Selasa
03 November 2026 | 1 : 23

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Puan Ingatkan Pentingnya Gotong Royong Antarnegara G20 Tanggulangi Permasalahan Global

PDIP-Jatim Puan P20 15062022

SURABAYA – Ketua DPR RI, Puan Maharani, mengatakan, Presidensi Indonesia pada G20 dibayangi oleh berbagai krisis yang terjadi pada saat bersamaan sebagai dampak pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia.

Di mana masalah lokal dapat dengan mudah berkembang menjadi krisis global. Kemudian krisis global dapat berdampak pada kehidupan sehari-hari rakyat di berbagai negara.

“Oleh karena itu, kita harus selalu memperhitungkan kemungkinan terjadinya krisis global dalam pembuatan kebijakan di dalam negeri. Jelaslah bahwa saat ini segala masalah dunia kita saling berhubungan,” ujarnya pada Kick off Meeting P20 di Surabaya, Rabu (15/6/2022).

Maka dari itu, lanjut Puan, berbagai permasalahan global tidak dapat diselesaikan oleh satu negara atau oleh satu pihak saja, namun dibutuhkan kerja bersama, kolaborasi, gotong royong antarnegara berupa kerjasama internasional, lalu antarpihak yang melibatkan berbagai stakeholders serta antarbidang, pendekatan multi sektor yang melibatkan solusi keamanan, politik, ekonomi, dan sosial.

Menurutnya, setiap negara memiliki kapasitas dan kapabilitas dalam menghadapi resiko ancaman krisis. Melalui kerja bersama, kolaborasi, dan gotong royong antarnegara diharapkan dapat meningkatkan daya respon setiap negara untuk menanggulangi permasalahan global.

“Hal ini dapat kita lakukan hanya bila kita memperlakukan Sidang Forum G20 ini dengan komitmen yang kuat untuk menyelamatkan nasib dunia yang ditentukan oleh keputusan-keputusan yang akan diambil,” tegasnya.

Ketua DPP PDI Perjuangan itu menilai, masyarakat di seluruh negara memiliki harapan besar agar G20 berkontribusi dalam menyelesaikan berbagai krisis yang melanda dunia.

“Dunia masih menghadapi pandemi, kita juga dihadapkan dengan berbagai permasalahan lain, seperti ketegangan geopolitik, perubahan iklim, kelangkaan pangan dan energi, perlambatan pertumbuhan ekonomi dan inflasi tinggi,” katanya.

Setiap negara, lanjutnya, sedang mengambil respon dan mitigasi kebijakan fiskal, kebijakan moneter, dan kebijakan di sektor keuangan dalam menghadapi berbagai kemungkinan stagflasi yang dapat berdampak pada perekonomian dalam negeri yang tidak kondusif dalam menjalankan pembangunannya.

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Inovasi Sosialisasi Regulasi, Pemkab Ngawi Gelar Lomba Cerdas Cermat Tata Ruang Libatkan Warga

NGAWI – Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menggelar Festival Tata ...
KRONIK

Aris Sulawan Bersama Warga Walikukun Gotong Royong Bangun Sejumlah Bak Sampah

NGAWI – Keterbatasan fasilitas pembuangan sampah masih menjadi persoalan kebersihan lingkungan di sejumlah wilayah ...
EKSEKUTIF

BKK Desa di Ngawi dari P-APBD 2026 Kisaran Rp 100 – 200 Juta

NGAWI – Sebanyak 122 desa di Kabupaten Ngawi mendapatkan alokasi Bantuan Keuangan Khusus (BKK) desa pada perubahan ...
KRONIK

Buyer Filipina Tertarik Kopi Banyuwangi, Bupati Ipuk Dorong Peluang Ekspor

BANYUWANGI – Kopi Banyuwangi menarik perhatian buyer asal Filipina. Sembilan calon pembeli dari negara tersebut ...
LEGISLATIF

Untari Ajak Warga Kota Malang Jadi Pionir Lingkungan Bersih, Mulai dari Pilah Sampah di Rumah

MALANG – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno mengajak masyarakat Kota Malang menjadi pionir ...
LEGISLATIF

Guntur Wahono Gagas Koperasi untuk Perkuat Ekonomi Sinden Blitar Raya

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Guntur Wahono, menggagas pembentukan koperasi bagi anggota ...