Selasa
21 Juli 2026 | 8 : 17

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Puti Guntur Tekankan Pentingnya Pembuatan Biogas fari Sampah Rumah Tangga

pdip jatim 251026 puti biogas 1

SURABAYA – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama anggota DPR RI Komisi X, Puti Guntur Soekarno, menggelar bimbingan teknis (bimtek) pemanfaatan sampah rumah tangga di Kota Surabaya.

Bimtek bertajuk “Pembuatan Biogas Dari Sampah Makanan Skala Rumah Tangga di Kota Surabaya” itu digelar di Hotel Wyndham Surabaya, Sabtu (25/10/2025).

Menurut data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), komposisi sampah nasional didominasi sisa makanan.

“Kita tahu semua bahwa tantangan terbesar kita adalah sampah dan menurut survei, menurut data dari SIPSN KLHK tahun 2024, komposisi sampah nasional kita masih mendominasi atau didominasi oleh sisa makanan yang mencapai sekitar 39% sampai 41%,” ungkap Puti Guntur Soekarno.

“Dan ini semua sebagian besar berasal dari sektor rumah tangga. Jadi yang punya kontribusi besar untuk memasok sampah di Indonesia ini ya tentunya dari sampah rumah tangga tersebut,” imbuhnya.

Oleh karena jumlah sampah rumah tangga yang begitu banyak, pembuatan biogas dari sampah makanan skala rumah tangga menjadi penting.

“Indonesia itu menyumbang sampah plastik ketiga terbesar yang menyumbangkan sampah plastik di dunia ini. Jadi kita bukan menyumbangkan sesuatu yang sifatnya positif malah sifatnya negatif,” sebut Puti.

Anggota Fraksi PDI Perjuangan tersebut juga menyampaikan arahan dari Ketua Dewan Pengarah BRIN, Megawati Soekarnoputri mengenai pentingnya menjaga lingkungan dan pengolahan sampah.

“Sampah ataupun lingkungan yang tidak kita jaga tentu menjadi alarm keras mengenai krisis iklim
sebagai sebuah sumber bencana
yang nyata,” ungkapnya.

Puti juga menegaskan pengolahan sampah yang baik dapat membawa dampak positif.

Namun apabila pengolahannya tidak baik, akan membawa dampak negatif bagi lingkungan.

“Tetapi sampah juga bisa memberikan gerakan yang positif juga kalau diolah dengan baik. Namun apabila tidak, itu akan menjadi alarm keras bagi rusaknya iklim kita,” pungkasnya. (gio/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Hasto: Program MBG Lebih Efektif Jika Libatkan Warung dan UMKM Lokal

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai Program Makan Bergizi Gratis akan lebih efektif jika melibatkan ...
KRONIK

Dongkrak UMKM, Business Matching BEC x SCF Capai Rp 1,22 Miliar

BANYUWANGI – Kolaborasi Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) yang digelar Pemkab Banyuwangi dan Sekarkijang Creative ...
EKSEKUTIF

Bupati Gresik Cup 2026, Wadah Menjaring dan Mengasah Kemampuan Atlet

GRESIK – Sebanyak 1.413 atlet resmi memulai persaingan di Bupati Gresik Cup 2026. Ajang ini sebagai wadah menjaring ...
UMKM

DPRD Kabupaten Pasuruan Kemas Produk UMKM Jadi Oleh-oleh untuk Tamu Kedinasan

KABUPATEN PASURUAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan terus menunjukkan komitmen nyata ...
KRONIK

RedTalks Segera Hadir, Ajak Generasi Muda Kupas Nasionalisme di Era Modern

SURABAYA – Di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital, makna nasionalisme terus ...
KABAR CABANG

Malam Ketika Sepak Bola Membuat Orang-orang Blitar Duduk Bersama

DINI hari biasanya identik dengan jalanan yang lengang. Tetapi Senin (20/7/2026), halaman Kantor DPC PDI Perjuangan ...