Selasa
09 Juni 2026 | 1 : 37

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Program Sekolah Rakyat Dimatangkan, Indriani Dukung Penuh Realisasi di Madura

PDIP-Jatim-Indriani-26042025

SUMENEP – Pemerintah terus mematangkan rencana pelaksanaan Sekolah Rakyat (SR), program pendidikan yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto. Program ini dijadwalkan mulai berjalan pada tahun ajaran 2025–2026.

Sekolah Rakyat dirancang untuk membantu percepatan pengentasan kemiskinan dengan skema pembiayaan penuh oleh negara. Mulai dari biaya pendidikan, seragam, makanan, hingga akomodasi, seluruhnya akan ditanggung oleh pemerintah.

Inisiatif ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk DPRD Jawa Timur. Anggota Komisi E DPRD Jatim, Indriani Yulia Mariska, menyatakan bahwa program Sekolah Rakyat sangat dibutuhkan, terutama bagi masyarakat kurang mampu.

“Kami sangat mendukung adanya Sekolah Rakyat. Ini adalah langkah konkret untuk mengatasi kemiskinan, khususnya di Jawa Timur,” ujar Indriani, Sabtu (26/4/2025).

“Tentu kami juga siap memberikan masukan agar program ini dapat berjalan dengan optimal,” imbuh politisi PDI Perjuangan itu.

Ia juga menekankan pentingnya kejelasan tata kelola program agar pelaksanaannya tidak tumpang tindih dengan sekolah-sekolah yang sudah ada.

Menurutnya, koordinasi antarinstansi, termasuk penentuan leading sektor apakah tetap di bawah Kementerian Sosial atau melibatkan APBD, harus diperjelas sejak awal.

“Mulai dari tata laksana, manajemen, hingga pendanaan perlu dikaji dengan baik. Harapannya, semua anak dari keluarga kurang mampu benar-benar bisa mendapatkan masa depan yang lebih baik lewat program ini,” tambahnya.

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim ini berharap Sekolah Rakyat dapat hadir di seluruh kabupaten di Pulau Madura. Terutama di Sumenep yang memiliki banyak wilayah kepulauan dengan akses pendidikan yang masih terbatas.

“Saya berharap daerah-daerah di Madura, termasuk wilayah kepulauan di Sumenep, bisa menjadi bagian dari pelaksanaan program ini. Banyak anak di daerah kami yang masih kesulitan mengakses pendidikan karena faktor ekonomi dan geografis,” terangnya.

“Dengan hadirnya Sekolah Rakyat, tidak ada lagi alasan bagi anak-anak Madura untuk putus sekolah,” tandasnya. (hzm/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Selendang Semanggi Resmi Hadir di Tunjungan, Ikon Kuliner Surabaya Kian Mendunia

Kuliner khas Surabaya, semanggi, kini memiliki pusat kuliner permanen di Jalan Tunjungan. Kehadiran Selendang ...
KABAR CABANG

Bulan Bung Karno, Kader PDIP Kota Madiun Nyekar Makam Pahlawan 

MADIUN – Jajaran pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Madiun menggelar ziarah dan tabur bunga ...
KRONIK

Safari Gemarikan, Sonny Ajak Masyarakat Tingkatkan Asupan Protein Hewani

SITUBONDO – Anggota Komisi IV DPR RI, Sonny T. Danaparamita, mengajak masyarakat menjadikan ikan menu utama ...
BERITA TERKINI

Diana Sasa Temukan Banyak Mata Air di Lokasi Tambang Sayutan: “Harus Dievaluasi”

MAGETAN – Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Diana Sasa, turun langsung meninjau lokasi aktivitas tambang di Desa ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Desak Pemerintah Siapkan Mitigasi untuk Lindungi Industri Manufaktur

Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini mendesak pemerintah menyiapkan langkah mitigasi konkret untuk menjaga daya ...
KRONIK

Bupati Ipuk Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat, Progres 75 Persen

BANYUWANGI – Pemerintah pusat membangun Sekolah Rakyat (SR) di Banyuwangi. Saat ini, progres pembangunannya ...