Jumat
10 Juli 2026 | 6 : 36

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sadarestuwati Ajak Masyarakat Jombang Tanamkan Nilai Kebangsaan di Era Digital

pdip jatim 250511 4 Pilar Kebangsaan Jombang 1

JOMBANG – Di tengah derasnya arus globalisasi, anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Sadarestuwati, menekankan pentingnya penerapan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.

Hal ini ia sampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan MPR RI yang digelar di Desa Godong, Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, pada Sabtu (10/5/2025).

“Empat pilar kebangsaan ini harus benar-benar kita pahami dan implementasikan dalam kehidupan berbangsa, bernegara, dan bermasyarakat. Ini penting agar terbentuk karakter bangsa yang berkepribadian luhur,” ujar Sadarestuwati.

Politisi yang akrab disapa Mbak Estu itu mengajak masyarakat untuk memperkuat pemahaman terhadap Empat Pilar Kebangsaan. Yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.

Menurutnya, penguatan nilai-nilai kebangsaan perlu dilakukan secara konkret, salah satunya dengan menjaga dan melestarikan budaya lokal.

“Mulai dari hal-hal kecil, seperti menjaga budaya tradisional dan kebiasaan sosial, itulah wujud pengamalan nilai kebangsaan di tengah arus globalisasi yang serba digital,” tegas Estu.

Selain itu, Wakil Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan ini juga mendorong pembentukan kelompok pemberdayaan perempuan di tingkat desa. Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, terutama di kalangan ibu rumah tangga.

“Insya Allah kami akan mendukung penuh jika ibu-ibu ingin membentuk kelompok perempuan berdaya yang bisa menopang ekonomi keluarga. Nanti bisa dibantu dari segi pembinaan maupun fasilitas pendukung,” ujarnya di hadapan peserta yang mayoritas adalah kaum ibu.

Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Wiwin Sumrambah, yang hadir di acara itu pun menegaskan bahwa pelestarian budaya lokal merupakan langkah awal yang efektif dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan, terutama bagi generasi muda.

“Kita sudah mulai terjajah oleh budaya luar, baik lewat seni, kuliner, maupun gaya hidup. Maka menjaga budaya sendiri adalah bentuk perlawanan yang konkret,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi B DPRD Jombang, Ama Siswanto, juga turut hadir menyatakan dukungannya terhadap program-program pemberdayaan yang diinisiasi Sadarestuwati, terutama di sektor ekonomi kreatif dan UMKM.

“Program Mbak Estu ini sangat bermanfaat. Kelompok masyarakat akan dibina dan didampingi agar punya usaha yang berkelanjutan, seperti menjahit atau keterampilan lainnya. Kami siap mendukung,” tandas politisi PDI Perjuangan Kabupaten Jombang ini. (fath/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

2027, Pemkab Lamongan Fokus Pemerataan Infrastruktur Dasar

LAMONGAN – Pemerintah Kabupaten Lamongan secara resmi menyerahkan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan ...
LEGISLATIF

DPRD Magetan Desak Pemkab Segera Selesaikan 9 Temuan BPK Terkait APBD 2025

MAGETAN — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mendesak pemerintah kabupaten ...
EKSEKUTIF

Bertemu Kepala Puskesmas se-Bangkalan, Bupati Lukman: Kesehatan Investasi Utama Pembangunan Daerah

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan terus memperkuat transformasi pelayanan kesehatan sebagai ...
KRONIK

Bupati Ipuk Minta Sekolah Aktif Cegah Anak Putus Sekolah, Sediakan Banyak Program

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyerahkan Surat Keputusan Mutasi 42 kepala sekolah SMP di ...
KRONIK

Saiful Anwar Santuni Anak Yatim dan Fakir Miskin, Peringati Bulan Bung Karno

TULUNGAGUNG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tulungagung, Saiful Anwar, menggelar santunan anak yatim ...
EKSEKUTIF

Wabup Dirham Dorong Kemandirian Ekonomi Pesantren Pacu Stabilitas Pasokan Lamongan

LAMONGAN – Wakil Bupati Lamongan, Dirham Akbar Aksara, secara resmi mendorong penguatan sinergi pengendalian ...