LUMAJANG – Bulan suci Ramadhan 1447 H, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Lumajang, Supratman melakukan safari Ramadhan di Desa Jambekumbu Kecamatan Pasrujambe, Sabtu (28/2/2026).
Katanya, Safari Ramadhan ini bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan wujud instruksi Partai untuk selalu hadir di tengah rakyat dalam kondisi apa pun.
“Sesuai arahan Ibu Ketua Umum Megawati Soekarnoputri, kader harus menjadi ‘mata dan telinga’ rakyat. Di bulan yang penuh berkah ini, kami ingin memastikan bahwa api gotong royong tetap menyala. Kami hadir bukan hanya untuk memberi, tapi untuk mendengar aspirasi warga,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Supratman juga melakukan sosialisasi perihal yang saat ini tengah viral, yakni banyaknya BPJS PBI yang non aktif. Supratman menjelaskan bahwa BPJS PBI yang non aktif terdapat banyak faktor.
Diantaranya yang sering banyak terjadi adalah status pekerjaan dalam KTP, yang dapat mengubah status sehingga menjadi desil 5 ke atas. Hal ini terjadi karena masyarakat menganggap gengsi untuk menampilkan status pekerjaan dalam KTP.
“Ketika ada pendataan, supaya masyarakat menyampaikan jika memang tidak bekerja (pengangguran), ya ditulis tidak bekerja, jangan di tulis wiraswasta atau yang lainnya.

Kemudian, ada juga petani atau pekebun, tolong dibedakan antara petani atau pekebun dengan buruh tani atau buruh kebun,” paparnya.
Jika hal tersebut sudah terlanjur terjadi, Supratman menjelaskan bahwa masyarakat harus melakukan klarifikasi melalui dinas terkait untuk klarifikasi perubahan status pekerjaan dalam KTP.
Kemudian, lapor ke Pemerintah Desa melalui operator desa untuk melakukan pemutakhiran data serta meminta untuk diajukan aktivasi kembali.
“Selain itu masih banyak faktornya, rekening pengguna yang terdeteksi digunakan sebagai judi online, terus kartu BPJS tersebut tidak pernah digunakan dalam jangka waktu yang lama, dan masih banyak faktor lainnya,” terangnya. (ndy/hs)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS













