Selasa
11 Agustus 2026 | 6 : 26

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ribuan Seniman Reog se-Ponorogo Dukung RiLis Lanjut 2 Periode

PDIP-Jatim-Sugiri-dan-Seniman-Reog-14102024

PONOROGO – Ribuan seniman Reog Ponorogo menyatakan dukungannya untuk pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Ponorogo, Sugiri-Lisdyarita (Rilis) untuk lanjut 2 peridoe di Pilkada 2024 Ponorogo.

Mereka mendatangi Posko Perjuangan Rakyat yang berada di jalan HOS Cokroaminoto untuk melakukan deklarasi, Minggu (13/10/2024).

“Seniman reog yang hadir berasal dari seluruh kecamatan di wilayah Ponorogo. Kita deklarasi untuk mendukung Sugiri-Lisdyarita untuk lanjutkan Bupati dan Wakil Bupati Ponorogo 2 periode 2024,” ujar Mbah Pur, tokoh sepuh seniman Reog Ponorogo.

Mbah Pur juga mengatakan bahwa para seniman reog dari berbagai penjuru wilayah itu siap berjuang dan memenangkan Sugiri-Lisdyarita dalam Pilkada Ponorogo 2024.

“Seperti kita tahu, Sugiri-Lisdyarita adalah satu-satunya pemimpin Ponorogo yang mampu membawa reog agar diakui oleh badan dunia UNESCO sebagai warisan budaya tak benda,” jelasnya.

Sementara itu, Sugiri Sancoko mengatakan, sejauh ini hampir mayoritas seniman reog berkumpul di Posko Perjuangan Rakyat untuk memberikan dukungan.

“Tentu ini menjadi spirit bagi saya dan Bunda Rita, untuk bersama-sama terus berjuang menghidupkan kesenian menjadi lebih hebat lagi,” ujarnya.

Sugiri menjelaskan, reog merupakan warisan dari nenek moyang masyarakat Ponorogo. Ia berharap, semua elemen masyarakat harus tetap menjaga dan melestarikan.

“Melalui reog, sudah kita wujudkan Ponorogo masuk nominasi Kota Kreatif UNESCO (UCCN) hingga kesenian asli daerah ini dapat diakui oleh badan dunia UNESCO sebagai warisan budaya tak benda,” terang politisi PDI Perjuangan itu.

Selain itu, pihaknya juga membuat Monumen Reog dan Museum Peradaban di Kecamatan Sampung, yang bukan berarti tidak ada maksud dan tujuan.

“Monumen reog dibangun setinggi 126 meter, maka ibaratnya kesenian asli kita ini (dilihat) akan berkibar di atas sana, bendera Ponorogo akan moncer di seluruh dunia,” tuturnya.

“Hal itu menjadi karakter dan harga diri bangsa. Kita berkomitmen menjunjung tinggi derajat budaya Ponorogo,” tandasnya. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Eri Cahyadi Ingatkan Mahasiswa Baru ITS: Jangan Hanya Andalkan AI, Perkuat Karakter dan Integritas

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengingatkan mahasiswa baru ITS agar tidak hanya mengandalkan AI, tetapi memperkuat ...
SEMENTARA ITU...

Andreas Buka Peluang UMKM Eks Dolly Tembus Pasar Ekspor, Risma Tekankan Pasar Lokal Harus Kuat

Anggota DPR RI Andreas Eddy Susetyo membuka peluang UMKM eks Dolly menembus pasar ekspor, sementara Risma ...
KRONIK

Bupati Bupati Ipuk Lepas 32 Kontingen Pramuka Banyuwangi ke Jambore Nasional ke-12 di Cibubur

BANYUWANGI – Sebanyak 32 Pramuka Penggalang siswa berbagai SMP di Banyuwangi akan mengikuti Jambore Nasional ...
KRONIK

Guntur Wahono: Tiban Bukan Sekadar Adu Skill, Tapi Merawat Persaudaraan Antar Daerah

BLITAR – Seni tradisi Tiban tidak semestinya berhenti sebagai tontonan budaya. Di balik pertarungan para jawara di ...
OLAHRAGA

Kalah 1-4 dari Jabar, Deni Wicaksono Tegaskan Peluang Banteng Jatim Masih Terbuka

SURABAYA – Kekalahan telak 1-4 dari Banteng Jawa Barat membuat langkah Banteng Jatim di Soekarno Cup 2026 langsung ...
OLAHRAGA

Aji Santoso Dorong Soekarno Cup Berkelanjutan, 400 Talenta Muda Dibuka Jalan ke Klub Profesional

SURABAYA – Lapangan Soekarno Cup 2026 bukan sekadar tempat bagi pemain muda mengejar kemenangan. Di balik ...