Rabu
19 Agustus 2026 | 7 : 08

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

“Risma Efek” Berpengaruh Besar di Pilwali Surabaya

pdip-jatim-eri-armuji-030920-2

SURABAYA – Direktur Riset Surabaya Survey Center (SSC) Edy Marzuki menyebut, “Risma Efek” sangat berpengaruh di Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Surabaya 2020.

“Ini dibuktikan berdasarkan data riset, bahwa tingkat kepuasan kinerja Risma tinggi, dan warga Surabaya sebagian besar ikut pilihan beliau,” ungkap Edy, di sela pemaparan hasil survei SSC di Hotel Narita Surabaya, Rabu (2/12/2020).

Sesuai data riset, hampir seluruh warga Surabaya mengaku puas dengan kepemimpinan Wali Kota Tri Rismaharini selama 10 tahun terakhir, yakni sebanyak 95,7 persen.

Baca juga: Sri Untari: PDI Perjuangan Berpotensi Besar Menang di 19 Kabupaten/Kota

Sedang 2,2 persen mengaku kurang puas, 1 persen mengaku tidak puas, dan 1,1 persen mengaku tidak tahu atau tidak menjawab.

SSC juga merilis hasil penelitian yang menunjukkan sebaran peta politik Kota Pahlawan di detik-detik Pilwali Surabaya.

Peneliti senior SSC Didik Sugeng memaparkan jika hasil survey elektabilitas yang mereka lakukan menghasilkan keunggulan bagi pasangan nomor urut 01 Eri Cahyadi-Armudji.

“Elektabilitas Eri-Armudji unggul dengan capaian 49,9 persen. Sementara, pasangan Machfud Arifin-Mujiaman meraih 38,1 persen. Eri-Armudji unggul sebesar 11,8 persen,” papar Didik.

Dari hasil survey elektabilitas yang dilakukan, menurut akademisi Unitomo ini, ada 12 persen responden yang belum menentukan pilihan atau undecided voters.

“Ada jumlah selisih persentase sebesar 11,8 persen. Selisih ini tentunya sangat besar dan menjadi tantangan besar untuk kubu Machfud-Mujiaman agar bisa memenangkan Pilwali Surabaya,” jelas Didik.

Sebagai informasi, riset ini dilakukan SSC pada tanggal 19-24 November 2020 di 31 kecamatan di Surabaya. Responden yang digunakan sebanyak 880 orang.

Penelitian dilakukan dengan metode stratified multistage random sampling dengan margin of error lebih kurang 3,3 persen dan pada tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.

Ikhsan Rosidi selaku peneliti senior SSC menambahkan, jika Eri Cahyadi dan Armudji sama-sama unggul di survei top of mind untuk calon wali kota maupun calon wakil wali kota.

“Eri Cahyadi unggul 45,9 persen di survey top of mind calon wali kota. Machfud Arifin meraih suara dari 37,3 persen responden. Sementara 16.8 persen mengaku tidak tahu atau tidak menjawab,” beber Ikhsan.

“Sementara kalau untuk calon wakil wali kota, Armudji unggul 37,4 persen. Mujiaman dipilih 18,2 persen responden. Sedangkan 44,4 persen memilih tidak tahu atau tidak menjawab,” lanjutnya.

Terkait survey top of mind pasangan calon, Ikhsan juga memaparkan jika pasangan Eri-Armudji masih tetap unggul dengan mendapatkan 46,1 persen pilihan responden. Sementara MA-Mujiaman meraih 35,9 persen, dan sebesar 18 persen sisanya tidak tahu atau tidak menjawab. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Jatim Dorong Pergub Dipercepat agar Perda Tak Mandek di Aturan

SURABAYA – DPRD Jawa Timur menekankan pentingnya percepatan penerbitan Peraturan Gubernur (Pergub) sebagai aturan ...
LEGISLATIF

Martin Dorong Pemprov Jatim Bangun Cadangan Air di Wilayah Rawan Kekeringan Bondowoso

SURABAYA – Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Martin Hamonangan, mendesak Pemprov Jatim mengubah pola penanganan ...
KRONIK

Desak Usut Tuntas Kasus Ibu Aniaya Anak di Pamekasan, Hj. Ansari: Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, meminta polisi untuk mengusut tuntas kekerasan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Sumenep Ingatkan Efisiensi APBD 2026 Tak Geser Kepentingan Rakyat

SUMENEP – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep mengingatkan agar perubahan anggaran daerah tetap berpijak pada ...
LEGISLATIF

Baktiono: Pedagang Pasar Tradisional Tak Boleh Dibiarkan Berjuang Sendiri

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya, Baktiono, meminta pemerintah tidak membiarkan pedagang pasar ...
LEGISLATIF

DPRD Jember Minta Anggaran Stiker Penanda Penerima Bansos Rp2,8 Miliar Dipangkas

JEMBER – Dua anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember, Wahyu Prayudi Nugroho dan Indi Naidha, meminta Pemerintah ...