oleh

Sambut Hari Kartini, PDI Perjuangan Jatim Gelar Webinar ‘Perempuan dalam Politik’

-Berita Terkini-86 kali dibaca

SURABAYA – Menyambut Hari Kartini, Badan Pemenangan Pemilu (BP Pemilu) DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar webinar bertajuk ‘Perempuan dalam Politik’.

Kepala BP Pemilu Jatim Deni Wicaksono mengungkapkan webinar kali ini sebagai sarana merefleksikan Hari Kartini. Yakni bagaimana kita bisa mengingat pemikiran dan perjuangan Kartini untuk menerapkan emansipasi wanita dengan menghadirkan tokoh pemimpin perempuan kader PDI Perjuangan.

“DPD PDI Perjuangan melalui BP Pemilu ingin menampilkan tokoh-tokoh  pemimpin perempuan dari PDI Perjuangan. Selain untuk sharing dan diskusi, ini juga menunjukkan bahwa PDI Perjuangan adalah partai yang sangat terbuka untuk kaum perempuan,” terang Deni usai memberikan sambutan webinar di kantor DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Kamis (22/4/2021).

Artinya, tambah Deni, PDI Perjuangan memberi ruang yang besar bagi perempuan untuk bergabung di partai besutan Megawati Soekarnoputri ini, bahkan bisa berproses dan memimpin beberapa daerah di Jawa Timur.

“Partai kita memberi ruang dan kesempatan yang sama bagi laki-laki dan perempuan dalam berpolitik. Bahkan Fraksi PDI Perjuangan di DPRD Jatim ada 6 anggota perempuan, kemudian kepala daerah ada 7 kader perempuan,” ujarnya.

Senada, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim Sri Untari Bisowarno mengungkapkan bahwa PDI Perjuangan Jatim memberi ruang yang sama bagi kader perempuan untuk mengisi posisi strategis baik di eksekutif maupun legislatif. Bahkan kader perempuan yang menjadi kepala daerah diberikan keleluasaan untuk mengisi.

“PDI Perjuangan memiliki ciri khas di dalam membangun para kepala daerah untuk memiliki kepedulian kepada masyarakat. Tentu dalam melakukan program pembangunannya harus tetap bisa memastikan keterlibatan perempuan, maka silakan berkarya untuk masyarakat,” kata Untari, yang menjadi narasumber webinar.

Selain Untari, webinar ini juga menghadirkan 3 kepala daerah/wakil kepala daerah perempuan sebagai narasumber. Yakni Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko, Wakil Wali Kota Madiun Inda Raya Miko Saputri, dan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani. (rul/pr)

Komentar