Selasa
02 Juni 2026 | 9 : 34

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Program “Dandan Omah Dadi Apik, Rek” Eri Cahyadi Berbuah Anugerah Kebudayaan PWI Pusat

pdip-jatim-230207-ec-pwi-1

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meraih Anugerah Kebudayaan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat 2023 dengan tema “Inovasi pangan, sandang dan papan, berbasis informasi dan kebudayaan.”

“Tidak mudah untuk bisa meraih Anugerah Kebudayaan PWI Pusat 2023 karena harus melewati sejumlah tahap penilaian mulai dari proses penjurian administratif hingga presentasi di depan tim juri,” kata Eri Cahyadi dalam keterangan tertulisnya di Surabaya, Senin (6/2/2023).

Rencananya, Trofi Abyakta (Maju, Berkembang) dari PWI akan diterima Eri Cahyadi pada puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) di Medan, Sumatera Utara pada 9 Februari 2023.

Adapun program yang diikutsertakan Wali Kota Eri Cahyadi dalam Anugerah Kebudayaan PWI Pusat 2023 adalah bedah rumah bertajuk “Dandan Omah Dadi Apik, Rek”.

Saat presentasi di kantor PWI Pusat beberapa hari lalu, wali kota tampak mengenakan ikat kepala gaya arek Suroboyo dengan busana warna dasar abu dan bersandal kulit.

Kader PDI Perjuangan itu juga terlihat menguasai persoalan perumahan, khususnya Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) melalui program Dandan Omah.

Saat itu, Wali Kota Eri memaparkan kepada tim juri, bahwa warga yang ingin mendapatkan program Dandan Omah dapat mengajukannya melalui aplikasi Sayang Warga, e-Housing atau e-Rutilahu.

Pemanfaatan teknologi informasi dalam program Dandan Omah dilakukan seiring dengan perkembangan zaman.

“Dalam membangun Surabaya, termasuk di dalamnya dandan omah, (Pemkot Surabaya) mengandalkan teknologi informasi berbasis kearifan lokal,” kata Cak Eri, panggilan akrabnya.

Lantas bagaimana dengan warga yang nir-teknologi? Wali Kota Eri menyebut, jika di situlah kearifan lokal saling tolong-menolong hadir. “Baik pertolongan sesama keluarga, warga, hingga pejabat pemerintah,” ujarnya.

Pada momen itu, Cak Eri juga memaparkan data tahun 2022 ada 1.465 unit rumah yang mendapat program dandan omah.

Dana yang dibutuhkan untuk tiap rumah sekitar Rp30 juta. Dari 1.465 unit rumah yang diperbaiki, 950 unit menggunakan APBD Kota Surabaya.

Sedangkan, yang menggunakan non-APBD, ada sebanyak 380 unit rumah. Jumlah tersebut berasal dari Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), 98 unit dari Baznas, 30 unit dari CSR, dan 7 unit dari gereja.

“Semuanya kami perbaiki rumah-rumah itu dengan cara gotong-royong. Mulai dari pengadaan material, tukang, sampai pengadaan dana,” sebut dia.

Menurut Eri, manfaat dari program Dandan Omah yang sudah dimulai Pemkot Surabaya sejak tahun 2015 tidak hanya dirasakan warga penerima. Sebab, masyarakat di wilayah sekitar dan pemerintah juga ikut merasakan manfaatnya.

“Masyarakat yang menerima program dandan omah mendapat kualitas hunian bagus, kesehatan meningkat, dan taraf ekonomi naik karena rumah itu bisa menjadi tempat layak untuk usaha,” bebernya.

Bahkan secara keseluruhan, Cak Eri menyatakan, bahwa masyarakat juga mendapatkan manfaat lain dari program tersebut.

Program tersebut melestarikan gotong-royong hingga meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosial masyarakat. Juga, meningkatkan kesadaran pada kualitas hunian dan lingkungan.

“Pemkot Surabaya ikut mendapatkan manfaatnya pula dari program dandan omah. Program itu mengurangi kawasan kumuh. Pemkot bisa berkolaborasi dengan swasta, adanya penataan kota, dan pada gilirannya peningkatan kesejahteraan warga,” kata Cak Eri.

Saat itu, seorang juri juga bertanya soal arsitektur lokal pada rutilahu yang sudah menjadi layak huni? lantas Wali Kota Eri Cahyadi menjelaskan, bahwa arsitektur program Dandan Omah tersebut ada dalam hati.

“Yang utama bagi kami adalah membangun rumah yang kumuh jadi pantas dihuni. Sedangkan soal arsitekturnya, itu ada dalam hati,” ujar dia. (dhani/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC Gresik Awali Perayaan Bulan Bang Karno dengan Acara Diskusi Publik Bersama Mahasiswa

GRESIK – Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 sekaligus mengawali rangkaian peringatan Bulan ...
KABAR CABANG

Dari Upacara ke Arena Jaranan, Cara PDIP Trenggalek Merayakan Harlah Pancasila

Peringatan Hari Lahir Pancasila di DPC PDI Perjuangan Trenggalek ditutup dengan pagelaran jaranan yang menghadirkan ...
KABAR CABANG

Yudi Meira: Sekretariat Baru PAC Sukorejo Harus Jadi Titik Awal Penguatan Organisasi

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Blitar Yudi Meira menegaskan sekretariat baru PAC Sukorejo harus menjadi pusat ...
RUANG MERAH

Menjemput Pancasila di Labirin Algoritma

Oleh Martin Rachmanto* HARI ini, 1 Juni, ingatan kita melompat kembali ke tahun 1945. Di bawah rindang pohon sukun ...
KABAR CABANG

Hari Lahir Pancasila, Ketua DPC PDIP Jombang: Rakyat adalah Kekuatan Kita

JOMBANG – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jombang menggelar upacara bendera untuk memperingati Hari Lahir Pancasila di ...
KABAR CABANG

DPC Ngawi Gelar Upacara Harlah Pancasila, Kader Diminta Bersiap Jalankan Agenda Bulan Bung Karno

NGAWI – Peringatan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni idealnya tidak hanya sebatas simbolisasi semata. Bagi setiap ...