Rabu
16 September 2026 | 3 : 52

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sekjen PDIP: Jakob Oetama Melihat Segala Persoalan dengan Hati

pdip-jatim-jakob-oetama-100920

JAKARTA – Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, mengatakan Partainya ikut berbelasungkawa atas wafatnya pendiri Kompas Gramedia dan Pemimpin Umum Harian Kompas, Jakob Oetama, pada Rabu (9/9/2020).

“Seluruh keluarga besar PDI Perjuangan mengucapkan duka cita yang mendalam, dan mendoakan almarhum, semoga dilapangkan jalannya menuju peristirahatan kekal dan abadi dalam terang surgawi,” ucap Hasto, Kamis (10/9/2020).

Atas berpulangnya tokoh pers nasional ini, lanjut Hasto, Indonesia kehilangan tokoh besar yang menjadi panutan, sosok pejuang yang rendah hati dan menyuarakan nilai-nilai kemanusiaan. “Dan keberpihakannya bagi rakyat kecil,” sebutnya.

Menurut Hasto, Jakob Oetama adalah sosok yang melihat persoalan dengan hati dan pikiran yang jernih sehingga tindakannya menjadi teladan.

“Pak Jakob Oetama sosok yang melihat segala persoalan dengan hati, melalui pikiran yang jernih sehingga dari keseluruhan tindakan beliau, memancarkan terang dan menjadi teladan,” ujar Hasto.

Jenazah Jakob Oetama dimakamkan dalam tata cara kenegaraan di Taman Makam Pahlawan Kalibata pada Kamis hari ini pukul 11.20 WIB.

Serah terima jenazah dari keluarga kepada negara oleh Ketua MPR RI Bambang Soesatyo. Upacara pemakaman dipimpin oleh mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla sebagai inspektur upacara.

“Pemakaman Bapak Jakob Oetama di Taman Makam Pahlawan Kalibata sebagai penghargaan atas Bintang Mahaputera Utama yang diterimanya pada tahun 1973. Kala itu beliau juga menjabat sebagai anggota MPR RI,” ujar Corporate Communications Director Rusdi Amral dalam siaran pers, Kamis (10/9/2020).

Jenazah Jakob Oetama sebelumnya disemayamkan di Gedung Kompas Gramedia Palmerah Selatan. Misa pelepasan jenazah diselenggarakan pada pagi hari ini pukul 10.00.

Jakob Oetama (88) meninggal dunia di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading, Jakarta, Rabu (9/9/2020) pukul 13.05 WIB.

Jakob wafat setelah mengalami gangguan multiorgan. Usia sepuh kemudian memperparah kondisi Jakob hingga akhirnya mengembuskan napas terakhir. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Surabaya Usulkan Pekerja Kebersihan Kampung Digandeng BPJS Ketenagakerjaan

SURABAYA — DPRD Kota Surabaya mendorong pekerja kebersihan di lingkungan kampung yang selama ini menerima upah dari ...
KRONIK

Kawal Penyaluran Air, Natasha Devianti Pastikan Bantuan Masuk Wilayah Kekeringan Bojonegoro

BOJONEGORO – Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Bojonegoro, Natasha Devianti, bergerak, mengawal penyaluran air bersih ...
EKSEKUTIF

Rijanto Cek Jalan dan Jembatan di Blitar, Pastikan Pembangunan Tepat Sasaran dan Bermanfaat

BLITAR — Bupati Blitar Rijanto turun langsung mengecek progres pembangunan infrastruktur di sejumlah wilayah ...
KRONIK

Mengurai Ruwet Distribusi Pupuk Subsidi di Magetan, dari Kendala NIK Petani hingga Jumlah Poktan

MAGETAN – Persoalan masih saja membelit di seputar pupuk bersubsidi. Meski pemerintah dan produsen menyatakan stok ...
KRONIK

KPU Kabupaten Pasuruan Kaji Penataan Dapil Pemilu 2029, DPC PDIP Sampaikan Pertimbangan Beban Anggaran

KABUPATEN ‎PASURUAN – KPU Kabupaten Pasuruan, secara internal mulai mengkaji penataan daerah pemilihan (dapil) ...
KRONIK

IKS-PI Cup 3 Jadi Ruang Pembinaan Remaja, Doding: Silat Harus Bermuara ke Prestasi  

IKS-PI Cup 3 Trenggalek menjadi ruang pembinaan pesilat muda sekaligus menekan tawuran dan kenakalan remaja. Doding ...