Jumat
05 Juni 2026 | 8 : 35

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Santoso Dorong Milenial Kota Blitar Manfaatkan 1.063 Ha Lahan Kosong untuk Bertani

pdip-jatim-santoso-petani-milenial-28

BLITAR – Wali Kota Blitar Santoso mendorong generasi muda di Kota Blitar menjadi petani modern dan memiliki semangat tinggi untuk memanfaatkan lahan sempit menjadi media bertani yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar.

Dia menyebut, saat ini Kota Blitar memiliki lahan pertanian yang masih kosong dengan luas area 1.063 hektare. Lahan tersebut, kata Santoso, disiapkan untuk pengembangan potensi usaha, utamanya pada bidang pertanian.

“Silakan dimanfaatkan semaksimal mungkin, dengan harapan betul-betul mendapatkan manfaat, demi kemajuan pertanian di Kota Blitar,” kata Santoso, saat membuka Bimtek Peningkatan Kapasitas Kepada Petani Milenial, di Aula Kebun Holtikultura, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Blitar, Selasa (27/4/2021).

Masalah pertanian, beber Santoso, tidak bisa lepas dari Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan). Menurutnya, kelompok ini memiliki peran yang sangat penting atau bahkan sangat dominan sebagai penentu keberhasilan bidang pertanian.

Sebab, sebut kader PDI Perjuangan ini, tanpa ada dukungan dari Gapoktan, sangat tidak mungkin pertanian akan bisa berjalan maju dan menghasilkan kesuksesan.

Gapoktan ini, tambah dia, juga menjadi kunci bagaimana terjaganya komoditas pangan. Oleh karenanya, kerja sama antara para petani dengan pemerintah dalam hal pertanian sangat diperlukan atau bisa dibilang saling berkaitan.

Oleh sebab itu, untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemkot Blitar sengaja menghadirkan orang-orang yang kompeten dan ahli dalam bidang pertanian dalam kegiatan bimtek.

“Makanya kita undang orang- orang yang ahli di bidangnya. Supaya memberikan ilmunya kepada peserta yang ikut dalam kegiatan ini,” terang dia.

“Dengan ilmu pengetahuan yang diperoleh, petani milenial ini nantinya akan termotivasi bagaimana mengolah lahan yang sempit dengan baik menggunakan infrastruktur dan teknologi yang tersedia,” lanjut Santoso.

Selain untuk mengantisipasi adanya krisis pangan, Santoso juga mengingatkan masyarakat atau petani agar peka terhadap masalah yang sering dialami para petani.

Antara lain, serangan hama yang kerap terjadi sehingga memicu gagal panen serta anjloknya harga jual komoditas pertanian saat panen tiba.

Untuk itu dia pun berharap, agar para kalangan milenial bisa memanfaatkan bimbingan teknis ini dengan sebaik-baiknya, agar bisa menambah wawasan yang luas demi kualitas pertanian yang lebih baik di Kota Blitar. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Jatim Soroti Ketimpangan DBHCHT, Minta Daerah Penghasil Dapat Porsi Lebih Berkeadilan

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur membawa isu strategis DBHCHT, kinerja BUMD, dan penyesuaian program ...
KABAR CABANG

Mencari Mereka yang Tercecer dari Bansos, Kerja-kerja Kerakyatan dari PAC PDIP Mumbulsari

Kisah pendampingan warga prasejahtera di Mumbulsari, Jember. Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan turun ...
LEGISLATIF

Diana Sasa: Ketahanan Ekologi Harus Jadi Prioritas Pembangunan Daerah

Anggota DPRD Jawa Timur Diana Sasa menegaskan ketahanan ekologi harus menjadi prioritas pembangunan daerah. ...
KRONIK

Ganjar Minta Legislator PDIP Jaga Uang Rakyat Agar Tidak Boncos dan Bocor

Ketua DPP PDI Perjuangan Ganjar Pranowo mengingatkan anggota Fraksi PDIP DPRD untuk mengawal penggunaan APBD secara ...
SEMENTARA ITU...

Di Depan Rumah Itu, Sholikah Menitipkan Harapan Baru untuk Tiga Cucunya

Kisah haru Sholikah, warga Kandat, Kediri, yang mengasuh tiga cucu dalam keterbatasan ekonomi. Bantuan rombong ...
HEADLINE

Megawati: Politik Anggaran Harus Menjadi Instrumen Keadilan Sosial bagi Rakyat

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menegaskan politik anggaran harus menjadi instrumen keadilan ...