Rabu
15 Juli 2026 | 12 : 27

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sandiaga Curi Ilmu dari Bupati Banyuwangi yang Sulap Kota Santet Jadi Tujuan Wisata

pdip-jatim-sandi-anas-120121

JAKARTA – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengundang Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, ke ibu kota. Mereka membahas desa wisata.

Pertemuan Sandi dan Bupati Banyuwangi itu dilakukan di Restoran Lara Djonggrang, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (12/1/2021). 

Anas menyampaikan pengalaman membangun Banyuwangi yang dulu memiliki citra kota santet menjadi kota festival dan tujuan wisata setelah dipimpinnya.

Selain dinilai berhasil membangun wisata, Anas dinilai bisa melibatkan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kabupaten Banyuwangi. Setidaknya, dari semula sebanyak 400.000-500.000 UMKM, kini Banyuwangi memiliki 5,3 juta pelaku UMKM.

“Bersama ‘Bupati Legendaris’, Bupati Banyuwangi yang menjadi acuan bagaimana pariwisata dan ekonomi kreatif daerah bisa bangkit dari hanya 400.000-500.000 sekarang jadi 5,3 juta,” kata Sandi dalam rilis kepada detikTravel, Rabu (13/1/2021).

“Dan ini membuka lapangan kerja yang luar biasa sekali, tadi kita bertukar pikiran, saya menyerap banyak sekali,” dia menambahkan.

Anas malah tidak menyangka diajak untuk menyampaikan pengalamannya membangun Banyuwangi.

“Saya kira tantangan Pak Menteri sekarang ini luar biasa, dan kami mengapresiasi kerja cepat Pak Menteri-Pak Sandi yang turun mau mendengar dari berbagai sumber,” kata Anas.

“Ini sangat luar biasa, beliau mau mendengar dari mantan-mantan menteri termasuk ingin mendengar cerita kami dari kampung,” dia menambahkan.

Dalam kesempatan tersebut, Anas mengungkapkan sejumlah materi yang dibahas dalam diskusi, mulai dari pemberdayaan desa wisata hingga Dana Alokasi Khusus (DAK) bagi pelaku seni budaya, dan desa wisata. 

Anas juga menyampaikan sejumlah tantangan dalam mengembangkan desa wisata dan potensi wisata desa.

“Beliau tadi menyampaikan bagaimana program rencana DAK yang akan memberikan ruang bagi pelaku seni budaya dan wisata desa untuk bisa bangkit dan hidup,” ujar Anas.

“Tentu ini angin segar bagi daerah, dan mudah-mudahan ke depan bisa dieksekusi oleh Pak Menteri yang baru,” dia menambahkan.

Di akhir pertemuan itu, Sandiaga Uno mengungkapkan rencana untuk berkunjung ke Banyuwangi usai pembatasan sosial berskala besar (PSBB) ketat DKI Jakarta usai.

“Terima kasih dan Insya Allah akan segera datang (berkunjung) setelah PSBB ini, mudah-mudahan Covid-19 bisa diatasi, protokol kesehatannya bisa juga ditingkatkan kepatuhannya,” kata Sandi.

“Saya ingin berkunjung lagi, bertemu dengan para pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif,” Sandi menambahkan.

“Kami tunggu dengan senang hati,” Anas menimpali. (detik)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Mia Desak Pemkot Malang Evaluasi Data Kemiskinan agar Bansos Tepat Sasaran

Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mendesak Pemkot Malang mengevaluasi data kemiskinan agar ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Surabaya Ajak Anak Muda Kikis Stigma Negatif Politik

SURABAYA – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Surabaya, Budi Leksono, menegaskan bahwa lembaga legislatif selalu ...
LEGISLATIF

Puan Minta Pemerintah Perkuat Kesiapsiagaan Nasional Hadapi Aktivitas Gunung Anak Krakatau

Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah memperkuat kesiapsiagaan nasional menyusul meningkatnya aktivitas ...
LEGISLATIF

Widarto Serap Aspirasi Warga, Perbaikan Jalan Desa Jadi Prioritas Pembahasan DPRD Jember

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto menegaskan perbaikan jalan desa menjadi prioritas pembahasan setelah menyerap ...
KABAR CABANG

PDIP Kabupaten Kediri Salurkan 1.900 Paket Sembako, Perjuangkan Fasilitas Panti ODGJ dan Lansia

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri menyalurkan 1.900 paket sembako kepada kelompok rentan, sekaligus berkomitmen ...
KABAR CABANG

DPC PDIP Surabaya Dorong Keterlibatan Gen Z Perkuat Kepengurusan Ranting PDIP

PAC PDI Perjuangan Kecamatan Sukomanunggal memprioritaskan keterlibatan Generasi Z dan milenial dalam penyusunan ...