Kamis
13 Agustus 2026 | 9 : 39

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Santoso Segera Gelontor Anggaran Rp 50-100 Juta Per RT/RW se-Kota Blitar

pdip-jatim-sertijab-walikota-blitar-2

BLITAR – Wali Kota Blitar Santoso mengatakan, 100 hari kerja bersama Wawali Tjutjuk Sunario, digunakan untuk memenuhi kontrak politik yang telah dibuatnya bersama masyarakat pada saat masa kampanye.

Dia menyebutkan, salah satu kontrak politik bersama masyarakat adalah program anggaran satu rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW) mendapatkan Rp 50 sampai 100 juta per tahunnya. 

“Sudah kami sampaikan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD), bagaimana menerjemahkan dan menyusun regulasi juklak dan juknis ini agar benar-benar dapat segera direalisasikan,” kata Santoso, usai sertijab Wali Kota dan Wakil Wali Kota Blitar di gedung DPRD setempat, Rabu (3/3/2021).

Terkait detail penggunaan anggaran itu, politisi PDI Perjuangan ini menjelaskan, akan menyerahkan sepenuhnya kepada masing-masing RT. Mulai dari perencanaan, pelaksanaan sampai dengan pengawasannya.

Pihaknya hanya ingin memfasilitasi masyarakat untuk merealisasikan inovasi dan kreativitas masing-masing sesuai keadaan serta keperluan yang dibutuhkan masyarakat dan lingkungan.

“Hanya, nanti akan kami siapkan tenaga pendamping dari OPD terkait. Agar pelaksanaan program inovasi masyarakat dapat berjalan dengan lancar, sebagai pertimbangan program anggaran satu RT sebesar 100 juta adalah program yang masih pertama kali dilakukan Pemkot Blitar,” tandasnya.

Dalam keterangan persnya usai acara sertijab yang dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Santoso dan Tjujuk Sunario menyebut akan berfokus terhadap program janji dalam kampanyenya.

“Kedepan Kota Blitar akan menjadi daerah yang sangat menjunjung tinggi nilai-nilai keberagaman, religius, dan nasionalis,” ujar Santoso.

Sementara itu, Wakil Walikota Blitar, Tjutjuk Sunario memastikan bahwa program 100 juta itu akan berjalan dengan lancar dan tepat sasaran sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Saya jamin tidak ada kerawanan pada pelaksanaan program 100 juta ini, karena selain kami siapkan tenaga pendamping, juga akan kami kawal langsung agar proses pelaksanaannya bisa transparan,” ujarnya. (arif)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Malang Minta Diskominfo Optimalkan 7 Videotron, Jangan Tambah Aset yang Bebani APBD

MALANG – DPRD Kabupaten Malang meminta Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mengoptimalkan tujuh aset ...
KABAR CABANG

Musran-Musanran Rampung, PDIP Trenggalek Konsolidasi Struktur Desa Hadapi Agenda 2027-2029

DPC PDI Perjuangan Trenggalek merampungkan Musran-Musanran di 152 desa dan mulai mengonsolidasikan pengurus baru ...
LEGISLATIF

Sidang Tahunan MPR 2026 Dimajukan ke 14 Agustus, Puan Pastikan DPR Lebih Khidmat

Sidang Tahunan MPR 2026 dimajukan menjadi Jumat, 14 Agustus karena 16 Agustus jatuh pada Minggu. Puan memastikan ...
KABAR CABANG

Bojonegoro Dilanda Kekeringan, Warga Sukosewu Terima Bantuan 10.000 Liter Air Bersih dari Abidin Fikri

BOJONEGORO – Dampak musim kemarau dan fenomena El Nino mulai meluas di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Salah satu ...
KRONIK

Candra Minta TAPD Jember Buka Angka di Balik Rencana Utang Rp786 Miliar

JEMBER – Ketua Komisi B DPRD Jember Candra Ary Fianto meminta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) membuka seluruh ...
KRONIK

Sonny PDIP Ajak KTH dan UMKM Kayu Banyuwangi Jaga Hutan dari Hulu hingga Hilir

BANYUWANGI – Anggota Komisi IV DPR RI, Sonny T. Danaparamita, mendorong Kelompok Tani Hutan (KTH), pelaku industri, ...