Selasa
28 Juli 2026 | 11 : 26

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Raymond Tara, dari Sekretaris Ranting Melenting ke Legislatif

IMG-20240921-WA0049_copy_607x422

SIDOARJO – Munculnya nama Raymond Tara Wahyudi ST dalam deretan anggota DPRD Sidoarjo periode 2024 – 2029 terpilih, bagi sebagian orang cukup mengejutkan. Tapi, tak banyak yang mengetahui, jalan senyap politik ia lakoni sejak 20 tahun silam.

Tara, sapaan akrabnya, tumbuh besar dari keluarga dengan afliasi partai politik PDI Perjuangan. Ayahnya, Iswahyudi, menjadi salah satu pengurus Partai beberapa dekade belakangan. Sempat pula sebagai wakil rakyat di DPRD Sidoarjo periode 2004 – 2014.

Beberapa tahun lalu, Iswahyudi, diam-diam mendorong anaknya ke kancah perjuangan. Mendidik sang anak untuk memulai jalan politik dari tingkat bawah. Maka, diceburkanlah Tara di kepengurusan Ranting (setingkat desa atau kelurahan).

“Tahun 2004 saya masuk pengurus ranting, menjadi sekretaris,” kata Tara.

Gen Banteng rupanya mengalir di tubuh Tara. Berbagai kesulitan di kepengurusan Ranting tak membuatnya hengkang dari jalur politik. Boleh dikata makin keranjingan. Ia terus merayap di tangga internal Partai.

Beberapa periode kemudian ia direkrut Badan Pemenangan Pemilu DPD PDI Perjuangan Jawa Timur. Beberapa kali bertugas ke luar daerah, terutama kawasan tapal kuda. Selanjutnya dipercaya menjadi Ketua PAC Kecamatan Waru periode 2020-2025.

Hingga setahun lalu, Tara menyiapkan diri dalam kontestasi pemilu legislatif hingga akhirnya terpilih.

Berbagai problematika yang muncul di tengah masyarakat ia catat selama berinteraksi dengan rakyat. Mulai dari peredaran narkoba di kalangan remaja hingga judi online. Termasuk urusan pendidikan dan kesehatan.

“Semoga apa yang menjadi aspirasi masyarakat, nantinya bisa terselesaikan dengan baik,” kata Tara soal tanggungjawab barunya sebagai wakil rakyat hingga 5 tahun ke depan.

Pertahanan Terakhir Pedagang Pracangan

Berdasarkan arsip redaksi pdiperjuangan-jatim.org, sebelum berevolusi menjadi pdiperjuangan-jatim.com, Iswahudi, semasa bertugas di Komisi A DPRD Sidoarjo getol menyoroti maraknya mini market masuk desa.

Regulasi mengatur zonasi  super maupun mini market bak macan kertas. Tak sedikit mini market berimpit dengan pasar tradisional. Bahkan merambah desa menjadi ancaman nyata pedagang pracangan (kelontong) kelas rumahan.

Kekuatan modal pracangan bukan bandingan mini market yang sebarannya kasat mata menggurita. Pedagang pracangan pun ngos-ngosan bahkan bertumbangan dalam perburuan rezeki.

Kondisi diperparah pula dengan konsumtif hedon perilaku pembeli seperti rumusan Iswahyudi.

“Punya uang banyak belanja di supermarket, punya uang pas-pasan beli di mini market, nggak punya uang hutang di pracangan (tetangga),” kata Iswahyudi suatu ketika.

Karena itu pula, saat mencalonkan sebagai kepala desa, Iswahyudi teken kontrak dengan warganya. Tidak akan memberikan perizinan kepada mini market di desanya. Kecuali yang sudah ada, Iswahyudi tak bisa berbuat apa-apa.

Alhasil, setelah menjadi Kepala Desa Pepelegi, komitmen itu dilaksanakan.

Desa Pepelegi, desa yang menjadi tempat tinggal Tara, menjadi salah satu lini terakhir penjaga regulasi pengaturan jarak mini market dengan pedagang tradisional atau pracangan. (hd/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Perkuat Soliditas Partai, Kader Muda PDIP Batu Ajak Generasi Penerus Pahami Sejarah Kudatuli

BATU – Kader muda PDI Perjuangan Kota Batu, Amirah Ghaida Dayanara, mengajak generasi muda memahami sejarah ...
KABAR CABANG

Malam yang Menjaga Ingatan, Saat Dua Generasi Banteng Bertemu dalam Renungan Kudatuli

KEDIRI — Malam di Jalan Teuku Umar, Kelurahan Ngadirejo, tak dipenuhi riuh yel-yel politik. Kantor DPC PDI ...
KABAR CABANG

Musran Musanran Trenggalek, Lebih dari 30 Persen Pengurus PDIP Diisi Kader Muda

TRENGGALEK – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek memastikan regenerasi kader berjalan melalui Musyawarah ...
BERITA TERKINI

DPC Tuban Gelar Renungan Kuda Tuli, Tegaskan jaga Demokrasi

TUBAN– DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tuban menggelar renungan dan peringatan Peristiwa 27 Juli 1996 atau Kudatuli di ...
KABAR CABANG

Refleksi Kudatuli, PDI Perjuangan Sumenep Kobarkan Semangat Juang Bela Wong Cilik

SUMENEP – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep memperingati Refleksi 30 Tahun Peristiwa ...
EKSEKUTIF

Model Perlindungan Anak PMI Gresik Diapresiasi Nasional, Bupati Yani Terima Penghargaan Kepala Daerah Inspiratif

GRESIK – Model perlindungan anak pekerja migran Indonesia (PMI) yang dikembangkan Pemerintah Kabupaten Gresik ...