Kamis
13 Agustus 2026 | 7 : 31

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Program Indonesia Sehat dan Indonesia Pintar Harus Sejalan

pdip-jatim-220102-jokowi-1

JAKARTA – Program Indonesia sehat dan Indonesia pintar harus sejalan dalam pemerintahan Indonesia baru. Hal tersebut dinilai sebagai fondasi awal menuju pembangunan dan kesejahteraan sosial. Itu diungkapkan Direktur Utama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Fahmi Idris Sabtu (6/9/2014).

“Masyarakat harus terdidik dengan kuat sejak dini. Dengan demikian tingkat kesehatan juga akan membaik,” ujar Fahmi Idris, saat ditemui dalam pameran ilmu pengetahuan dan teknologi di Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat.

Fahmi menganggap itu penting, terutama karena sebentar lagi Indonesia akan menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN. Taraf pendidikan yang rendah, menurut Fahmi juga akan membuat tingkat kesehatan masyarakat menurun, dan akhirnya berpengaruh besar terhadap perekonomian negara.

“Indeks pembangunan manusia itu dilihat dari pendidikan dan kesehatan,” kata Fahmi.

Produk berupa Kartu Indonesia Pintar dan Kartu Indonesia Sehat yang menjadi program presiden dan wakil presiden terpilih Joko Widodo-Jusuf Kalla, menurut Fahmi, merupakan reduksi dalam mengatasi masalah kemiskinan di Indonesia.

Fahmi kemudian mengaitkan program tersebut yang sejalan dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) dan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

Sementara itu, Poempida Hidayatullah, politisi yang juga penggagas pameran ilmu pengetahuan dan teknologi di Tugu Proklamasi mengatakan, program Indonesia pintar oleh presiden dan wakil presiden terpilih, menunjukkan seberapa keseriusan pemerintah dalam mendukung kemajuan di bidang pendidikan. “Kedaulatan suatu negara dapat diakui apabila terjadi peradaban teknologi yang pesat,” ujar Poempida.

Menurut dia, kebijakan-kebijakan yang diambil oleh pemerintah, akan menentukan daya saing baik dalam sisi ekonomi maupun kesejahteraan sosial dengan negara-negara berkembang lainnya.

Sumber: Kompas

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Musran-Musanran Rampung, PDIP Trenggalek Konsolidasi Struktur Desa Hadapi Agenda 2027-2029

DPC PDI Perjuangan Trenggalek merampungkan Musran-Musanran di 152 desa dan mulai mengonsolidasikan pengurus baru ...
LEGISLATIF

Sidang Tahunan MPR 2026 Dimajukan ke 14 Agustus, Puan Pastikan DPR Lebih Khidmat

Sidang Tahunan MPR 2026 dimajukan menjadi Jumat, 14 Agustus karena 16 Agustus jatuh pada Minggu. Puan memastikan ...
KABAR CABANG

Bojonegoro Dilanda Kekeringan, Warga Sukosewu Terima Bantuan 10.000 Liter Air Bersih dari Abidin Fikri

BOJONEGORO – Dampak musim kemarau dan fenomena El Nino mulai meluas di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Salah satu ...
KRONIK

Candra Minta TAPD Jember Buka Angka di Balik Rencana Utang Rp786 Miliar

JEMBER – Ketua Komisi B DPRD Jember Candra Ary Fianto meminta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) membuka seluruh ...
KRONIK

Sonny PDIP Ajak KTH dan UMKM Kayu Banyuwangi Jaga Hutan dari Hulu hingga Hilir

BANYUWANGI – Anggota Komisi IV DPR RI, Sonny T. Danaparamita, mendorong Kelompok Tani Hutan (KTH), pelaku industri, ...
LEGISLATIF

Widarto: Utang Rp786 Miliar Tak Diperlukan, Jika PAD Jember Digenjot

JEMBER – Wakil Ketua DPRD Jember, Widarto, menilai Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember tidak perlu mengambil ...