Selasa
27 Oktober 2026 | 4 : 10

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sejauh Mana RPJMD Sidoarjo Mengakomodasi Kebutuhan Masyarakat?

IMG-20250705-WA0011_copy_1280x855

SIDOARJO — Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tak sekadar dokumen. Tapi visi misi kepala dan wakil kepala daerah terpilih sekaligus amanat rakyat.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Sidoarjo dalam forum konsultasi publik rancangan akhir RPJMD Kabupaten Sidoarjo Tahun 2025-2029 di Kantor Bappeda Sidoarjo, Sabtu (5/7/2025).

“RPJMD ini bukan sekadar dokumen, tapi roh pemerintahan daerah dalam menjalankan kewajibannya. Sejauh mana dokumen ini mampu mengakomodasi kebutuhan masyarakat, itulah ukuran keberhasilan kita,” ujar Suyarno.

Suyarno menjelaskan bahwa arah RPJMD telah digodok dengan fokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui tiga sasaran utama. Yakni pendidikan dan kesehatan, infrastruktur, serta layanan publik.

“Pendidikan dan kesehatan adalah kebutuhan dasar masyarakat yang tidak bisa ditawar. Itu jadi prioritas dalam RPJMD,” tegas Suyarno.

Ia mencontohkan, pembangunan infrastruktur yang baik terbukti membawa dampak nyata, bahkan pada sektor ekonomi masyarakat.

“Dulu Kebonjeruk sering banjir. Tapi setelah infrastrukturnya diperbaiki, bukan cuma banjir hilang, harga tanah juga naik. Itu bukti langsung manfaatnya,” tambahnya.

Dalam bidang pelayanan publik, digitalisasi administrasi juga menjadi perhatian. Menurut Suyarno, sistem yang transparan dan efisien akan mempermudah akses warga terhadap berbagai layanan dasar.

“Di era digital ini, administrasi harus jadi jembatan, bukan penghalang. Semua kebijakan harus mengarah pada kesejahteraan, keadilan, dan kemudahan bagi rakyat,” kata Suyarno.

Legislator asal PDI Perjuangan ini menegaskan bahwa RPJMD harus menjadi manifestasi visi dan misi kepala daerah yang terpilih, dan tidak boleh menyimpang dari amanat masyarakat.

Suyarno berharap forum yang digelar tidak hanya menjadi ajang seremonial, melainkan wadah aspiratif yang memberi ruang bagi seluruh elemen untuk menyampaikan pandangan.

“RPJMD ini harus tumbuh dari masukan semua pihak. Bukan milik segelintir orang, tapi milik seluruh warga Kabupaten Sidoarjo,” tuturnya.

Forum dihadiri Ketua Pansus I RPJMD, Tarkit Erdianto, Wakil Ketua Pansus I, Moch. Dhamroni Chudlori, Kepala Bappeda Sidoarjo’, Heri Soesanto dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh masyarakat, serta perwakilan media massa.(hd/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Kawal Kasus Kekerasan Anak Medokan, Armuji Dukung Evaluasi UU Perlindungan Anak

SURABAYA – Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, mendorong pembentukan Peraturan Daerah (Perda) Anti-Perundungan ...
LEGISLATIF

Eri Irawan Dorong Wira Wiri Kenpark–Purabaya Naik Kelas, Kapasitas Armada Perlu Ditambah

SURABAYA – Tingginya keterisian penumpang dan panjangnya jarak perjalanan menjadi alasan Ketua Komisi C DPRD ...
MILANGKORI

Mbah Jenggot, Penjaga Langen Tayub Tuban yang Bertahan di Antara Panggung dan Perjuangan Hidup

Sejak 2001, Suparminto setia menjadi cucuk lampah seni Langen Tayub. Ketika tanggapan ramai, ada penghasilan untuk ...
SEMENTARA ITU...

Doding Rahmadi Ajak Rider Trail Perkuat Gotong Royong, Bantu Pembangunan Masjid di Trenggalek

TRENGGALEK – Hobi memacu adrenalin di jalur perbukitan dan hutan bisa berjalan beriringan dengan kepedulian sosial. ...
KRONIK

Atasi Kelangkaan Solar, Pemkab Bangkalan Terbitkan Edaran Khusus BBM Petani

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan terbitkan edaran khusus memprioritaskan alokasi Bahan Bakar ...
KRONIK

Polusi Surabaya Makin Parah, Wali Kota Eri Bongkar Penyebabnya

SURABAYA – Kondisi udara Kota Surabaya belakangan ini menjadi perbincangan hangat warganet. Sebagian dari mereka ...