Selasa
21 Juli 2026 | 7 : 59

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Santoso Dorong Milenial Kota Blitar Manfaatkan 1.063 Ha Lahan Kosong untuk Bertani

pdip-jatim-santoso-petani-milenial-28

BLITAR – Wali Kota Blitar Santoso mendorong generasi muda di Kota Blitar menjadi petani modern dan memiliki semangat tinggi untuk memanfaatkan lahan sempit menjadi media bertani yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar.

Dia menyebut, saat ini Kota Blitar memiliki lahan pertanian yang masih kosong dengan luas area 1.063 hektare. Lahan tersebut, kata Santoso, disiapkan untuk pengembangan potensi usaha, utamanya pada bidang pertanian.

“Silakan dimanfaatkan semaksimal mungkin, dengan harapan betul-betul mendapatkan manfaat, demi kemajuan pertanian di Kota Blitar,” kata Santoso, saat membuka Bimtek Peningkatan Kapasitas Kepada Petani Milenial, di Aula Kebun Holtikultura, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Blitar, Selasa (27/4/2021).

Masalah pertanian, beber Santoso, tidak bisa lepas dari Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan). Menurutnya, kelompok ini memiliki peran yang sangat penting atau bahkan sangat dominan sebagai penentu keberhasilan bidang pertanian.

Sebab, sebut kader PDI Perjuangan ini, tanpa ada dukungan dari Gapoktan, sangat tidak mungkin pertanian akan bisa berjalan maju dan menghasilkan kesuksesan.

Gapoktan ini, tambah dia, juga menjadi kunci bagaimana terjaganya komoditas pangan. Oleh karenanya, kerja sama antara para petani dengan pemerintah dalam hal pertanian sangat diperlukan atau bisa dibilang saling berkaitan.

Oleh sebab itu, untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemkot Blitar sengaja menghadirkan orang-orang yang kompeten dan ahli dalam bidang pertanian dalam kegiatan bimtek.

“Makanya kita undang orang- orang yang ahli di bidangnya. Supaya memberikan ilmunya kepada peserta yang ikut dalam kegiatan ini,” terang dia.

“Dengan ilmu pengetahuan yang diperoleh, petani milenial ini nantinya akan termotivasi bagaimana mengolah lahan yang sempit dengan baik menggunakan infrastruktur dan teknologi yang tersedia,” lanjut Santoso.

Selain untuk mengantisipasi adanya krisis pangan, Santoso juga mengingatkan masyarakat atau petani agar peka terhadap masalah yang sering dialami para petani.

Antara lain, serangan hama yang kerap terjadi sehingga memicu gagal panen serta anjloknya harga jual komoditas pertanian saat panen tiba.

Untuk itu dia pun berharap, agar para kalangan milenial bisa memanfaatkan bimbingan teknis ini dengan sebaik-baiknya, agar bisa menambah wawasan yang luas demi kualitas pertanian yang lebih baik di Kota Blitar. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Asmadi Minta UMKM Dilibatkan dalam Revitalisasi GOR Ganesha, Pedagang Lama Harus Diprioritaskan

BATU – Ketua Komisi B DPRD Kota Batu, Asmadi, meminta Pemerintah Kota Batu melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, ...
SEMENTARA ITU...

Ketika Pelari Kenya Terjebak di Jember, Gotong Royong Mengantarnya Pulang

JEMBER — Debu musim kemarau beterbangan di sepanjang jalan Kota Jember. Matahari siang memantulkan hawa panas dari ...
KRONIK

Puan Maharani Tekankan Literasi Digital dan Komunikasi Negara untuk Tangkal Hoaks tentang DPR

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan maraknya hoaks yang menyasar DPR RI menjadi pengingat pentingnya ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Dorong Pemkot Percepat Pembangunan Pintu Air Kali Jagir

SURABAYA – Ketua Komisi C DPRD Surabaya Eri Irawan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mempercepat ...
LEGISLATIF

Baktiono Dorong Pemkot Surabaya Proaktif Cari Pimpinan Perumda yang Kompeten

Anggota Komisi B DPRD Surabaya Baktiono meminta Pemkot Surabaya proaktif mencari figur profesional berkompeten ...
HEADLINE

Hasto: Program MBG Lebih Efektif Jika Libatkan Warung dan UMKM Lokal

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai Program Makan Bergizi Gratis akan lebih efektif jika melibatkan ...