Rabu
09 September 2026 | 6 : 32

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Saat MEA Diterapkan, Jangan Jadi Penonton di Kota Sendiri

pdip jatim - risma kain batik

pdip jatim - risma kain batikSURABAYA – Wali Kota Tri Rismaharini mengingatkan warga Surabaya agar tidak lagi terjajah dengan diterapkannya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) pada Desember 2015. Hal ini disampaikan Risma saat menjadi inspektur upacara di upacara HUT ke-70 Kemerdekaan RI di Taman Surya, Senin (17/8/2016).

Menurut Risma, dengan adanya MEA itu, warga/perusahaan dari negara ASEAN akan leluasa masuk Surabaya sehingga persaingan ekonomi akan terbuka lebar. Risikonya hanya ada dua, menjadi pemenang atau penonton.

“MEA perlu disikapi serius. Sebab, bila kalah bersaing dalam MEA, risikonya sama dengan seperti kembali terjajah. Karena itu, kita tidak boleh jadi penonton di kota sendiri,” tandas Risma

Peringatan HUT Kemerdekaan ke-70, sebut Risma, hendaknya menjadi momentum bagi warga Surabaya untuk menyiapkan diri agar menjadi pemenang di kota sendiri. Caranya, melalui kerja keras dengan keihklasan seperti yang ditunjukkan para pahlawan dalam meraih kemerdekaan dulu.

Dia mengatakan, Pemkot Surabaya telah melakukan berbagai upaya untuk memastikan warga Kota Pahlawan siap menghadapi persaingan dengan warga negara lain yang akan masuk ke Indonesia, termasuk ke Surabaya dalam koridor persaingan ekonomi.

Di antaranya menjamin anak-anak Surabaya mendapatkan pendidikan. “Bahkan, selama tiga tahun terakhir, jumlah anak-anak berprestasi di Surabaya semakin meningkat,” ungkap perempuan yang kembali mencalonkan diri sebagai wali kota dalam Pilkada Surabaya 2015 berpasangan dengan bakal cawawali Whisnu Sakti Buana.

Pemkot Surabaya, tambah Risma, juga telah memiliki Rumah Bahasa di Balai Pemuda yang menjadi tempat warga dari segala profesi untuk belajar bahasa asing secara gratis. Termasuk juga menggelar sertifikasi pekerja.

“Pemkot juga membangun beberapa infrastruktur berupa jalan-jalan baru demi meningkatkan investasi masuk ke Surabaya yang berarti menyediakan lapangan kerja baru,” jelasnya.

Peringatan HUT RI bertema “Ayo Kerja” tersebut dihadiri jajaran DPRD Surabaya, veteran pejuang, dan juga tokoh masyarakat. (goek/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Serahkan Insentif Guru Rohani Lintas Agama, Bupati Ipuk: Bagian dari Penguatan Pendidikan Karakter

BANYUWANGI – Ratusan guru rohani lintas agama menerima insentif dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi di ...
LEGISLATIF

Puan Desak Pelaku Pembakaran Lahan untuk Sawit Segera Ditindak

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak pelaku pembakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang kemudian ...
LEGISLATIF

Jalan Gador-Pakis Rusak dan Lama Dikeluhkan, Doding Turun Langsung Cek Kondisi

TRENGGALEK – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Doding Rahmadi turun langsung meninjau kondisi jalan rusak yang ...
LEGISLATIF

Puan Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana, Keselamatan Warga Jadi Prioritas

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendorong pemerintah membangun satu kepemimpinan dalam penanganan bencana yang ...
LEGISLATIF

Buleks: Air Keruh Jangan Dibebankan ke Konsumen, Sumber Masalah Harus Dibuka Transparan

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya Budi Leksono atau Buleks meminta Perumda Air Minum Surya Sembada ...
LEGISLATIF

Tolak Utang Rp786 Miliar, Fraksi PDI-P Jember Tinggalkan Paripurna KUA-PPAS 2027

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember memilih tidak masuk ruang paripurna saat penandatanganan nota ...