Selasa
15 September 2026 | 6 : 06

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sambangi Petani Dawarblandong, Cabup Ikfina Beber Komitmen Penuhi Kebutuhan Petani

pdip-jatim-241028-ikf-petani-dawar

MOJOKERTO – Para petani di Kecamatan Dawarblandong sumringah saat disambangi calon bupati (cabup) Mojokerto nomor urut 1, Ikfina Fahmawati, Jumat (25/10/2024).

Kehadiran jago PDI Perjuangan di Pemilihan Bupati (Pilbup) Mojokerto 2024 ini menjadi sarana bagi para petani menitipkan harapan keberlanjutan pembangunan di Kabupaten Mojokerto. Utamanya, di sektor pertanian.

Selain memastikan memperjuangkan aspirasi petani, bersama Gus Dulloh, Ikfina menegaskan komitmennya memenuhi kebutuhan para petani untuk meningkatkan produktivitas hasil panen.

“Nomor 1 yang dikeluhkan adalah persoalan air. Jadi, ini yang harus kita perhatikan. Selain melakukan peluasan SPAM (sistem penyediaan air minum), kami komitmen melakukan normalisasi waduk dan irigasi agar suplai air untuk petani tercukupi,” ungkap Ikfina, dikutip pewarta media ini, kemarin.

Langkah itu juga sudah direaliasikan pada periode pertama menjabat. Di era kepemimpinan Ikfina, seabrek proyek pembangunan irigasi, bendungan, hingga perluasan SPAM terus digeber.

Per-tahun ini, setidaknya ada 16 titik bendungan hingga saluran irigasi pertanian dibangun.

Sementara untuk perluasan SPAM berhasil menyasar 7.134 saluran rumah (SR). Termasuk normalisasi waduk untuk stok air petani di wilayah utara Sungai Brantas.

Meliputi, Waduk Temuireng, Cinandang, dan Gunungan, Brayublandong, serta Waduk Pandankrajan, Kecamatan Kemlagi.

“Tinggal ke depan kita lanjutkan, kita perluas dan optimalkan lagi,” ujarnya.

Sedangkan untuk persoalan pupuk, di hadapan petani Ikfina menyatakan, meski menjadi kewenangan pemerintah pusat, pihaknya tetap memberikan dukungan dengan mengusulkan alokasi pupuk melalui e-RDKK (rencana definitif kebutuhan kelompok).

“Saya lihat, dari yang kita ajukan pupuk melalui e-RDKK disetujui pemerintah pusat. Yang diberikan untuk Kabupaten Mojokerto sudah lebih dari 90 persen. Nanti akan terus dipenuhi semua,” ungkap Ikfina.

Sesuai kebijakan pemerintah pusat, tahun depan penggarap persil lahan Perhutani juga bakal mendapatkan pupuk bersubsidi, meskipun lahannya bukan milik petani.

Terlebih, ke depannya pemerintah daerah harus menghadapi persoalan swasembada pangan. “Saat ini mulai dilakukan pendataan, dan insya Allah tahun depan sudah bisa digunakan, yaitu untuk petani persil,” tandas Ikfina. (fath/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Said Abdullah: Gaji P3K 2027 Ditanggung Pusat, Disiapkan Anggaran Rp23 Triliun

JAKARTA — Kabar baik bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Mulai 2027, gaji atau honorarium P3K ...
EKSEKUTIF

Rijanto: Komunikasi Lintas Kelompok Penting untuk Jaga Kerukunan Blitar

BLITAR — Bupati Blitar Rijanto menegaskan pentingnya komunikasi dengan berbagai kelompok keagamaan untuk menjaga ...
EKSEKUTIF

Eri Siapkan Bendera Hitam untuk PD yang Gagal Bina Kampung Pancasila

SURABAYA — Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyiapkan sanksi simbolik berupa bendera hitam bagi perangkat daerah ...
KRONIK

Amin Thohari Kembali Salurkan Air Bersih, Kini 2 Desa di Kedungadem

BOJONEGORO– Anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro Fraksi PDI Perjuangan, Amin Thohari, kembali menyalurkan bantuan air ...
LEGISLATIF

Raperda P-APBD 2026 Disepakati, Syaifuddin: Anggaran Pendidikan dan Kesehatan Tak Boleh Dicoret

SURABAYA — Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) ...
LEGISLATIF

DPRD Magetan Sidak Gudang Pengepul Kentang Mitra Indofood usai Keluhan Petani Soal Panen Lambat

MAGETAN — Komisi B DPRD Kabupaten Magetan turun langsung meninjau gudang pengepul kentang di Jalan Raya ...