oleh

Psikotes Calon Ketua PAC se-Surabaya Berjalan Lancar, Besok Lanjut Wawancara

-Kabar Cabang-442 kali dibaca

SURABAYA – Seleksi calon Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan se-Kota Surabaya melalui mekanisme tes psikologi dan assessment dimulai Selasa (15/6/2021) hari ini.

Seleksi yang digelar serentak di tiga tempat sejak pagi hingga siang ini berlangsung secara lancar.

“Hari ini semua berlangsung online, secara teknis tidak ada kendala berarti,” kata Yordan M Batara Goa, Wakil Sekretaris Bidang Eksternal DPD PDI Perjuangan Jawa Timur.

Baca juga: Musancab se-Surabaya Dituntaskan Pekan Ini, Kandidat Wajib Tes Psikologi

Dalam pelaksanaannya, panitia menyediakan ratusan komputer dan beberapa teknisi mengantisipasi masalah teknis. Calon PAC menyelesaikan tahapan psikotes dengan lancar dalam waktu sekitar 4 jam.

Psikotes bekerja sama dengan Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi) ini, terang Yordan, untuk melihat berbagai aspek kepribadian, kepemimpinan, kemampuan menyelesaikan masalah, kemampuan bekerja sama serta daya juang.

“Berbagai aspek yang terekam dari tes ini, langsung tersimpan dalam database Juang-Profil di DPP. Jadi yang bisa mengakses hasilnya nanti hanya DPP Partai. Itu tersimpan dalam data profil kader,” sambung Yordan.

Hasil psikotes dan tes wawancara, kemudian dipakai sebagai salah satu dasar penentuan calon Ketua PAC.

“Besok (Rabu) dilanjutkan sesi wawancara, bergiliran pagi hingga malam,” ujar anggota DPRD Provinsi Jatim ini.

Sementara itu, Mardiono, salah satu calon Ketua PAC Tenggilis Mejoyo menyatakan tidak ada kesulitan berarti saat mengikuti tes psikologi.

Namun dia berharap tes ini jangan menjadi satu-satunya penentu dalam memilih ketua PAC.

“Harus dilihat juga loyalitasnya, kemampuan bersosialisasi dan kemampuan menggerakkan masyarakat. Karena itu yang sangat penting,” harap Mardiono.

Demikian pula calon Ketua PAC Tegalsari, Sunaryo, yang menyebut tahapan ini sebagai langkah maju dalam rekrutmen kepemimpinan di tingkat kecamatan.

“Tes ini pengalaman pertama saya. Sebelumnya baru ikut kaderisasi Pratama. Saya senang, ini menunjukkan perbaikan terus dilakukan dalan manajemen PDI Perjuangan,” ujarnya bersemangat. (goek)