Rabu
13 Mei 2026 | 6 : 51

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Reses di Ponorogo, Novita Hardini Tekankan Penguatan Jaring Pengaman Sosial

PDIP-Jatim-Novita-06052026

PONOROGO – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Novita Hardini, menggelar serap aspirasi (reses) di Kantor DPC PDI Perjuangan Ponorogo, pada Minggu (10/5/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri berbagai elemen masyarakat, mulai pengurus DPC dan PAC, fakir miskin, anak yatim, penyandang disabilitas, tukang becak, petugas kebersihan, pedagang sayur keliling hingga masyarakat sekitar. Dalam kesempatan itu, dibagikan 100 paket sembako kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Novita menyoroti kondisi ekonomi masyarakat akar rumput yang belum sejalan dengan pertumbuhan ekonomi nasional. Apalagi, banyak kebutuhan pokok yang mengalami lonjakan harga.

“Kita memang cukup prihatin karena angka pertumbuhan ekonomi nasional yang meningkat 5,61 persen ini ternyata tidak berjalan selaras dengan kondisi riil masyarakat yang ada di akar rumput. Beberapa kebutuhan pokok semakin tidak terjangkau di tingkat menengah ataupun rentan,” ujar dia.

Menurutnya, sulitnya lapangan pekerjaan membuat sebagian masyarakat kesulitan memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Karena itu, ia menegaskan pentingnya kebijakan jaring pengaman sosial yang lebih tepat sasaran, khususnya bagi masyarakat rentan dan pelaku UMKM kecil.

“Kedatangan saya reses ini dalam rangka belanja masalah. Masalah ini nanti akan kami sampaikan kepada pemerintah untuk memperkuat jaring pengaman sosial, khususnya pelaku ekonomi kreatif dan UMKM yang masih dalam tahap rentan,” lanjutnya.

Novita menilai, kebijakan jaring pengaman sosial tidak cukup hanya bersifat konsumtif, tetapi juga harus produktif agar mampu menciptakan perputaran ekonomi di masyarakat. Karena itu, menurutnya harus ada kebijakan yang mengatur jaring pengaman sosial

“Diprioritaskan tidak hanya konsumtif, tetapi juga produktif yang bisa menjadi efek ganda ekonomi, seperti pelaku UMKM yang masih rentan,” terang istri Bupati Trenggalek itu.

“Kita bicara skala industri UMKM dan ekonomi kreatif ini tidak bisa dipukul sama rata. Ada yang kemampuan industrinya sudah besar sehingga kenaikan bahan pokok tidak terlalu berdampak. Tapi ada juga pelaku UMKM gorengan, ikan, yang tiap hari belum tentu ada pembelinya,” imbuhnya.

Selain itu, Novita juga menyoroti program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, program tersebut harus tetap berjalan sesuai tujuan awal, yakni ikut menggerakkan ekonomi lokal.

“Hari ini karena anggaran semua difokuskan MBG, yang juga bagus untuk tujuan jangka panjang. Namun harus ditekankan MBG harus kembali pada niat awal dibentuk, yakni untuk menggerakkan ekonomi lokal. Jangan sampai adanya MBG malah membuat ekonomi lokal mandek dan pedagang-pedagang tidak ada yang membeli,” tegas Novita.

Novita juga mengungkapkan, pembagian sembako merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat.

“Insya Allah bingkisan ini bermanfaat bagi jenengan semua. Ini juga sebagai bukti bahwa PDI Perjuangan-lah yang setia berjalan bersama rakyat,” tuturnya.

Ia menegaskan kehadirannya di tengah masyarakat bukan semata urusan politik maupun mencari suara. Menurut dia, nilai kebersamaan dan kemanusiaan merupakan ajaran yang terus ditanamkan dalam partainya.

“Ini yang diajarkan oleh partai saya, yang diajarkan Ibu Megawati Soekarnoputri dan Bung Karno. Ketika Indonesia menghadapi tantangan penjajahan di masa lampau, ratusan tahun kita dijajah, tetapi dengan kebersamaan dan kemanusiaan kita bisa merebut kembali kemerdekaan itu,” tandas anggota Komisi VII DPR RI itu. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Pedagang Pasar Mangu Kerap Kirim Video Atap Bocor ke Dinas, Yang Datang Anggota Dewan

MAGETAN – Keluhan pedagang Pasar Mangu Takeran atas kerusakan fasilitas kerap disampaikan kepada pihak pengelola ...
EKSEKUTIF

Rijanto Tegaskan Komitmen Jaga Toleransi Jelang Perayaan Waisak di Blitar

Rijanto menegaskan komitmen menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama jelang perayaan Waisak di Kabupaten ...
KRONIK

Program Banyuwangi Hijau Layani 23.410 Rumah Tangga, Kelola Sampah Secara Sirkular

BANYUWANGI – Program Banyuwangi Hijau yang mengelola sampah secara sirkular terus mendapatkan animo positif dari ...
LEGISLATIF

Eri Irawan Inisiasi “Sekolah Sampah”, Dorong Warga Surabaya Mulai Pilah Sampah dari Rumah

Eri Irawan menginisiasi “Sekolah Sampah” untuk mendorong warga Surabaya memilah dan mengelola sampah dari rumah. ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi: Pemimpin Bukan Dinilai dari Penghargaan, Tapi Dampaknya bagi Rakyat

Eri Cahyadi menegaskan pemimpin sejati tidak diukur dari penghargaan, tetapi dampaknya terhadap kesejahteraan ...
KRONIK

Sensus Ekonomi 2026, Bupati Fauzi Ajak Masyarakat Memberikan Data yang Benar dan Jujur

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyambut baik Sensus Ekonomi 2026 yang dilaksanakan oleh Badan ...