Selasa
26 Mei 2026 | 1 : 52

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Puan: Dedikasi Muhammadiyah Datangkan Banyak Manfaat bagi Rakyat

PDIP-Jatim-Puan-Maharani-21082021

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani memberi apresiasi atas eksistensi Muhammadiyah untuk bangsa dan negara. Dia pun memuji peran besar yang dilakukan Muhammadiyah dalam penanganan pandemi Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Puan dalam Resepsi Milad ke-109 yang digelar Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah secara luring dan daring, Kamis (18/11/2021).

Acara luring Milad Muhammadiyah tahun ini digelar di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dengan peserta terbatas dan protokol kesehatan yang ketat.

“Selamat Milad ke-109 Muhammadiyah. Teruslah menebar semangat dan pengabdian dalam perjuangan keislaman dan kebangsaan,” ucap Puan.

Perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu pun mengingatkan sejarah sang kakek yang berlatar belakang sebagai kader Muhammadiyah. “Bung Karno dan Ibu Fatmawati pernah mengabdi di Muhammadiyah,” sebutnya.

Seperti diketahui, Sukarno yang merupakan Proklamator Kemerdekaan sekaligus Presiden pertama Indonesia adalah salah satu murid pendiri Muhammadiyah, KH Ahmad Dahlan. Sementara Fatmawati, Ibu Negara Pertama, adalah kader Aisyiyah yang juga anak tokoh Muhammadiyah di Bengkulu, Hasan Din.

Sukarno pernah mengajar sekolah Muhammadiyah Bengkulu dan menjadi pengurus Dewan Pengajaran Muhammadiyah.

Puan kemudian mengatakan, dedikasi Muhammadiyah telah mendatangkan banyak manfaat bagi rakyat. Di usianya yang genap 109 tahun pada 18 November 2021, Muhammadiyah juga terus menunjukkan kepeduliannya bagi sesama.

“Selama 109 tahun, Muhammadiyah telah berkhidmat untuk bangsa dan negara. Muhammadiyah terus melayani masyarakat dalam segala aspek pengabdian,” beber Puan.

“Misalnya di bidang pendidikan, kesehatan, sosial ekonomi, dan  lain-lain sambil terus menjalankan dakwah Islam,” imbuh mantan Menko PMK tersebut.
 
Salah satu bentuk nyata pengabdian Muhammadiyah adalah bagaimana organisasi besar Islam di Indonesia ini membantu berbagai program penanganan pandemi Covid-19.

Puan menyebut banyak kader Muhammadiyah yang turun langsung ke masyarakat memberikan bantuan di berbagai sektor, termasuk kesehatan.

“Tentu kita tak lupa dengan peran pengabdian kemanusiaan Muhamadiyah dalam penanganan Covid-19 melalui rumah sakit Muhammadiyah di seluruh Indonesia,” ungkap Ketua DPP PDI Perjuangan ini.

Dia yakin pandemi Covid-19 di Indonesia dapat cepat teratasi dengan kerja sama seluruh elemen bangsa, yang di dalamnya juga terdiri dari kader-kader Muhammadiyah.
 
“Dengan gotong royong Muhammadiyah bersama komponen masyarakat lainnya, kita optimis dalam menghadapi Covid-19. Dan saya yakin kita akan keluar sebagai bangsa pemenang,” tutup Puan. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Genjot Produktivitas Petani, Rijanto Tekankan Pentingnya Peremajaan Lahan Tebu 

Bupati Blitar Rijanto menekankan pentingnya peremajaan lahan tebu melalui program bongkar ratoon untuk meningkatkan ...
HEADLINE

PDI Perjuangan Jatim Tebar 468 Ekor Sapi Kurban ke Pesantren dan Panti Asuhan

DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menyalurkan 468 ekor sapi kurban ke berbagai daerah sebagai bentuk kepedulian dan ...
SEMENTARA ITU...

Stadion Ketonggo Ngawi Bersiap Jadi Tuan Rumah Liga 4 Nasional

NGAWI – Stadion Ketonggo di Ngawi bersiap menyambut gelaran putaran 64 besar Liga 4 Nasional yang akan berlangsung ...
EKSEKUTIF

Tingkat Kualitas Pelayanan Kesehatan Masyarakat, Bupati Lukman Resmikan Kanal Pengaduan

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang lebih ...
KRONIK

Festival Perempuan Pesisir, Ruang Solidaritas dan Aspirasi Perempuan Kawasan Pantai

SUMENEP – Ratusan pengunjung memadati Pantai Slopeng, Kecamatan Dasuk, Sumenep, menyaksikan Festival Perempuan ...
KRONIK

Hadapi Ancaman El Nino dan Degradasi Sosial, Wiwin Sumrambah Desak Penguatan Kemandirian Warga

JOMBANG – Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, Wiwin Sumrambah, mengeluarkan peringatan keras terkait kondisi sosial ...