknya siap membantu. “Kami sebagai perangkatnya harus menyiapkan aturan,” ucapnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Dengar Aspirasi Pemuda, Bupati Lukman Buka-bukaan Soal Strategi Pembangunan Daerah

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan terus membuka ruang dialog dengan berbagai elemen masyarakat ...
KRONIK

IMM Tagih Solusi Darurat Pendidikan Jember, DPRD Bidik 23 Ribu Anak Tak Sekolah

JEMBER – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menyelesaikan persoalan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti APBD Kota Batu 2027, Dorong Kemandirian Fiskal dan Belanja Tepat Sasaran

BATU – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Batu mendorong pemerintah kota memperkuat kemandirian fiskal dalam ...
KRONIK

Makanan Diantar ke Rumah Lansia Miskin Tiap Pagi, Rantang Kasih Terus Lanjut

BANYUWANGI – Setiap pagi, sekitar pukul 06.30 WIB, Elok Susanti datang mengantarkan makanan ke rumah Sahani (67), ...
EKSEKUTIF

Anggaran Surabaya 2027 Prioritaskan Pendidikan, Kesehatan, dan Penanganan Banjir

SURABAYA – Pemerintah Kota Surabaya memprioritaskan pendidikan, kesehatan, dan penanganan banjir dalam penyusunan ...
EKSEKUTIF

Hari Santri 2026, Rijanto Dorong Santri Blitar Kuasai Teknologi dan Ikut Membangun Daerah

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto mendorong para santri menguasai ilmu agama sekaligus teknologi agar mampu mengambil ...