Rabu
13 Mei 2026 | 6 : 35

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Puan Tekankan Pentingnya Jadikan Keselamatan Wisatawan Sebagai Prioritas Utama

pdip-jatim-250528-PM-konpers-2

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menekankan pentingnya menjadikan keselamatan wisatawan sebagai prioritas utama dalam pengelolaan pariwisata Indonesia.

Menurutnya, hal ini tidak hanya menyangkut perlindungan nyawa manusia, tetapi juga berkaitan langsung dengan citra Indonesia sebagai destinasi wisata alam yang profesional dan aman di mata dunia.

“Keselamatan wisatawan harus menjadi prioritas utama, bukan hanya demi melindungi nyawa manusia, tetapi juga menjaga reputasi Indonesia sebagai destinasi wisata alam yang profesional dan aman,” ujar Puan dalam keterangan tertulisnya, dikutip Senin (4/7/2025).

Pernyataan ini disampaikan Puan menyusul perhatian internasional atas kasus meninggalnya wisatawan asal Brasil, Juliana Marins, di Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat. Otoritas Brasil disebut-sebut mempertimbangkan jalur hukum internasional jika hasil otopsi menunjukkan adanya unsur kelalaian.

Menanggapi hal itu, Puan minta semua pihak yang terlibat dalam pengelolaan wisata, khususnya wisata alam seperti pendakian gunung, untuk benar-benar memastikan kesiapan dan profesionalisme dalam menjaga keselamatan pengunjung.

“Keselamatan wisatawan, terutama yang datang dari luar negeri, jangan hanya jadi slogan. Ini tanggung jawab nyata yang harus dijaga dengan dukungan SDM terlatih, fasilitas memadai, serta protokol yang kuat dan transparan,” tuturnya.

Gunung Rinjani, yang setiap tahun menarik ribuan pendaki lokal maupun mancanegara, dikenal sebagai salah satu ikon wisata alam Indonesia. Namun, medan yang cukup menantang dan cuaca yang bisa berubah cepat menjadi tantangan tersendiri dalam menjamin keselamatan.

Puan menggarisbawahi pentingnya profesionalisme pemandu wisata, kesiapan tim evakuasi, serta sistem koordinasi yang efektif agar penanganan di lapangan bisa cepat dan tepat.

Dia juga menekankan pentingnya komunikasi yang akuntabel kepada publik dan keluarga korban untuk mencegah munculnya spekulasi yang dapat merugikan citra pariwisata nasional.

Lebih lanjut, Puan minta pemerintah pusat dan daerah, termasuk Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta Pemerintah Provinsi NTB, untuk memperkuat standar operasional prosedur (SOP) dan meningkatkan pelatihan bagi pemandu serta petugas SAR di kawasan wisata pegunungan.

“Selain itu, ketersediaan alat dan teknologi evakuasi juga penting untuk disiapkan agar penanganan darurat bisa dilakukan secara maksimal,” pungkasnya. (red)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Pedagang Pasar Mangu Kerap Kirim Video Atap Bocor ke Dinas, Yang Datang Anggota Dewan

MAGETAN – Keluhan pedagang Pasar Mangu Takeran atas kerusakan fasilitas kerap disampaikan kepada pihak pengelola ...
EKSEKUTIF

Rijanto Tegaskan Komitmen Jaga Toleransi Jelang Perayaan Waisak di Blitar

Rijanto menegaskan komitmen menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama jelang perayaan Waisak di Kabupaten ...
KRONIK

Program Banyuwangi Hijau Layani 23.410 Rumah Tangga, Kelola Sampah Secara Sirkular

BANYUWANGI – Program Banyuwangi Hijau yang mengelola sampah secara sirkular terus mendapatkan animo positif dari ...
LEGISLATIF

Eri Irawan Inisiasi “Sekolah Sampah”, Dorong Warga Surabaya Mulai Pilah Sampah dari Rumah

Eri Irawan menginisiasi “Sekolah Sampah” untuk mendorong warga Surabaya memilah dan mengelola sampah dari rumah. ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi: Pemimpin Bukan Dinilai dari Penghargaan, Tapi Dampaknya bagi Rakyat

Eri Cahyadi menegaskan pemimpin sejati tidak diukur dari penghargaan, tetapi dampaknya terhadap kesejahteraan ...
KRONIK

Sensus Ekonomi 2026, Bupati Fauzi Ajak Masyarakat Memberikan Data yang Benar dan Jujur

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyambut baik Sensus Ekonomi 2026 yang dilaksanakan oleh Badan ...