Selasa
21 Juli 2026 | 6 : 59

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Rapat Paripurna Batal Digelar, Fraksi PDI Perjuangan Desak Bupati Blitar Ubah Draft RAPBD-P 2023

pdip-jatim-230910-dprd-blitar-kab-suwito

BLITAR– Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Blitar memilih tidak menghadiri rapat paripurna dengan agenda Jawaban Bupati Atas Pandangan Umum Fraksi Fraksi sekaligus persetujuan bersama Raperda APBD Perubahan tahun 2023.

Akibatnya rapat paripurna yang seharusnya dilaksanakan pada Rabu (6/9/2023) lalu, akhirnya batal digelar lantaran absennya beberapa fraksi dalam agenda tersebut.

Ketua DPRD Kabupaten Blitar, Suwito Saren Satoto mengatakan, absennya Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Blitar terhadap agenda rapat paripurna tersebut bukanlah tanpa alasan.

Menurutnya, terdapat beberapa hal yang dianggap tidak sesuai, sehingga mengharuskan PDI Perjuangan untuk bersikap demikian.

“Paripurna kemarin itu, memang setelah kita lihat draft dari RAPBD-P, draftnya banyak ketidaksesuaian antara KUA PPAS dengan RAPBD-P itu sendiri,” beber Suwito saat dikonfirmasi tim media ini di Blitar, Minggu (10/9/2023).

Menurut politisi PDI Perjuangan ini, draft RAPBD Perubahan yang disusun oleh Bupati Blitar itu tidak menjawab persoalan yang ada dan terkesan tidak adanya keterpihakan pemerintah daerah terhadap keluhan yang dialami masyarakat.

Dia menyebutkan, salah satunya adalah persoalan jalan yang ada di wilayah Blitar selatan, yang telah banyak memunculkan aksi-aksi demo maupun protes oleh masyarakat, namun di dalam RAPBD Perubahan justru tidak diprioritaskan.

“Kemudian juga persoalan kemiskinan ekstrem yang masih ada di Blitar, dan keluhan petani tentang kelangkaan subsidi pupuk. Harusnya hal-hal seperti ini yang diprioritaskan oleh bupati,” ujarnya.

Padahal adanya RAPBD Perubahan ini, sebut dia, harusnya mampu menjadi jawaban dari persoalan-persoalan mendasar yang muncul di tengah-tengah masyarakat.

“Ini adalah catatan penting yang dibuat oleh PDI Perjuangan terkait agenda rapat paripurna RAPBD Perubahan yang kemarin gagal dilaksanakan karena tidak kuorum,” jelas Wakabid Pemenangan Pemilu DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar itu.

Dengan demikian, dia berpendapat agenda rapat paripurna tersebut akan dijadwalkan ulang setelah adanya perubahan draft oleh bupati dan dirasa telah mencakup solusi bagi persoalan-persoalan utama yang ada di Kabupaten Blitar.

“Kalau belum ada perubahan dari bupati, kita dari PDI Perjuangan Kabupaten Blitar akan terus bersikap demikian. Karena arah tujuan partai kita sangat jelas, yakni bersama dengan rakyat dan memperjuangkan nasib wong cilik,” tandasnya. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Ketika Pelari Kenya Terjebak di Jember, Gotong Royong Mengantarnya Pulang

JEMBER — Debu musim kemarau beterbangan di sepanjang jalan Kota Jember. Matahari siang memantulkan hawa panas dari ...
KRONIK

Puan Maharani Tekankan Literasi Digital dan Komunikasi Negara untuk Tangkal Hoaks tentang DPR

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan maraknya hoaks yang menyasar DPR RI menjadi pengingat pentingnya ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Dorong Pemkot Percepat Pembangunan Pintu Air Kali Jagir

SURABAYA – Ketua Komisi C DPRD Surabaya Eri Irawan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mempercepat ...
LEGISLATIF

Baktiono Dorong Pemkot Surabaya Proaktif Cari Pimpinan Perumda yang Kompeten

Anggota Komisi B DPRD Surabaya Baktiono meminta Pemkot Surabaya proaktif mencari figur profesional berkompeten ...
HEADLINE

Hasto: Program MBG Lebih Efektif Jika Libatkan Warung dan UMKM Lokal

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai Program Makan Bergizi Gratis akan lebih efektif jika melibatkan ...
KRONIK

Dongkrak UMKM, Business Matching BEC x SCF Capai Rp 1,22 Miliar

BANYUWANGI – Kolaborasi Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) yang digelar Pemkab Banyuwangi dan Sekarkijang Creative ...