oleh

Sejumlah KBRI Promosikan Wisata Banyuwangi, Ipuk: Ini Penyemangat Kami Bangkit

-Eksekutif-13 kali dibaca

BANYUWANGI – Sejumlah Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di luar negeri ramai-ramai mempromosikan pariwisata Banyuwangi. Melalui akun resmi media sosialnya masing-masing, KBRI di berbagai negara tersebut mengunggah destinasi pariwisata yang ada di Kabupaten Banyuwangi.

Seperti postingan KBRI di Washington DC, Amerika Serikat,  Senin (4/10/2021) melalui akun twitter resminya @IndonesiainDC (Indonesian Embassy in Washington) mengunggah video kolase destinasi pariwisata di Banyuwangi dengan judul “Enjoying The Exotic Banyuwangi, The Sunrise of Java”.

Dalam kolase video tersebut ditampilkan berbagai destinasi andalan Banyuwangi, seperti Kawah Ijen, Bangsring Underwater, De Djawatan, dan Kampung Kopi Gombengsari, lengkap dengan narasi dalam bahasa Inggris.

“Banyuwangi, also called the Sunrise of Java, is located just across the western part of Bali island. To get there, you can travel by ferry or flight from Bali, and discover wonderful tourism attractions such as the infamous Blue Flame in ljen Crater,” tulis KBRI Washington DC Amerika Serikat melalui akun resminya.

Tidak hanya Washington DC, KBRI di Sydney Australia juga mengunggah hal serupa. Dalam unggahan di akun twitter resmi mereka @IndonesiaInSyd (Indonesian Consulate General Sydney), terpampang foto Kawah Ijen, Bangsring Underwater, De Djawatan, dan Kampung Kopi Gombengsari.

Dalam unggahan tersebut itu, KBRI di Sydney Australia menuliskan, “Did you know? Banyuwangi is a regency in East Java province in Indonesia. This regency is also known as “The Sunrise of Java” because it is located at the easternmost tip of Java Island. Banyuwangi is surrounded by mountains and forests to the west; by sea to the east and south.”

Selain dua KBRI tersebut, beberapa KBRI lain di berbagai negara juga mempromosikan hal serupa dengan narasi yang berbeda-beda. Seperti KBRI di Bern, Swiss; KBRI di Doha, Qatar; dan KBRI di berbagai negara lainnya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengucapkan terima kasih atas dukungan yang dilakukan kedutaan besar Indonesia untuk lebih mempopulerkan pariwisata Banyuwangi.

“Terima kasih atas dukungan teman-teman KBRI. Juga yang pasti ini merupakan bagian dari diplomasi Kementerian Luar Negeri untuk memacu pengembangan daerah. Ini sangat berarti bagi Banyuwangi yang saat ini tengah berusaha melakukan pemulihan ekonomi di bidang pariwisata seiring dengan mulai melandainya kasus Covid-19,” kata Ipuk, Senin (4/10/2021).

Kelapa daerah dari PDI Perjuangan tersebut mengatakan, dukungan melalui postingan di akun media sosial KBRI tersebut, sangat memotivasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi untuk lebih banyak berinovasi dalam mengembangkan sektor pariwisata. Sehingga akan lebih banyak menarik wisatawan mancanegara.

“Apa yang dilakukan oleh KBRI ini, membuat kami semakin termotivasi untuk lebih inovatif lagi dalam mengembangkan sektor pariwisata Banyuwangi, sehingga kami harap ke depan semakin banyak wisatawan, khususnya dari mancanegara yang melancong di Banyuwangi,” jelas Ipuk.

Ipuk juga menjelaskan, saat pandemi mulai terkendali, orang-orang akan kembali berburu aktivitas leisure, seperti berwisata dan kuliner. Hal tersebut adalah momentum yang baik untuk kembali membangkitkan pariwisata.

Untuk menangkap momen tersebut, Pemkab Banyuwangi telah menyiapkan strategi triple track stategy, atau strategi tiga makin, agar pariwisata Banyuwangi kembali menggeliat

“Di saat itulah tercipta momentum Post-Pandemic Rebound. Momentum itu jangan sampai lepas. Leisure economy akan kembali bangkit. Maka, kita siapkan tiga strategi pariwisata, triple track stategy. Yakni, pariwisata yang makin digital, makin kreatif, dan makin sehat. Ini kita sebut ‘tiga makin’. Dukungan dari KBRI kian menambah semangat kami,” pungkasnya. (ryo/set)