Kamis
22 Oktober 2026 | 6 : 24

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Risma Tetap Jaga Profesionalitas Meski Kader Partai

pdip-jatim-risma-whisnu-now-n-then

pdip-jatim-risma-whisnu-now-n-thenSURABAYA – DPC PDI Perjuangan (PDIP) Kota Surabaya menegaskan bahwa Wali Kota Tri Rismaharini (Risma) tetap bisa menjaga profesionalitas, meski menyandang sebagai kader partai.

Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya Adi Sutarwijono mengatakan, ukuran profesional itu ketika sesorang bisa menjalankan fungsi dan tugasnya dengan baik. “Jadi tidak perlu disuruh, pasti akan profesional,” kata Adi, kemarin.

Penegasan ini dia sampaikan menanggapi pernyataan anggota Komisi C DPRD Surabaya M. Machmud yang mengkhawatirkan profesionalitas Risma, karena sekarang kader PDI Perjuangan.

Ia memberikan contoh seperti Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) tertentu akan dikepalai oleh orang-orang yang berdasarkan intervensi dari partai.

Menurut Awi, sapaan Adi Sutarwijono, wajar jika wali kota melihat ada sistem di SKPD Pemkot Surabaya yang tidak berfungsi dengan baik tentunya perlu diganti. “Seperti mesin, jika onderdilnya perlu diganti ya diganti,” ujarnya.

Dia menambahkan, ukuran profesional itu akan berlaku karena jika tidak dijalankan maka pemerintah akan mengalami kemerosotan.

“Jika ada anggota dewan yang mempertanyakan, maka saya katakan bahwa itu pandangan lama yang berawal dari ketakutan dan kekhawatiran. Mereka tidak paham jika PDI Perjuangan sudah banyak proses evolusinya,” jelas Awi.

Tentunya, imbuh dia, harus diingat bahwa Pemkot Surabaya mewarisi sejumlah hal. Seperti, sistemnya bagus, kekuatan anggaran besar, SDM bagus, kepemimpinan bagus dan parsitipasi politik masyarakat berkembang baik.

“Ini modal basar yang harus tetap dijaga dengan baik,” ujar pria yang juga Wakil Ketua Komisi A DPRD Surabaya ini.

Tri Rismaharini yang berpasangan dengan Whisnu Sakti Buana resmi menjabat Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya periode 2016-2021 setelah diambil sumpahnya pada pelantikan di Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo Surabaya, Rabu (17/2/2016).

Risma dan Whisnu dilantik pada gelombang kedua bersama tujuh pasangan kepala daerah terpilih lainnya hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak, 9 Desember 2015.

Sebelum dilantik, Whisnu mengatakan, dirinya dan Risma diserahkan oleh partai untuk sepenuhnya mengabdi kepada masyarakat Surabaya. Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya ini juga minta kader-simpatisan, selama lima tahun ke depan, agar tidak ada yang mentang-mentang menyatakan bahwa partainya punya wali kota dan wakil wali kota.

“Kami berdua akan sepenuhnya mengabdi kepada warga Surabaya. Kami melaksanakan amanah warga Surabaya,” tandas Whisnu. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Masa Tunggu Haji Diseragamkan, Ina Ingatkan Ketatnya Syarat Istitha’ah

BONDOWOSO – Pemerintah memperbarui sistem antrean keberangkatan ibadah haji untuk musim haji 1448 Hijriah/2027 ...
LEGISLATIF

DPRD Jember Ingatkan Ancaman Benturan Lahan Rumah Murah dan Pangan

JEMBER – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jember mengingatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember ...
KRONIK

Video Call Rombongan Penari Gandrung Sewu Korban Kapal Terbakar, Bupati Ipuk Semangati Tetap Tampil

BANYUWANGI – Mendengar kabar lima penari Gandrung Sewu asal Palembang dan Lampung merupakan penumpang KMP Batmandi ...
HEADLINE

Said Abdullah: Kekeringan dan Karhutla Tak Boleh Jadi Bencana Tahunan yang Dianggap Biasa

SURABAYA – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Said Abdullah mengingatkan pemerintah daerah untuk memperkuat ...
LEGISLATIF

APBD Magetan 2027 Menurun Secara Makro, Fraksi PDI Perjuangan Pertanyakan Target RPJM

MAGETAN — Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) DPRD Kabupaten Magetan memberikan sorotan tajam ...
LEGISLATIF

Kampus II UB Ditargetkan Tampung 6.000 Mahasiswa, Darmadi Dorong Manfaat bagi Warga Lokal

MALANG – DPRD Kabupaten Malang memastikan akan mengawal pembangunan Kampus II Universitas Brawijaya (UB) di ...