Jumat
05 Juni 2026 | 10 : 24

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sanggar Budaya Binaan Kader Kota Probolinggo Gelar Kirab dan Ritual Tolak Bala

pdip-jatim-kota-probolinggo-150122-budaya-a

KOTA PROBOLINGGO – Memperingati hari ulang tahunnya ke-12, Sanggar Wardi Budoyo menggelar pagelaran budaya. Mulai dari kirab, seni tari, hingga ritual tolak bala, memanjatkan doa kepada Tuhan agar negeri ini terhindar dari musibah dan wabah.

Acara dilaksanakan di Jalan Ir H Juanda, Kelurahan Tisnonegaran, Kecamatan Kanigaran. Lokasinya, berada persis di depan markas sanggar yang sudah bertahun-tahun eksis dalam menjaga kelestarian budaya.

Pembina Sanggar Mardi Budoyo, Bambang Sripono atau Mbah Guco, ritual budaya bagian dari eksistensi sekaligus doa agar terhindar dari segala musibah. Selain itu, kegiatan ini digelar dalam rangka ulang tahun Sanggar Wardi Budoyo yang ke-12.

“Harapannya ini menjadi keinginan bersama agar segala wabah, musibah, dan marabahaya menjauh terutama dari Kota Probolinggo ini,” ucap Mbah Guco, kader kehormatan PDI Perjuangan Kota Probolinggo.

Pernak-pernik dalam ritual tersebut bervariasi. Seperti sejumlah sesajen yang dihidangkan, di antaranya ingkung ayam dengan nasi putih, kopi, dua sisir pisang, bunga tuju rupa.

Mbah Guco (mengenakan blangkon), dalam acara pagelaran seni dan budaya.

Kondisi itu, membuat warga sekitar begitu antusias melihat. Bahkan sejumlah pengendara motor, ikut hanyut dalam perayaan yang membuat mereka berhenti dari kendaraan.

Rupanya, kegiatan ritual dan seni budaya itu tak hanya sore itu dilakukan. Malam ini pun, acara akan dilanjutkan oleh Sanggar Mardi Budoyo. Salah satu yang disajikan, adalah Tari Leng Nggasor, atau Lenggah Ningsor yang artinya duduk di bawah.

Wakil Ketua Bidang Penanggulangan Bencana dan Kesehatan DPC PDI Perjuangan Kota Probolinggo, Tommy W Prakoso. Tommy, sapaan akrabnya menilai Sanggar Mardi Budoyo bisa jadi inspirasi dalam upaya pelestarian seni dan kebudayaan tradisional.

“Tentunya ini sangat bagus dan perlu kita apresiasi, karena ini bentuk menjaga kelestarian bangsa. Harapannya ini terus dilakukan sebab akan menjadi warisan kelak bagi anak cucu bangsa,” ucapnya.

Ketua Organda Probolinggo ini juga berharap, agar konsistensi terus dijaga. Nantinya, bisa menjadi trendsetter bagi anak-anak khususnya millenial yang saat ini cenderung lebih hobi menggunakan gadget. (drw/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Jatim Soroti Ketimpangan DBHCHT, Minta Daerah Penghasil Dapat Porsi Lebih Berkeadilan

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur membawa isu strategis DBHCHT, kinerja BUMD, dan penyesuaian program ...
KABAR CABANG

Mencari Mereka yang Tercecer dari Bansos, Kerja-kerja Kerakyatan dari PAC PDIP Mumbulsari

Kisah pendampingan warga prasejahtera di Mumbulsari, Jember. Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan turun ...
LEGISLATIF

Diana Sasa: Ketahanan Ekologi Harus Jadi Prioritas Pembangunan Daerah

Anggota DPRD Jawa Timur Diana Sasa menegaskan ketahanan ekologi harus menjadi prioritas pembangunan daerah. ...
KRONIK

Ganjar Minta Legislator PDIP Jaga Uang Rakyat Agar Tidak Boncos dan Bocor

Ketua DPP PDI Perjuangan Ganjar Pranowo mengingatkan anggota Fraksi PDIP DPRD untuk mengawal penggunaan APBD secara ...
SEMENTARA ITU...

Di Depan Rumah Itu, Sholikah Menitipkan Harapan Baru untuk Tiga Cucunya

Kisah haru Sholikah, warga Kandat, Kediri, yang mengasuh tiga cucu dalam keterbatasan ekonomi. Bantuan rombong ...
HEADLINE

Megawati: Politik Anggaran Harus Menjadi Instrumen Keadilan Sosial bagi Rakyat

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menegaskan politik anggaran harus menjadi instrumen keadilan ...