Sabtu
06 Juni 2026 | 1 : 14

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sekolah Tatap Muka Dimulai Juli, Agatha Usulkan Ini

pdip-jatim-agatha-kunjungi-sekolah14

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur Agatha Retnosari menyambut baik keputusan Mendikbud yang menargetkan semua sekolah sudah melakukan kegiatan pembelajaran tatap muka mulai Juli 2021 secara terbatas.

Agatha berharap adanya pembelajaran tatap muka, paling tidak bisa membantu supaya anak-anak bisa memahami materi konsep pembelajarannya dengan jauh lebih baik ketimbang hanya online.

“Tentu harapannya setelah pembelajaran tatap muka ini, tidak ada yang namanya klaster baru karena ini menyangkut masa depan generasi kita anak-anak,” kata Agatha, Rabu (14/4/2021).

Soal pembelajaran tatap muka, Agatha pun mengusulkan agar diadakan kelas pagi dan siang.

“Kalau misalnya dibagi ada yang offline dan online itu guru sebagai manusia kan punya keterbatasan, jadi mereka harus membagi konsentrasinya di depan anak-anak yang mereka hadapi ditambah anak-anak yang ada di rumah. Akan jauh lebih baik jika pemerintah mempertimbangkan ada kelas pagi dan siang,” ujarnya.

“Kalau ada seperti itu (kelas pagi dan siang, red), otomatis ada tambahan jam kerja untuk guru. Nah ini juga harus dipikirkan oleh pemerintah, entah dengan memberikan insentif atau seperti apa. Karena kasihan gurunya,” sambung Agatha.

Terkait dibukanya kembali sekolah tatap muka secara terbatas pada Juli mendatang, pada Senin (12/4/2021) Agatha berkunjung ke beberapa sekolah swasta di Surabaya. Di antaranya SDK Santa Theresia, SDK Santa Theresia 2, SMPK Stanislaus 2 dan SDK Kristus Raja.

“Saya kunjungan ke beberapa sekolah di Dapil, karena kalau bicara tupoksi memang itu bukan tupoksi saya karena saya ada di Komisi B DPRD Jatim. Tapi sebagai anggota dewan dari Dapil Surabaya kan harus mendengarkan semua ya, bukan hanya urusan komisinya saja,” jelasnya.

Terlebih, lanjutnya, Ketua DPRD Jatim juga telah menyerukan untuk guru-guru segera divaksin, maka ia turut mengawal pelaksanaannya di Surabaya.

“Kalau dari vaksinasi, semua sudah divaksin mulai dari guru-guru, kepala sekolah. Jadi artinya mereka sudah siap kalau misalnya pemerintah menerapkan pembelajaran tatap muka, termasuk sarana dan prasarananya. Rata-rata sekolah yang saya kunjungi ini sudah siap,” sebutnya.

Dalam kunjungan tersebut, Agatha menerima laporan bahwa jumlah murid Taman Kanak-kanak (TK) mengalami penurunan drastis selama pandemi Covid-19 lantaran banyak orang tua yang memilih menunda memasukkan anaknya ke TK.

“Mungkin hal-hal seperti ini sepertinya sepele ya, terlebih untuk masuk SD kan tidak harus ada ijazah TK, cuma memang para guru yang ada di SD harus lebih ekstra nantinya, khususnya guru kelas 1 dan 2 kalau sekolah tatap muka ya mereka harus siap dengan anak-anak yang mungkin belum bisa membaca dan menulis,” ujar Agatha. (dhani/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Jatim Soroti Ketimpangan DBHCHT, Minta Daerah Penghasil Dapat Porsi Lebih Berkeadilan

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur membawa isu strategis DBHCHT, kinerja BUMD, dan penyesuaian program ...
KABAR CABANG

Mencari Mereka yang Tercecer dari Bansos, Kerja-kerja Kerakyatan dari PAC PDIP Mumbulsari

Kisah pendampingan warga prasejahtera di Mumbulsari, Jember. Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan turun ...
LEGISLATIF

Diana Sasa: Ketahanan Ekologi Harus Jadi Prioritas Pembangunan Daerah

Anggota DPRD Jawa Timur Diana Sasa menegaskan ketahanan ekologi harus menjadi prioritas pembangunan daerah. ...
KRONIK

Ganjar Minta Legislator PDIP Jaga Uang Rakyat Agar Tidak Boncos dan Bocor

Ketua DPP PDI Perjuangan Ganjar Pranowo mengingatkan anggota Fraksi PDIP DPRD untuk mengawal penggunaan APBD secara ...
SEMENTARA ITU...

Di Depan Rumah Itu, Sholikah Menitipkan Harapan Baru untuk Tiga Cucunya

Kisah haru Sholikah, warga Kandat, Kediri, yang mengasuh tiga cucu dalam keterbatasan ekonomi. Bantuan rombong ...
HEADLINE

Megawati: Politik Anggaran Harus Menjadi Instrumen Keadilan Sosial bagi Rakyat

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menegaskan politik anggaran harus menjadi instrumen keadilan ...