oleh

Risma: Program Gus Ipul-Puti Lebih Realistis, Tidak Mengawang-awang

-Berita Terkini-9 kali dibaca

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan, program pasangan Cagub-cawagub Jawa Timur Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno lebih realistis ketimbang program yang ditawarkan paslon lainnya.

“Aku lebih sreg sama program Gus Ipul-Puti ya. Lebih realistis, lebih fokus, tidak mengawang-awang. Tidak cuma teori, karena itu kan berangkat dari masalah rakyat,” kata Risma, kemarin.

Dia mencontohkan, keberpihakan anggaran negara yang disinggung Calon Wakil Gubernur Puti Guntur Soekarno. Saat debat terakhir yang digelar di Dyandra Convention Center, Puti memang sempat menyampaikan pentingnya keberpihakan anggaran ketika ditanya panelis soal proporsi belanja di APBD.

Sedang Gus Ipul menyatakan bahwa penggunaan uang rakyat di APBD tidak boleh melenceng dari program-program kerakyatan yang telah ditetapkan.

Menurut Risma, apa yang disampaikan paslon nomor urut 2 tersebut sudah sangat betul, yakni karena anggaran itu milik rakyat, maka harus berpihak.

“Maka di Gus Ipul dan Mbak Puti kan ada alokasi anggaran yang berpihak ke rakyat seperti pendidikan gratis di seluruh Jatim, program untuk pemberdayaan ekonomi perempuan. Sudah betul itu,” ujar dia.

Dalam debat, Gus Ipul juga sempat menyinggung prestasi Surabaya dalam pengelolaan pelayanan publik melalui fasilitas command center.

Misalnya, jika ada laporan warga sakit dan butuh ambulans, sistem akan langsung memberi peringatan jika dalam tujuh menit, ambulans tersebut tidak berangkat menuju lokasi warga.

“Jadi memang kerja seperti itu, yang konkret-konkret saja. Tidak mbulet, mengawang-awang, tapi kemudian tidak terbukti kinerjanya. Nah kalau aku lihat Gus Ipul-Puti ini membumi programnya. Kan kayak Gus Ipul itu bisa ikut membawa Pemprov Jatim dalam penghargaan kinerja terbaik, akuntabilitas kinerjanya dapat predikat A yang termasuk paling bagus di Indonesia,” urai Risma.

Dia pun ikut melihat perdebatan soal Laboratorium Kriya yang melibatkan Puti Soekarno dan Emil Dardak. Perdebatan itu berfokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Terkait program soal pemberdayaan ekonomi, tambah Risma, Gus Ipul dan Puti mempunyai tawaran yang lebih baik. Dia mengaku sudah membaca program kerja Khofifah dan program kerja Gus Ipul.

Menurutnya, sda pemberdayaan ekonomi yang bagus dari Gus Ipul-Puti, karena nanti ada warga yang dulu tak punya usaha dan miskin, bisa punya penghasilan besar.

“Di kampung-kampung, di desa-desa, di pojok-pojok kota seluruh Jatim, akan diberdayakan, dilatih bikin usaha, didampingi sampai semuanya makmur,” paparnya. (goek)